Trenteknologi.com – Cadence resmi mengumumkan kolaborasi strategis antara Tensilica IP Group dan Analog Devices, Inc. (ADI) dalam mengembangkan prosesor audio otomotif SHARC generasi teranyar. Kemitraan ini mengintegrasikan arsitektur Digital Signal Processor (DSP) Tensilica Cadence yang telah dioptimalkan secara tingkat tinggi ke dalam lini produk ADSP masa depan milik ADI. Sinergi teknologi dari kedua pionir industri ini dirancang secara khusus untuk mewujudkan pengalaman tata suara yang lebih kaya, interaksi perintah suara yang lebih mutakhir, serta lonjakan kecerdasan sistem secara menyeluruh bagi platform kendaraan modern generasi mendatang.
Selama beberapa dekade terakhir, ADI telah memegang kendali kepemimpinan di sektor pemrosesan audio otomotif melalui keluarga produk ADSP yang menenagai berbagai sistem hiburan canggih di dunia. Prosesor tangguh ini mengotaki ragam aplikasi vital, mulai dari sistem peringatan mengemudi otomatis, Sistem Peringatan Akustik Kendaraan (AVAS), hingga teknologi peredaman kebisingan jalan dan mesin secara aktif. Lebih jauh lagi, cip ini juga memfasilitasi penciptaan zona suara pribadi, rendering audio tiga dimensi yang imersif, serta pemrosesan kecerdasan buatan untuk komunikasi tanpa genggam. Kepala Divisi Audio dan Jaringan Otomotif di ADI, Andrew Lanfear, menegaskan bahwa peningkatan kompleksitas aplikasi akustik di sektor otomotif menuntut kehadiran arsitektur DSP dengan performa superior dan kemampuan AI terintegrasi, tanpa mengorbankan stabilitas waktu nyata yang diandalkan konsumen. Melalui teknologi Tensilica Instruction Extension (TIE), ADI mampu mengakselerasi algoritma audio eksklusif mereka sembari menyediakan sumber daya khusus untuk menangani beban kerja otomotif yang semakin berat.
Melanjutkan kesuksesan lini ADSP-SC59x/2159x, ADI kini memperkenalkan platform revolusioner ADSP-SC84x/2184x yang menandai transisi teknologi fabrikasi dari 28nm menuju 16nm. Evolusi arsitektur ini menghadirkan efisiensi energi yang berlipat ganda, frekuensi operasi yang jauh lebih cepat, serta tingkat integrasi optimal bagi kendaraan yang didefinisikan oleh perangkat lunak (SDV). Peningkatan perangkat keras ini mencakup antarmuka memori LPDDR4, perluasan kapasitas memori L2 di dalam cip, modul keamanan perangkat keras khusus untuk memperkuat pertahanan siber, serta dua inti konektivitas opsional dengan dukungan Linux arus utama. Jantung utama dari keluarga baru ini adalah inti prosesor SHARC-FX, yang dibangun di atas platform Tensilica DSP untuk segmen audio, penglihatan, dan radar. Arsitektur terbaru ini menawarkan peningkatan performa hingga lima kali lipat lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya, didukung oleh rentang tipe data yang lebih luas, arsitektur VLIW SIMD yang disempurnakan, serta set instruksi yang dioptimalkan untuk pemrosesan sinyal modern.
Keputusan ADI untuk mengadopsi teknologi DSP Tensilica Cadence mempertegas fokus perusahaan pada audio otomotif dan kecerdasan buatan berkinerja tinggi. Direktur Grup Manajemen Produk DSP Tensilica Cadence, Amol Borkar, memaparkan bahwa arsitektur canggih pada inti SHARC-FX secara spesifik dioptimalkan untuk beban kerja pemelajaran mesin dan pemrosesan sinyal langsung di dalam cip. Optimasi ini memungkinkan aplikasi berat seperti identifikasi genre musik, pemisahan sumber audio, hingga penghapusan vokal secara waktu nyata berjalan sangat efisien di dalam DSP, sehingga CPU utama tetap dapat didedikasikan secara penuh untuk menjalankan sistem operasi dan fungsi domain kendaraan. Inti SHARC-FX ini dirancang untuk mengimplementasikan model AI berdampingan dengan beban kerja DSP konvensional, menyediakan daya komputasi esensial untuk inferensi jaringan saraf di tepi jaringan, termasuk dukungan untuk kerangka kerja populer seperti LiteRT dari Google dengan tingkat efisiensi energi yang melampaui kemampuan CPU utama.
Integrasi perangkat keras tingkat tinggi ini turut ditopang oleh ekosistem perangkat lunak yang sangat komprehensif. ADI menyediakan rangkaian alat pengembangan mutakhir yang mencakup kompiler dari Cadence, sistem evaluasi EZ-KIT ADI, CrossCore Embedded Studio, SigmaStudio+, serta kerangka kerja unggulan lainnya. Kemitraan ini juga divalidasi oleh pemain utama industri, salah satunya disuarakan oleh CEO DSP Concepts, Chin Beckmann. Pihaknya menyatakan kebanggaan sebagai mitra tepercaya bagi kedua perusahaan tersebut dan berhasil memvalidasi hasil terbaik di kelasnya melalui integrasi teknologi ke dalam kerangka kerja Audio Weaver milik mereka, memastikan para pengembang memiliki instrumen sempurna untuk membangun aplikasi audio yang kaya fitur.
Kolaborasi antara penyedia kekayaan intelektual terkemuka dan raksasa pemrosesan sinyal ini pada akhirnya menetapkan standar baru yang belum pernah dicapai sebelumnya dalam industri audio otomotif. Dengan adopsi luas lini produk DSP-nya dan sertifikasi otomotif hingga tingkat ISO 26262 ASIL-B untuk sistem kritis keselamatan, Cadence Tensilica IP Group terus membuktikan kapasitasnya sebagai fondasi inovasi digital global. Kehadiran prosesor berbasis inti SHARC-FX ini dipastikan akan memacu transformasi besar pada ruang kabin kendaraan masa depan, mengubahnya menjadi lingkungan interaktif cerdas yang merespons setiap kebutuhan audio dan perintah suara pengemudi dengan presisi serta efisiensi energi yang luar biasa.