Refresh Rate Layar 90Hz FHD+ di realme C75, Apakah Layak Diaktifkan untuk Sehari-hari?

Trenteknologi.com – Layar 90Hz kini menjadi fitur wajib di smartphone kelas menengah, termasuk realme C75 yang dibanderol Rp 2.399.000 (8GB+128GB) dan Rp 2.799.000 (8GB+256GB). Teknologi ini menjanjikan pengalaman visual lebih halus saat scrolling, bermain game, atau menonton video. Tapi, apakah refresh rate tinggi ini layak diaktifkan setiap hari? Atau justru bikin baterai 6000mAh cepat habis? Mari kita bedah dampaknya pada kenyamanan dan daya tahan baterai!

Apa Itu 90Hz dan Bagaimana Pengaruhnya di Aktivitas Sehari-hari?
Refresh rate 90Hz berarti layar memperbarui gambar 90 kali per detik, lebih tinggi dari standar 60Hz. Pada realme C75, ini membuat gerakan di layar—seperti scrolling Instagram, swipe antar-menu, atau animasi buka aplikasi—terasa lebih responsif dan minim motion blur. Saat menonton video 60fps di YouTube, perbedaan ini tidak terlalu terasa, tetapi untuk pengguna yang sering bermain game seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile, 90Hz memberikan keuntungan visual yang signifikan.

Dampak 90Hz pada Baterai 6000mAh: Berapa Lama Tahan?
Aktifkan 90Hz di realme C75, dan baterai 6000mAh-nya akan bertahan sekitar 1-1,5 hari untuk penggunaan normal (social media, chat, streaming 3-4 jam). Jika dibandingkan dengan mode 60Hz yang bisa mencapai 2 hari, ada penurunan daya tahan sekitar 20-30%. Namun, bagi pengguna yang sering multitasking atau gaming, trade-off ini sebanding dengan kenyamanan visual yang didapat. Untuk pengguna yang jarang gaming, mematikan 90Hz saat tidak diperlukan bisa menjadi solusi menghemat daya.

Kapan Harus Mengaktifkan 90Hz?

  • Bermain Game: Aktifkan 90Hz saat bermain game kompetitif seperti COD: Mobile atau Free Fire untuk respons visual lebih cepat.
  • Scrolling Konten: Pengguna yang sering buka TikTok, Twitter, atau feed Instagram akan merasakan perbedaan signifikan pada kelancaran gerakan.
  • Multitasking: Bagi yang sering berpindah aplikasi, 90Hz membuat transisi antar-menu terasa lebih seamless.

Kapan Lebih Baik Mematikan 90Hz?

Related Post
  • Menonton Video: Film atau video kebanyakan berjalan di 24-60fps, sehingga 90Hz tidak memberikan manfaat berarti.
  • Baterai Low: Jika baterai di bawah 30%, turunkan ke 60Hz untuk menghemat daya.
  • Aktivitas Statis: Saat membaca eBook, membuka dokumen, atau video call, 90Hz hanya membuang daya tanpa manfaat jelas.

Optimalkan Pengaturan untuk Balance Performa & Daya Tahan
realme C75 tidak memiliki adaptive refresh rate, tetapi pengguna bisa mengatur 90Hz secara manual di Pengaturan > Tampilan & Kecerahan > Refresh Rate. Agar hemat daya:

  1. Gunakan Mode Penghemat Daya yang otomatis menurunkan refresh rate ke 60Hz.
  2. Aktifkan Adaptive Brightness untuk mengurangi beban layar.
  3. Batasi aplikasi latar belakang yang memaksa layar tetap aktif (misal: aplikasi fitness).

Kenyamanan Visual: Mata Lebih Nyaman atau Justru Lelah?
Layar 90Hz mengurangi eye strain karena gerakan gambar lebih alami, terutama bagi pengguna yang sensitif terhadap flicker layar 60Hz. Namun, bagi sebagian orang, efek “terlalu halus” justru bisa memicu pusing saat pertama kali adaptasi. Pastikan kecerahan layar tidak terlalu tinggi (50-70%) dan aktifkan Mode Eye Comfort di malam hari untuk mengurangi kelelahan.

Apakah 90Hz Layak Diaktifkan Setiap Hari?
Jawabannya: Tergantung Gaya Hidup!

  • Untuk Gamer & Content Creator: 90Hz wajib diaktifkan untuk pengalaman optimal.
  • Pengguna Casual: Nyalakan hanya saat dibutuhkan, seperti saat gaming atau scrolling konten.
  • Pengguna yang Prioritaskan Daya Tahan: Matikan 90Hz dan nikmati baterai 2 hari penuh.

Layar 90Hz di realme C75 adalah fitur premium yang membawa smartphone budget ke level lebih tinggi. Meski berdampak pada daya tahan baterai, pengguna punya kendali penuh untuk menyeimbangkannya sesuai kebutuhan. Dengan harga mulai Rp 2.399.000, realme C75 memberi kebebasan memilih: visual mulus dengan 90Hz atau baterai tahan lama dengan 60Hz. Jadi, sesuaikan pengaturan dengan aktivitasmu, dan nikmati yang terbaik dari kedua dunia!

Bayu Aditya Putra: Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....