Tips Menghasilkan Foto Potrait Berkualitas dengan Kamera realme

Trenteknologi.com – Fotografi Potrait merupakan salah satu jenis fotografi yang banyak dikembangkan dan cocok untuk para pemula yang baru memasuki dunia fotografi. Meskipun demikian, fotografi Potrait juga menjadi favorit bagi para penggemar fotografi yang telah berpengalaman karena dapat menangkap karakter wajah seseorang dengan berbagai ekspresi yang menarik. Namun sebelum Anda melakukan aktivitas fotografi Potrait, ada beberapa tips menghasilkan foto Potrait berkualitas dengan kamera realme yang bisa Anda ikuti.

Pengertian Fotografi Potrait

Fotografi Potrait adalah jenis fotografi yang umumnya dilakukan oleh para pemula. Fokus dari fotografi ini adalah wajah seseorang. Namun, hal ini tidak berarti bahwa fotografer hanya mengambil gambar wajah subjek dan selesai begitu saja. Fotografi Potrait mencoba untuk menangkap sisi artistik dari karakter wajah seseorang yang disertai dengan munculnya perasaan dalam foto yang diambil. Dengan demikian, foto yang dihasilkan terlihat hidup dan menceritakan sebuah kisah seperti karya sastra.

Untuk hasil maksimal dalam fotografi Potrait, berikut beberapa tipsnya!

1. Ruang Atas (Headroom)
Ruang atas adalah ruang yang tersedia antara tepi bingkai dan bagian atas kepala subjek. Usahakan untuk tidak memiliki terlalu banyak ruang kosong di atas kepala subjek sehingga Anda mendapatkan jarak yang tepat dan foto yang menarik. Jika perlu, Anda dapat memotong bagian atas kepala untuk membuatnya terlihat penuh di dalam bingkai dengan memotong sedikit. Cara lain adalah dengan mendekatkan diri ke subjek, kemudian melakukan zoom in, dan mengisi ruang dengan wajah dengan orientasi lanskap atau Potrait.

2. Fokus pada Mata Subjek
Bagian sentral dari wajah seseorang adalah mata. Mata dapat memberikan informasi tentang mood seseorang. Fokuskan pada mata, baik dengan menatap lensa atau ke arah lain, baik ke kiri atau kanan. Cobalah teknik foto full frame jika ingin memfokuskan pada mata objek. Ikuti aturan pertiga dengan posisi mata di sepertiga bingkai.

BACA JUGA :  ASUS Zenfone 11 Ultra Resmi Dirilis, Hadirkan Kamera Canggih dan Desain Premium

3. Ekspresi Candid
Tidak mudah mengambil foto candid. Subjek seolah tidak menyadari bahwa dia sedang difoto. Foto candid dengan kualitas baik memiliki kriteria alami, spontan, dan tidak artifisial. Hasil akhir foto adalah subjek dapat mengekspresikan dirinya sebebas mungkin, apa adanya. Metodenya? Cari momen di mana subjek mengekspresikan dirinya secara alami.

4. Cahaya yang Baik
Cahaya yang terang dan jelas tidak selalu menghasilkan hasil pemotretan yang baik. Fotografi Potrait dengan hasil yang baik, sumber cahayanya berasal dari cahaya murni seperti matahari. Beberapa teknik pencahayaan yang digunakan adalah pencahayaan kunci tinggi (kontras cahaya terang), pencahayaan kunci rendah (kontras cahaya rendah), pencahayaan pecahan (menyoroti cahaya dari satu sisi), dan pencahayaan kupu-kupu (menyoroti keindahan objek).

Teknik Fotografi Potrait untuk Pemula

Teknik ini menjelaskan aturan yang tepat dalam memilih area bingkai, baik yang lebar maupun sempit, serta batasan memotong subjek oleh bingkai sesuai dengan jenis teknik pemotretan yang Anda gunakan. Berikut adalah tinjauan yang dapat Anda pelajari agar hasil foto yang Anda hasilkan sesuai dengan foto Potrait para fotografer profesional.

1. Teknik Extreme Long Shot
Juga dikenal sebagai Extra Long Shot atau Very Long Shot, ini adalah teknik pemotretan yang mencakup area yang sangat luas dengan tujuan untuk menyertakan elemen di sekitar subjek utama ke dalam bingkai. Area bingkai dari teknik ini dapat lebih lebar dari contoh gambar di atas, sehingga subjek manusia di dalamnya akan terlihat lebih kecil.

BACA JUGA :  realme GT 6T Resmi Dirilis Harga Mulai Rp 5 Jutaan, Berikut Spesifikasi Lengkapnya

Ketika menggunakan teknik ini untuk memotret subjek manusia atau Potrait, disarankan untuk mencari komposisi yang dapat menyatukan subjek utama dengan elemen lain atau kondisi di sekitar subjek. Sehingga secara keseluruhan, semua hal dalam gambar terlihat seperti unit yang menarik dan relevan. Saat ini, banyak orang menggunakan teknik ini untuk foto pra-pernikahan kreatif yang menggunakan area besar.

2. Teknik Long Shot
Dalam teknik ini, pemotretan hanya menggunakan area yang cukup untuk menampilkan seluruh tubuh subjek tanpa terpotong oleh bingkai. Teknik ini hanya menyoroti dan memberikan prioritas pada subjek utama serta bertujuan untuk menyoroti subjek dengan ekspresi dan interaksi tanpa ada bagian tubuh yang terpotong.

3. Teknik Medium Long Shot
Teknik ini memiliki tujuan yang sama dengan teknik Long Shot. Hanya saja dalam teknik ini, batas pemotretan dimulai dari bawah lutut kaki hingga bagian atas kepala. Ruang yang diambil tentu lebih sempit dibandingkan dengan teknik Long Shot.

4. Teknik Medium Shot
Dalam teknik ini, area pemotretan sedikit lebih sempit dibandingkan dengan teknik Medium Long Shot di atas, dimulai dari garis pinggang atau sedikit di bawahnya hingga bagian atas kepala. Teknik ini bertujuan untuk menampilkan lebih banyak detail dalam bahasa tubuh ekspresi subjek.

5. Teknik Close Up
Teknik pemotretan Close Up mengambil area yang jauh lebih sempit, dimulai dari atas pinggang atau di bawah bahu hingga batas kepala. Tujuannya adalah untuk menceritakan dengan detail ekspresi wajah seseorang. Oleh karena itu, teknik close-up sering digunakan untuk memotret orang yang tersenyum, menangis, merenung, dan tren saat ini adalah menggunakan kerutan wajah seseorang untuk membuatnya terlihat lebih dramatis.

BACA JUGA :  Hape realme Rusak? Kini Bisa Servis Hape realme via WhatsApp

6. Teknik Big Close Up
Teknik pemotretan ini akan mengambil area yang bahkan lebih sempit dari teknik Close Up di atas. Batas area ini dari leher atau di bawah dagu hingga di atas dahi atau batas kepala. Secara dasarnya, tujuan dari teknik ini sama dengan teknik Close Up, hanya saja lebih menekankan pada detail ekspresi dan ekspresi wajah seseorang.

7. Teknik Extreme Close Up
Sementara teknik pemotretan Extreme Close Up hanya mengekspos bagian tertentu dari wajah. Umumnya teknik ini digunakan untuk menampilkan bagian yang dianggap menarik dari wajah seseorang seperti hanya menampilkan mata, hidung, atau bibir. Teknik ini juga digunakan untuk membuat gambar katalog atau iklan untuk produk kecantikan, seperti gambar hidung untuk pembersih komedo, bibir untuk lipstik, mata untuk pelurus rambut, dll.

Pengertian fotografi Potrait tidak bisa dipisahkan dari manusia sebagai objek dalam foto. Untuk hasil maksimal, tips di atas akan sangat membantu. Dengan menerapkan tips di atas, Anda dapat menghasilkan Potrait yang menarik dan berkualitas.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Tips Street Photography Menggunakan Smartphone realme

Next Post

Ingin Hasilkan Foto Landscape Lebih Menakjubkan dengan Hape realme? Ikuti Tips ini!

Related Posts
Total
0
Share