Smartwatch Garmin dan Aplikasi Neptune Care, Kini Bisa Monitoring Penderita Parkinson

Trenteknologi.com – Orbit Health, sebuah perusahaan teknologi kesehatan, telah meluncurkan solusi berbasis AI untuk mengelola penyakit Parkinson secara lebih personal. Dengan aplikasi Neptune Care yang telah mendapatkan tanda CE (Conformité Européenne), penderita Parkinson dapat memantau gejala motorik mereka serta respons terhadap pengobatan secara terus-menerus. Kolaborasi ini menjadi mungkin berkat kompatibilitas aplikasi dengan smartwatch Garmin, yang memungkinkan monitoring 24/7 hanya dengan mengenakan perangkat di pergelangan tangan.

Bagaimana Aplikasi Neptune Care Bekerja?
Neptune Care mengandalkan sensor canggih yang ada di smartwatch Garmin, seperti akselerometer dan giroskop, untuk menangkap data mentah dari pergerakan pengguna. Data ini kemudian diolah melalui Garmin Health Connected Ecosystem, sebuah platform kesehatan yang menghubungkan perangkat Garmin dengan aplikasi pihak ketiga. Hasilnya, pengguna bisa mendapatkan visualisasi intuitif dan mudah dipahami terkait gejala motorik Parkinson serta respons pengobatan mereka.

Dengan sistem ini, pasien Parkinson tidak lagi harus mengandalkan pemeriksaan klinis yang hanya dilakukan beberapa bulan sekali. Sebaliknya, mereka dan dokter mereka dapat memantau kondisi secara berkesinambungan untuk memahami progres penyakit, efektivitas pengobatan, serta kebutuhan perawatan yang lebih spesifik.

Manfaat Monitoring Berkelanjutan untuk Parkinson
Pendekatan ini memberikan sejumlah keuntungan signifikan. Pertama, dokter dapat merancang rencana perawatan yang lebih personal dan tepat sasaran berdasarkan data yang dihasilkan. Kedua, dengan pemantauan gejala yang lebih akurat, pengobatan dapat disesuaikan untuk mengurangi efek samping atau komplikasi. Terakhir, pengguna dapat merasa lebih terkendali terhadap kondisi mereka, karena mereka dapat memantau perubahan yang terjadi pada tubuh mereka kapan saja.

Metrik Lanjutan untuk Pengelolaan yang Lebih Komprehensif
Orbit Health juga berencana untuk mengembangkan fitur aplikasi Neptune Care dengan memanfaatkan metrik tambahan dari smartwatch Garmin. Fitur ini meliputi pemantauan detak jantung per denyut (beat-to-beat interval), tingkat oksigen dalam darah (Pulse Ox), laju pernapasan, hingga tingkat stres. Dengan informasi ini, penderita Parkinson dapat memahami hubungan antara kondisi fisik mereka dengan gejala yang muncul, sehingga memberikan pandangan yang lebih holistik terhadap kesehatan mereka.

Related Post

Kemitraan Strategis dengan Garmin
Orbit Health memilih Garmin sebagai mitra teknologi berkat kualitas smartwatch mereka yang tinggi serta distribusi globalnya. Dengan jaringan luas yang dimiliki Garmin, aplikasi Neptune Care dapat menjangkau lebih banyak orang di seluruh dunia. Selain itu, kenyamanan dan kemudahan penggunaan perangkat Garmin membuat monitoring gejala Parkinson menjadi lebih praktis dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Patty Lee, salah satu pendiri sekaligus CEO Orbit Health, mengungkapkan kebanggaannya terhadap peluncuran solusi ini. “Setelah bertahun-tahun melakukan penelitian, pengembangan, dan validasi bersama para ahli klinis Parkinson, kami sangat antusias meluncurkan solusi AI unik kami — Neptune solution — bersama Garmin Health. Kolaborasi ini memungkinkan akses yang lebih luas untuk Neptune dan meningkatkan kenyamanan serta kepraktisan penggunaannya. Sudah saatnya kita mengubah cara mengelola Parkinson, karena kini kita bisa.”

Kolaborasi antara Orbit Health dan Garmin membawa harapan baru bagi penderita Parkinson. Dengan pengawasan gejala yang berkesinambungan dan data yang dapat diakses kapan saja, penderita Parkinson kini memiliki alat yang efektif untuk mengelola kondisi mereka secara lebih baik. Tidak hanya membantu meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga memberikan ketenangan pikiran bagi pasien dan keluarga mereka.

Aplikasi Neptune Care, bersama dengan smartwatch Garmin, bukan hanya sebuah alat teknologi canggih, tetapi juga representasi dari masa depan perawatan medis yang lebih personal dan berbasis data. Bagi siapa pun yang hidup dengan Parkinson, solusi ini bisa menjadi langkah besar menuju kehidupan yang lebih terkendali dan penuh harapan.

Bayu Aditya Putra: Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....