Trenteknologi.com – realme Watch S2 bukan sekadar aksesori gaya, tapi juga teman setia yang memantau detak jantung, kadar oksigen darah, hingga kualitas tidurmu. Sayangnya, banyak pengguna kurang tepat dalam mengenakannya, sehingga data yang tercatat jadi tidak akurat atau malah bikin tidak nyaman. Yuk, simak trik pakai smartwatch ini biar fungsinya maksimal dan kulitmu tetap sehat!
Pilih Posisi Pas di Pergelangan Tangan
Letakkan realme Watch S2 sekitar satu jari dari tulang pergelangan tangan (bagian yang menonjol di dekat telapak tangan). Posisi ini ideal untuk aktivitas sehari-hari karena sensor detak jantung bisa membaca aliran darah dengan optimal. Saat olahraga, geser ke dua jari dari tulang pergelangan agar sensor tidak terganggu gerakan otot yang aktif. Jarak ini memastikan pembacaan SpO2 dan detak jantung tetap presisi meski kamu sedang lari atau angkat beban.
Jangan Terlalu Longgar atau Terlalu Ketat
Kencangkan strap hingga nyaman—tidak sampai meninggalkan bekas di kulit, tapi juga tidak mudah bergeser. Jika terlalu longgar, sensor akan kesulitan mendeteksi denyut nadi, dan smartwatch berisiko terlepas saat gerakan cepat. Sebaliknya, jika terlalu ketat, sirkulasi darah terhambat dan kulit bisa iritasi. Coba sesuaikan kekencangan dengan memasukkan satu jari di antara strap dan kulit. Jika jari sulit masuk, artinya perlu dilonggarkan.
Tangan Kiri atau Kanan? Tergantung Kebiasaan!
realme Watch S2 bisa dipakai di tangan mana saja, tapi disarankan di tangan non-dominan (kiri untuk yang kidal, kanan untuk yang tidak). Alasannya, tangan dominan lebih sering bergerak, sehingga berisiko membuat smartwatch mudah terbentur atau sensor terganggu. Namun, ini hanya saran—pilih sisi yang paling nyaman dan tidak mengganggu aktivitas harianmu.
Bersihkan Secara Rutin, terutama Sensor
Keringat, debu, atau lotion yang menempel di bagian belakang smartwatch bisa mengganggu kinerja sensor. Setiap hari, lap permukaan sensor menggunakan kain microfiber lembut. Untuk strap silikon, lepas dan cuci dengan air sabun hangat seminggu sekali. Hindari menyemprotkan alkohol langsung ke sensor, karena bisa merusak komponen optik. Keringkan strap sepenuhnya sebelum dipasang kembali untuk mencegah jamur.
Perhatikan Rambut dan Tato di Area Sensor
Sensor PPG (Photoplethysmography) di realme Watch S2 menggunakan cahaya LED untuk membaca aliran darah. Jika kamu memiliki rambut tebal di pergelangan atau tato berwarna gelap di area tersebut, cahaya ini mungkin terhalang. Solusinya: cukur rambut di sekitar sensor atau geser posisi smartwatch ke area kulit yang tidak bertato. Dengan begitu, data detak jantung dan SpO2 tetap akurat.
Ganti Tali agar Kulit Tetap Bernapas
Strap bawaan realme Watch S2 memang nyaman, tapi jika dipakai terus-menerus bisa membuat kulit lembap dan iritasi. Alternatifnya, gunakan strap berbahan nilon atau kulit sintetis yang lebih breathable. Saat tidur, longgarkan sedikit agar kulit bisa “bernapas”. Jika muncul ruam, oleskan krim pelembab dan istirahatkan pemakaian sementara.
Hindari Paparan Air Berlebih Meski Tahan Air
Meski realme Watch S2 memiliki rating tahan air IP68, hindari memakainya saat berenang atau mandi. Tekanan air yang tinggi bisa merusak komponen internal. Setelah terkena air (misal kehujanan), segera keringkan dengan kain. Jangan charge smartwatch dalam kondisi basah!
Dengan tips di atas, realme Watch S2-mu bukan cuma jadi gaya, tapi juga alat kesehatan yang andal. Dari posisi pemakaian hingga perawatan strap, setiap detail berpengaruh pada akurasi data dan kenyamananmu. Jadi, yuk perbaiki cara pakai smartwatch agar hidup makin sehat dan terkontrol! realme Watch S2 tersedia dengan harga Rp799.000—investasi kecil untuk manfaat besar!