Pemkab Barito Selatan dan Enuma Hadirkan Aplikasi Pembelajaran Digital di 33 TK dan SD

Pemkab Barito Selatan dan Enuma Hadirkan Aplikasi Pembelajaran Digital di 33 TK dan SD

Trenteknologi.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dan Enuma resmi menjalin kerja sama strategis dalam rangka menjalankan arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait Program Digitalisasi Pembelajaran berskala nasional. Kemitraan ini diwujudkan melalui pemberian lisensi aplikasi Sekolah Enuma yang diimplementasikan pada 33 taman kanak-kanak dan sekolah dasar di wilayah tersebut. Program digitalisasi ini dirancang secara khusus untuk mengakomodasi tiga mata pelajaran utama, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Menindaklanjuti penerapan program tersebut, pihak Enuma turut menyelenggarakan kunjungan lapangan sekaligus memfasilitasi lokakarya pelatihan intensif bagi perwakilan tenaga pendidik yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 20 hingga 21 Oktober 2026.

Bupati Kabupaten Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya pelatihan dan optimalisasi pemanfaatan aplikasi pembelajaran digital di wilayahnya. Beliau menyampaikan harapan besar agar penerapan digitalisasi ini mampu meningkatkan kualitas serta kapasitas anak-anak di Kabupaten Barito Selatan, khususnya dalam penguasaan perangkat elektronik digital. Pemahaman dan literasi teknologi sejak dini dinilai sangat krusial agar peserta didik memiliki kesiapan yang matang ketika nantinya dihadapkan pada berbagai program berbasis teknologi informasi maupun tantangan digital di masa depan.

Sejak pertama kali diluncurkan di Indonesia pada tahun 2020, kurikulum Sekolah Enuma telah dirancang dengan mengadopsi praktik terbaik serta penelitian mendalam di bidang pembelajaran literasi usia dini yang diselaraskan dengan Kurikulum Nasional Indonesia. Direktur Utama Enuma Indonesia, Juli Adrian, mencatat bahwa hingga saat ini telah terdapat 797 satuan pendidikan yang aktif menggunakan lisensi maupun program berbasis Sekolah Enuma. Beliau berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan ini dapat menjadi pintu pembuka untuk memperluas pemanfaatan aplikasi ke wilayah lain di Nusantara, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Upaya perluasan yang juga mendapat dukungan penuh dari program KOICA Inclusive Business Solutions ini ditujukan untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan sekaligus memperkuat kemampuan literasi dan numerasi anak secara nasional.

BACA JUGA :  realme Resmi Hadirkan Pembaruan ColorOS 17 Secara Global, Kinerja Lebih Cerdas dan Mulus

Pemkab Barito Selatan dan Enuma Hadirkan Aplikasi Pembelajaran Digital di 33 TK dan SD

Langkah kolaboratif ini sejalan dengan penanganan isu strategis pendidikan di daerah. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Dr. Manat Simanjuntak, menjelaskan bahwa pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terdapat dua program fundamental yang menjadi fokus utama, yaitu revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran. Guna memenuhi kebutuhan digitalisasi tersebut, pemerintah daerah secara mandiri mengadopsi produk-produk digital seperti Enuma yang dinilai sangat berperan aktif menstimulasi kemampuan literasi numerasi anak sejak usia dini. Beliau menargetkan agar sekolah-sekolah lain yang belum tersentuh dapat segera mendapatkan giliran secara merata dengan menyesuaikan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Efisiensi program ini juga terlihat dari sistem operasional aplikasi Enuma, di mana satu perangkat tablet dapat memuat tiga akun pengguna, sehingga ketersediaan sepuluh tablet dapat dimanfaatkan oleh tiga puluh siswa secara bergantian.

Kesiapan tenaga pengajar menjadi aspek paling krusial dalam mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi Sekolah Enuma di daerah. Melalui rangkaian lokakarya yang digelar, para guru dibekali pemahaman mendalam mengenai materi ajar sekaligus keterampilan teknis untuk memfasilitasi kelancaran proses belajar siswa. Guru SDN 4 Buntok, Ema Prista, membagikan pengalaman positifnya dengan menyatakan bahwa pelajaran matematika yang sebelumnya dianggap sulit kini menjadi sangat mudah dan menyenangkan bagi anak-anak berkat aplikasi Enuma. Para siswa tidak sekadar belajar teori, melainkan dapat langsung mempraktikkan materi tanpa merasa bosan. Respons positif serupa juga disuarakan oleh perwakilan guru lainnya yang menilai aplikasi ini sebagai instrumen pendukung inovatif dalam mengeksplorasi metode baru untuk memacu semangat belajar di kelas.

BACA JUGA :  Zoom Rilis Unified Context Layer, Permudah Transisi dari Percakapan Menjadi Hasil Kerja Nyata

Rangkaian kunjungan dan pelatihan teknis ini diharapkan mampu mematangkan kesiapan para guru dalam mengintegrasikan aplikasi Sekolah Enuma ke dalam kegiatan belajar mengajar, termasuk untuk mendukung kelancaran pelaksanaan metode Belajar dari Rumah yang tengah diberlakukan. Kehadiran teknologi Sekolah Enuma pada hakikatnya tidak pernah ditujukan untuk menggantikan peran esensial guru sebagai pendamping utama pendidikan. Inovasi digital ini diposisikan sebagai instrumen pendukung tangguh yang mendorong kemandirian, menjaga nyala semangat belajar anak di tengah ragam tantangan, sekaligus meletakkan fondasi kemampuan literasi dan numerasi yang kokoh demi menyongsong lahirnya Generasi Emas Barito Selatan 2045.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Zoom Rilis Unified Context Layer, Permudah Transisi dari Percakapan Menjadi Hasil Kerja Nyata

Zoom Rilis Unified Context Layer, Permudah Transisi dari Percakapan Menjadi Hasil Kerja Nyata

Related Posts
Total
0
Share