Trenteknologi.com – Jakarta menjadi saksi sejarah inovasi global industri reduced-risk products dengan peluncuran resmi PTH MASTER oleh Firstunion Group. Dalam acara bertajuk “THE FUTURE IS NOW”, perusahaan memperkenalkan sistem tembakau dipanaskan revolusioner berbasis teknologi Puff-to-Heat (P2H) pertama di dunia yang diproduksi secara massal. Produk di bawah merek premium PTH ini menjawab keterbatasan sistem konvensional seperti heating lag, ketidakkonsistenan rasa, dan distribusi panas tidak merata. Melalui terobosan Distributed Hexa-Core Thermal Control dan material berkelanjutan, PTH MASTER tidak sekadar menghadirkan alternatif nikotin, tetapi mendefinisikan ulang standar pengalaman pengguna dewasa secara fundamental.
Jack Kuai, Product Lead PTH MASTER, mengungkap bahwa inovasi ini adalah puncak dari perjalanan 21 tahun Firstunion dalam riset material dan rekayasa termal. Inti keunggulannya terletak pada Distributed Hexa-Core Thermal Control System — enam modul pemanas independen yang bekerja simultan mengatur suhu dengan presisi ±1°C. Berbeda dengan sistem heat-not-burn berbasis blade yang rentan hotspot, teknologi ini menjamin konsistensi rasa dari hisapan pertama hingga terakhir. “Setiap modul beroperasi laynan orchestra sinergis, menghilangkan bitter aftertaste yang kerap dikeluhkan pengguna sistem lama,” tegas Jack.
Komplemen utamanya adalah Lingxi Airflow Sensor — sensor cerdas yang merespons tekanan hisapan pengguna secara real-time. Inilah kunci fungsi start-stop instan: perangkat langsung aktif saat dihisap dan masuk mode standby saat idle, tanpa jeda pemanasan ulang. Hasilnya? Efisiensi energi meningkat 40% dan menghilangkan waiting time yang mengganggu flow penggunaan.
Firstunion mengusung terobosan material melalui HOP™ Honeycomb-Engineered Tobacco. Lembaran tembakau berstruktur sarang lebah ini hanya menggunakan 120 mg tembakau asli per unit — 60% lebih hemat dibanding rekonstitusi tembakau tradisional — namun mempertahankan kepuasan sensorik penuh. Rahasianya terletak pada seleksi daun tembakau Zimbabwe yang ditanam di bawah matahari tropis dan melalui proses penuaan 540-720 hari, dipadukan teknik natural flavor fusion oleh master perfumers.
Yang lebih impresif: hasil uji laboratorium independen mengkonfirmasi pengurangan zat berbahaya hingga 97% dibanding rokok konvensional, sesuai standar ketat WHO TobReg9*. “Ini bukan klaim marketing, tapi hasil verifikasi ilmiah yang transparan,” tegas Jack sembari menunjukkan dokumen sertifikasi.PTH MASTER menghadirkan fleksibilitas melalui dua mode operasi:
-
Ultra Mode: Untuk sesi hisapan intens 3-5 menit, ideal bagi profesional urban yang membutuhkan quick break.
-
Eco Mode: Durasi 8-10 menit untuk eksplorasi rasa bertahap, cocok untuk momen santai.
Dari segi estetika, desainnya terinspirasi palet alam dengan pilihan tujuh warna premium seperti Royal Vermilion (edisi terbatas) dan Dai Emerald. Frame menggunakan paduan aluminium daur ulang, sementara mouthpiece keramik medis menjamin higienisitas. Chrono Halo Display 0,71 inci menampilkan data penggunaan real-time seperti hisapan tersisa dan suhu — sebuah integrasi digital-mechanical yang sleek.
Peluncuran Jakarta adalah panggung pembuka strategi global Firstunion. Perusahaan mengonfirmasi partisipasi di JIVE VAPE EXPO mendatang sebagai sinyal ekspansi pasar. “PTH MASTER bukan akhir perjalanan, tapi fondasi era baru di mana teknologi dan keberlanjutan berkolaborasi,” ucap Jack. Filosofi ini tercermin dari kebijakan modular design: komponen utama seperti heating chamber dapat diganti terpisah, mengurangi limbah elektronik.
Dengan PTH MASTER, Firstunion tidak hanya mencatat sejarah sebagai pelopor mass-produced Puff-to-Heat system, tetapi juga menaikkan standar industri tembakau alternatif. Inovasi termal, material ramah lingkungan, dan verifikasi ilmiah menjadi trilogi pendekatan yang menjawab kebutuhan konsumen modern akan produk dewasa berkualitas tinggi dan bertanggung jawab. Bagi pengguna di Indonesia, kehadiran produk ini membuka akses terhadap pengalaman nikotin premium yang sebelumnya hanya tersedia di pasar global. Saat teknologi dan keberlanjutan bersatu, masa depan memang telah tiba — dan dimulai dari Jakarta.
Harga PTH MASTER
PTH MASTER resmi diluncurkan dalam tiga varian eksklusif dengan harga berbeda:
-
Master Edition (warna Royal Vermilion) dibanderol Rp1.850.000,
-
Ultimate Edition (pilihan Dune White atau Basalt Black) seharga Rp1.650.000,
-
Premium Edition (opsi Misty Gray, Rosewood Brown, Dai Emerald, atau Starry Blue) tersedia mulai Rp1.450.000.
Produk dapat diperoleh di gerai premium mitra Firstunion dan e-commerce terpilih di seluruh Indonesia mulai 1 Juni 2025. Setiap pembelian mencakup garansi resmi 1 tahun, starter kit tembakau HOP™, dan charger USB-C.