Rayakan HUT RI ke-81, Game Application and Technology BINUS Gelar Upacara Bendera di Roblox

Trenteknologi.com – Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Program Studi Game Application and Technology (GAT) di bawah naungan School of Computer Science BINUS University menciptakan sebuah terobosan bersejarah. Menjawab tantangan era digital, mereka sukses menyelenggarakan upacara bendera secara virtual melalui platform permainan global populer, yakni Roblox. Mengusung konsep acara hibrida, inisiatif memukau ini memadukan kekhidmatan upacara bendera di alam virtual Roblox dengan kehadiran fisik secara terbatas di area kampus BINUS @Kemanggisan. Langkah perintis ini bukan hanya menjadi bukti nyata dari komitmen BINUS University dalam menyatukan teknologi imersif ke dalam pengalaman akademis, melainkan juga semakin memperkuat citra kampus tersebut sebagai institusi pendidikan yang sangat adaptif dan penuh inovasi.

Upacara kemerdekaan virtual ini menjembatani nilai-nilai nasionalisme luhur dengan kemajuan teknologi modern secara harmonis. Secara luar biasa, para mahasiswa dari Program GAT mengambil peran penuh dengan merancang dunia virtual, menciptakan aset tiga dimensi, hingga menyusun sistem interaktif yang menggerakkan seluruh rangkaian upacara secara mandiri. Oleh karena itu, acara ini melampaui batas sebuah perayaan seremonial biasa, dan bertransformasi menjadi sebuah portofolio kolektif yang mendemonstrasikan kompetensi tingkat tinggi mahasiswa dalam pengembangan aplikasi permainan. Lebih jauh lagi, pendekatan kreatif ini ditujukan untuk memperkenalkan metode baru dalam merayakan hari kemerdekaan yang lebih beresonansi dengan karakteristik generasi digital, sekaligus mempererat solidaritas komunitas mahasiswa melalui optimalisasi platform Discord dan Roblox.

Related Post

Keberhasilan penyelenggaraan acara ini mendapat apresiasi penuh dari pimpinan fakultas atas dedikasi yang ditunjukkan oleh para mahasiswa. Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI., menegaskan bahwa melalui pelaksanaan upacara virtual ini, pihaknya ingin menyampaikan pesan kuat bahwa semangat nasionalisme dapat dirayakan lewat ragam cara yang tidak terbatas, termasuk melalui pemanfaatan dunia digital yang kini telah menjadi rumah utama bagi para generasi muda. Beliau secara khusus menekankan bahwa kegiatan bersejarah ini adalah wujud nyata dari kompetensi unggul mahasiswa GAT dalam menciptakan sebuah pengalaman interaktif yang bukan saja inovatif, melainkan juga memberikan makna mendalam bagi bangsa. Selain itu, kesuksesan ini menjadi validasi atas kualitas program studi yang terbukti sukses mencetak talenta muda dengan keahlian merancang sistem interaktif dalam skala produksi acara yang nyata.

Format hibrida yang diterapkan dalam perayaan ini terbukti menjadi langkah strategis untuk merangkul jutaan pengguna aktif di ekosistem Roblox, yang saat ini sangat didominasi oleh kalangan Generasi Z dan Generasi Alpha. Melalui ekosistem virtual ini, prinsip inklusivitas pendidikan tetap terjaga dengan sangat baik, sehingga memungkinkan para mahasiswa yang terhalang hadir ke kampus akibat keterbatasan jarak geografis maupun kondisi kesehatan untuk tetap dapat mengikuti jalannya upacara kemerdekaan dengan khidmat. Direktur Kampus BINUS @Kemanggisan, Dr. Reina, S.Kom., M.M., turut menambahkan bahwa jajaran kampus merasa sangat bangga dapat menjadi wadah inkubator yang melahirkan inovasi brilian ini. Menurutnya, pencapaian ini menegaskan status BINUS @Kemanggisan sebagai kampus teknologi digital unggulan yang konsisten melahirkan para inovator tangguh. Beliau menyampaikan harapan besarnya agar melalui talenta-talenta berbakat di bidang teknologi dan permainan ini, nama Indonesia akan semakin diperhitungkan serta disegani di kancah persaingan global. Dalam pesannya, beliau mendorong para talenta digital muda untuk terus memiliki keberanian dalam bereksplorasi, tidak sebatas pada penciptaan permainan hiburan semata, namun juga dalam membangun solusi-solusi teknologi yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

Bayu Aditya Putra: Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....