Connect with us

Berita

Canon PowerShot G3 X : Premium Ultra High Zoom Camera

Published

on

Trenteknologi.com – Kepraktisan dan kemudahan memotret jarak jauh dengan hasil gambar yang tajam dan berkualitas tinggi tentu menjadi idaman para penggemar fotografi. Canon melalui distributornya di Indonesia menghadirkan kamera saku premium terbaru dengan kemampuan zoom tinggi, Canon PowerShot G3 X.

Canon PowerShot G3X memiliki sensor CMOS sebesar 1 inci yang menghasilkan kualitas hasil gambar memukau sekalipun dalam lingkungan bercahaya minim. Kecanggihan lainnya adalah kemampuan optical zoom hingga 25x atau setara dengan lensa 24-600mm serta fitur Zoom Framing Assist yang semakin disempurnakan. Pengguna PowerShot G3 X juga bisa merekam video yang stabil dengan adanya sistem Dynamic Image Stablitisation (IS).

“Dengan fitur-fitur unggulannya, Canon PowerShot G3 X sangat cocok digunakan para traveller yang menyukai lensa zoom panjang serbaguna untuk mengabadikan pemandangan hingga detail landmark dari kejauhan,” ujar Canon Division Director PT Datascrip – Merry Harun.

 

Lensa zoom baru yang dikembangkan dari teknologi lensa EF

Paduan sensor CMOS 1 inci pada PowerShot G3 X dengan lensa zoom Canon paling mutakhir semakin meningkatkan kualitas gambar dan memaksimalkan performa. Dengan mengadopsi teknologi lensa Canon EF yang terkenal unggul, PowerShot G3 X dirancang untuk menghasilkan gambar berkualitas memukau bahkan saat memotret dengan kecepatan rendah. Dengan auto-fokus yang cepat serta jangkauan zoom istimewa hingga 25x dan teknologi Micro UltraSonic Motor (USM) II berkecepatan tinggi, kamera ini dapat menangkap subjek bergerak cepat & merekam tanpa suara yang mengganggu.

BACA JUGA :  Canon Raih Penghargaan Brand Asia 2016 sebagai Top 3 Most Powerful Consumer Electronics Brand in Indonesia

Cocok untuk semua level pengguna

Fungsi Zoom Framing Assist Auto pada PowerShot G3 X secara otomatis mendeteksi perubahan ukuran, jarak, serta banyaknya wajah subjek dalam frame dan mengatur jarak zoom untuk mendapatkan framing optimal. Dengan fungsi ini, pengguna dapat yakin gambarnya terbingkai bagus, khususnya ketika gambar diambil oleh pengguna yang tidak terbiasa dengan pengaturan zoom kamera.

Pengguna yang lebih mahir bisa memanfaatkan fitur bulb exposure pada PowerShot G3X untuk kebutuhan pemotretan dengan exposure panjang (misalnya saat memotret kembang api). Dengan Bulb exposure, rana/shutter kamera tetap terbuka selama tombol shutter ditekan.

Canon PowerShot G3 X

Merekam film dengan teknologi Dynamic IS

Sejumlah fitur khusus film seperti Dynamic IS memberi terobosan bagi PowerShot G3 X dalam perekaman film di segmen kamera saku. Dynamic IS efektif mengoreksi lima poros pergerakan, termasuk rotasi vertikal dan horisontal yang timbul dari guncangan yang cepat dan kuat saat sedang merekam video sehingga hasil rekaman terlihat stabil dan nyaman ditonton.

Bagi pengguna yang berjiwa artistik, hadir pula fungsi story highlight di PowerShot G3 X di mana pengguna dapat dengan mudah menggabungkan klip rekaman mereka dari hasil foto dan video yang sebelumnya diambil menggunakan Hybrid Auto Mode. Sebagai tambahan, pengguna dapat memilih salah satu dari tiga pilihan musik latar untuk klip rekaman yang dibuat.

BACA JUGA :  Canon EOS M6, Kamera Mirrorless dengan Dual Pixel CMOS AF & Sensor APS-C untuk Beragam Kebutuhan Fotografi

PowerShot G3 X juga menyediakan fitur rekaman video klip pendek berdurasi 4-6 detik serta pilihan efek slow-motion, fast-motion, atau action replay. Pengguna dapat mengontrol suara, bukaan, dan kecepatan ISO yang diinginkan pada mode manual movie.

“Desain PowerShot G3 X merupakan perpaduan antara kecanggihan dan ketahanan. Kamera ini dilapisi bahan karet yang tahan air dan debu seperti yang ditemukan pada kamera EOS seri menengah. Hal ini menjadi nilai tambah untuk pemakaian kamera di luar ruangan,” ujar Angelie Ivone – Marketing Manager of Canon Image Communication Product Division, PT Datascrip.

PowerShot G3 X didesain dengan tombol-tombol dan menu layaknya kamera profesional EOS. Layar sentuh LCD berukuran 3,2 inci memudahkan pengaturan fokus yang akurat, khususnya dalam fotografi makro. LCD-nya yang dapat diputar 180 derajat ke atas dan 45 derajat ke bawah menawarkan fleksibilitas mengambil gambar dari berbagai sudut.

 

Kemudahan berbagi foto

PowerShot G3 X juga menawarkan kemudahan berbagi foto ke perangkat ponsel atau tablet maupun ke jejaring sosial karena telah dibekali teknologi Wi-Fi dan Near Field Communication (NFC).    Fitur canggih lainnya saat terkoneksi ke perangkat pintar adalah Remote Shooting. Dengan Remote Shooting, pengguna dapat mengoperasikan PowerShot G3 X dari kejauhan lewat perangkat pintarnya.

PT Datascrip selaku authorized distributor produk pencitraan digital Canon di Indonesia memasarkan PowerShot G3 X dengan harga Rp 11.500.000

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Berita

Samsung Resmi Perkenalkan Galaxy Z Flip ke Indonesia, Dibandrol Rp. 21,8 Juta

Published

on

Trenteknologi.com – Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan seri terbaru dari jajaran ponsel premiumnya, Samsung Galaxy Z Flip. Menghadirkan desain mempesona, dengan ukuran yang ultra kompak, generasi lanjutan dari smartphone dengan layar lipat Samsung ini menghadirkan pengalaman berponsel yang baru. Galaxy Z Flip mendukung gaya hidup dan kebutuhan para bold generation mereka yang menjadikan fashion dan kecanggihan teknologi sebagai bentuk ekspresi diri. Dibalut dalam desain layar lipat berbahan kaca dengan layar seluas 6,7 inci ketika dibuka, serta didukung engsel tersembunyi dan UX yang diciptakan khusus. Galaxy Z Flip menandai dekade baru dengan terobosan ponsel layar lipat cerdas, melalui sejumlah pemutakhiran, mulai dari tampilan yang apik, hingga pengalaman menggunakan kamera yang  fleksibel.

“Di Samsung, kami terus berupaya untuk menghadirkan inovasi yang bukan hanya mampu menjawab kebutuhan masyarakat hari ini, tapi juga menciptakan tren berteknologi untuk masa depan. Inilah mengapa, kami menghadirkan pengalaman ponsel layar lipat yang bukan hanya canggih, tapi juga stylish. Sebagai perangkat pertama yang mengusung seri Z, kehadiran Galaxy Z Flip mempertegas komitmen Samsung dalam membangun kategori ponsel lipat sekaligus memimpin kategori smartphone, dengan menghadirkan desain figur mutakhir, desain layar terdepan, dan yang terpenting pengalaman baru dalam menggunakan ponsel bagi para bold generation,” jelas Denny Galant, Head of Product Marketing, IT & Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

Paduan Fashion dan Teknologi  

Desain Galaxy Z Flip yang compact dan stylish diciptakan untuk mereka yang melihat teknologi sebagai cara baru untuk mengekspresikan diri – dan semua inovasi yang ada di Galaxy Z Flip memungkinkan para bold generation untuk melakukan hal tersebut.

  • Tampilan Stylish dalam Ukuran Minimalis – Ketika dilipat, Galaxy Z Flip tampil elok dan nyaman dalam genggaman, serta mudah disimpan, baik dalam tas kecil maupun saku pengguna. Ketika dibuka, layar berukuran hampir dua kali lipat – menampilkan layar 6.7 inci yang mengagumkan. Dengan palet warna mempesona, lekukan yang ramping dan lipatan ke depan dengan bunyi menutup yang memuaskan, Galaxy Z Flip jelas akan menarik banyak perhatian.
  • Layar Kaca Lipat Pertama dari Samsung – Galaxy Z Flip menampilkan Infinity Flex Display dengan Ultra Thin Glass (UTG) milik Samsung yang dapat ditekuk, menjadikannya ramping dan apik, dengan tampilan dan rasa premium. Lekukan yang ditempatkan di balik layar, juga berarti tidak adanya gangguan dan distraksi dalam menikmati berbagai konten dan sinematik favorit dalam layar yang luas, berkat rasio 21,9:9 yang pertama dari Samsung.
  • Engsel Tersembunyi Baru – Engsel tersembuyi pada Galaxy Z Flip merupakan sebuah karya seni. Kemampuan ini didukung mekanisme dual CAM – berukuran kecil, namun didesain secara elegan untuk memastikan setiap proses membuka dan menutup berlangsung lancar dan stabil. Galaxy Z Flip dapat tetap terbuka dalam berbagai sudut, layaknya layar laptop. Sistem engsel tersembunyi juga memadukan teknologi pembersih terbaru dari Samsung, yang menggunakan serat nilon yang dibuat dengan teknologi pemotongan mikro, untuk membersihkan berbagai kotoran dan debu.

Ekspresi Diri Melalui Konten Visual

Galaxy Z Flip dapat berdiri sendiri dan terbuka dalam hampir semua sudut. Pengguna dapat berkreasi membuat konten media sosial dengan angle terbaik, hands-free, bahkan tanpa membutuhkan tripod – mulai dari foto grup dengan pengaturan waktu, hingga menangkap gambar malam hari dengan jelas. Menciptakan video hyperlapse atau menangkap gambar di pencahayaan redup secara jelas, juga dapat dilakukan dengan lebih nyaman. Cukup dengan membuka ponsel lipat ini, dan letakkan di atas meja. Ketika tertutup, mengambil gambar selfie berkualitas tinggi dapat dengan mudah dilakukan dengan satu tangan secara cepat menggunakan kamera belakang, tanpa perlu repot membuka ponsel. Pengguna juga dapat menikmati perekaman video mulus dengan rasio 16:9, yang tentunya sangat cocok untuk diunggah langsung ke media sosial.

Pengalaman Ponsel Lipat Masa Depan

Samsung bekerjasama dengan Google dalam menciptakan mode Flex – sebuah user experience yang dirancang khusus untuk desain lipat ke depan yang unik dari Galaxy Z Flip. Ketika ponsel dibuka dengan posisi 90, mode Flex secara otomatis membagi layar Galaxy Z Flip menjadi dua layar 4 inci, sehingga pengguna dengan mudah dapat melihat gambar, konten, atau video pada layar bagian atas, dan mengaturnya melalui layar bagian bawah. Menyaksikan dan melakukan pengaturan YouTube pun semakin mudah dan menyenangkan – menonton video pada layar bagian atas, sambil mencari video lainnya, membaca deskripsi, dan menullis komentar di layar bagian bawah.

BACA JUGA :  Semakin Dekat dengan Konsumen, Canon Image Square Kini Hadir di Makassar

Dalam kondisi tertutup, cover display pada Galaxy Z Flip menampilkan berbagai notifikasi yang dibutuhkan, mulai dari informasi tanggal, waktu, status baterai, panggilan dan pesan yang masuk, bahkan sebagai viewfinder ketika pengguna melakukan selfie. Melakukan berbagai pekerjaan secara simultan juga lebih mudah, berkat fitur Multi-Active Window. Cukup dengan membuka Multi-Active Window Tray untuk memilih dan menutup aplikasi yang ingin digunakan. Pengguna dapat membaca sebuah artikel tentang tampilan fashion terbaru melalui layar bagian atas, sambil berbelanja item favorit melalui layar bagian bawah.

Ekosistem dan Fondasi dari Galaxy

Galaxy Z Flip telah mengadopsi performa flagship pada sejumlah fitur mulai dari kamera, layar, baterai, keamanan, serta layanan premium seperti Samsung Health, Samsung Pay, Samsung Knox, dan lain-lain. Pengguna dapat menikmati pengalaman menggunakan kamera serba guna dengan kemampuan pengambilan video 4K, Live Focus dan rekaman Super Steady.

Galaxy Z Flip memiliki sistem baterai ganda yang dioptimalkan, sehingga memiliki daya lebih besar tanpa perlu menghabiskan banyak ruang. Pengisian baterai dapat dilakukan dengan kabel atau nirkabel secara lebih cepat sedangkan Wireless PowerShare memungkinkan pengguna untuk melakukan pengisian daya terhadap Galaxy Buds, Galaxy Watch atau perangkat kompatibel lainnya, secara nirkabel.

Untuk keamanan, Samsung Knox melindungi pengguna dan perangkat mereka – mulai dari chip hingga perangkat lunak. Pengguna juga akan menerima pembaruan keamanan setiap bulan dan setiap tiga bulan. Melalui Samsung Pay, pengguna akan mendapatkan layanan berupa pilihan pembayaran yang aman. Sedangkan untuk mendukung pola hidup yang lebih sehat, Samsung Health membantu pengguna memantau kesehatan dan kebugaran mereka, serta memberi akses ke lebih dari 5.000 produk cerdas dari Samsung dan mitranya melalui SmarThings.

Ketersediaan

Galaxy Z Flip tersedia dalam jumlah terbatas dengan pilihan warna Mirror Purple dan Mirror Black . Konsumen dapat langsung Pre Oder mulai tanggal 12 -23 Februari 2020 dengan harga Rp. 21.888.000,-. 

Spesifikasi Samsung Galaxy Z Flip

DisplayMain Display6.7“ FHD+ Dynamic AMOLED Display(21.9:9) Infinity Flex Display

2636 x 1080

425ppi

*Layar diukur secara diagonal seperti persegi panjang tanpa memperhitungkan sudut layar yang membulat. Area yang terlihat sebenarnya lebih kecil disebabkan karena sudut yang membulat dan lubang kamera.
Cover Display1.1“ Super AMOLED Display

300 x 112

303ppi

*Layar diukur secara diagonal seperti persegi panjang tanpa memperhitungkan sudut layar yang membulat. Area yang terlihat sebenarnya lebih kecil disebabkan karena sudut yang membulat dan lubang kamera.
Dimensi dan BeratFolded73.6 x 87.4 x 17.3mm (Hinge) – 15.4mm (Sagging)
Unfolded73.6 x 167.3 x 7.2mm – 6.9mm (Screen)
*Ketebalan dari Galaxy Z Flip ketika dilipat tidak termasuk bingkai dari layar utama.
Berat183 g
KameraKamera Depan10MP Selfie Camera: F2.4

Pixel size: 1.22μm

FOV: 80˚

Kamera Belakang – Dual Kamera12MP Ultra Wide Camera: F2.2

Pixel size: 1.12μm

FOV: 123˚

12MP Wide-angle Camera: Super Speed Dual Pixel AF, OIS, F1.8

Pixel size: 1.4μm

FOV: 78˚

OIS for Rear Wide-angle Camera (Optical Image Stabilization)

Up to 8x digital zoom

HDR10+ recording

Tracking AF

AP7㎚ 64-bit Octa-Core Processor

※ 2.95㎓ (Maximum Clock Speed) + 2.41㎓ + 1.78㎓

Memori8GB RAM with 256GB internal storage
*Ketersediaan memori bergantung software yang sebelumya terpasang
Baterai3,300 mAh (typical) dual battery
*Uji coba nilai typical dilakukan di laboratorium pihak ketiga. Nilai typical adalah estimasi nilai rata-rata  yang mempertimbangkan penyimpangan kapasitas baterai di antara sampel baterai yang telah diuji coba dengan standar IEC 61960. Kapasitas minimal adalah 3200 mAh. Kemampuan aktual baterai bervariasi tergantung dari kondisi jaringan, pola penggunaan, dan faktor lainnya.
Pengisian dayaFast Charging kompatibel via kabel maupun nirkabel

Wireless PowerShare

*Pengisian daya dengan kabel kompatibel dengan QC2.0 dan AFC. Pengisian daya secara nirkabel kompatibel dengan WPC

*Wireless PowerShare terbatas pada perangkat Samsung atau brand lain dengan wireless charging WPC Qi, seperti Galaxy S20, Galaxy S20+, Galaxy S20 Ultra, Galaxy Z Flip, Galaxy Note10, Note10+,Galaxy S10e, S10, S10+, S9, S9+, S8, S8+, S8 Active, S7, S7 edge, S7 Active, S6, S6 edge, S6 Active, S6 edge+, Note9, Note8, Note FE, Note5, dan wearables seperti Galaxy Watch Active, Galaxy Watch, Galaxy Watch Active2, Galaxy Buds+ dan Galaxy Buds. Kemungkinan tidak kompatibel untuk sejumlah aksesoris seperti cover atau perangkat brand lainnya, ataupun beberapa Samsung wearables. Dapat memengaruhi penerimaan atau layanan data tergantung dari kondisi jaringan.

OSAndroid 10
JaringanEnhanced 2X2 MIMO, 5CA,

LTE Cat.16 Up to 1.0Gbps Download

LTE Cat.13 Up to 150Mbps Upload

Up to 1.0Gbps Download / Up to 150Mbps Upload

*Kecepatan aktual dapat bervariasi tergantung dari negara, operator seluler, dan lingkungan pengguna
KonektivitasWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac (2.4/5GHz),VHT80 MU-MIMO,256QAM

Bluetooth® v 5.0 (LE up to 2Mbps), ANT+, USB Type-C, NFC, Location (GPS, Galileo, Glonass, BeiDou)

*Jangkauan Galileo dan BeiDou mungkin terbatas. BeiDou mungkin tidak tersedia di beberapa negara.
SIM CardSatu slot eSIM dan satu slot Nano SIM
* SIM card dijual terpisah. Ketersediaan dapat berbeda tergantung negara dan operator seluler.

* eSIM memerlukan paket layanan nirkabel dan memungkinkan Anda untuk mengaktifkan paket jaringan seluler tanpa penggunaan nano SIM. Ketersediaan eSIM dapat berbeda tergantung negara dan operator seluler. Hubungi operator seluler anda apabila jaringan anda mendukung eSIM.

PembayaranSamsung Pay (Link)

Credit & debit cards: MST atau/dan NFC, Prepaid card, Global remittance, Transit, Memberships, Gift cards, Rewards

* Tersedia di beberapa negara. Pilihan dapat berbeda tergantung dari negara dan operator seluler.
SensorCapacitive Fingerprint sensor (side), Accelerometer, Barometer, Gyro sensor, Geomagnetic sensor, Hall sensor (digital, analog), Proximity sensor, RGB Light sensor
Pengamanan perangkatMode pengamanan perangkat: pattern, PIN, password

Biometric mode: Fingerprint sensor, Face recognition

* Face recognition hanya dapat digunakan menggunakan kamera depan, ketika lipatan dibuka.
AudioMono speaker

Surround sound untuk Bluetooth dan earphones dengan teknologi Dolby Atmos (termasuk Dolby Digital, Dolby Digital Plus).

UHQ 32-bit &DSD64/128 support

PCM: Up to 32 bits, DSD*: DSD64/128

 

Audio playback format: MP3, M4A, 3GA, AAC, OGG, OGA, WAV, WMA, AMR, AWB, FLAC, MID, MIDI, XMF, MXMF, IMY, RTTTL, RTX, OTA, APE, DSF, DFF

 

Bluetooth

Dual Audio: sambungkan dua perangkat Bluetooth dengan Galaxy Z Flip untuk memutar audio melalui dua perangkat berbeda secara bersamaan.

 

Scalable Codec: Meningkatkan koneksi Bluetooth ketika ada gangguan frekuensi radio.

 

Recording

Kualitas merekam ditingkatkan dengan High AOP Mic untuk meminimalisir distorsi di situasi yang berisik.

* Pemutaran DSD64 dan DSD128 terbatas tergantung pada format file.

* Dua perangkat yang terkoneksi dapat memiliki sedikit perbedaan pada suara yang keluar.

* Tersedia hanya pada aksesori khusus yang diproduksi oleh Samsung dan AKG.

* AOP: Acoustic Overload Point

VideoVideo playback format

MP4, M4V, 3GP, 3G2, WMV, ASF, AVI, FLV, MKV, WEBM

 

Koneksi TV

Wireless: Smart View (screen mirroring 1080p at 30fps)

KeamananKnox platform: real-time monitoring dan proteksi.

Anti-virus dan malware. (Powered by McAfee)

Secure Folder: ruang aman pada perangkat untuk mengisolasi dan melindungi konten seperti aplikasi, foto, film, dan file pribadi.

*Penyedia anti-virus dan malware dapat berbeda tergantung Negara.
Dalam boxGalaxy Z Flip, Data Cable, Travel Adapter, Ejection Pin,  USB Connector (OTG), Quick Start Guide, Clear Cover, Earphones (USB Type-C) with sound by AKG
* Komponen-komponen lainnya, termasuk cover, dapat tidak tersedia tergantung dari model yang dibeli atau negara dan area Anda. Paket dan warna cover dapat berbeda tergantung dari warna perangkat.
Continue Reading

Berita

Samsung Hadirkan Wind Free, Pendingin Canggih dengan Kecerdasan AI

Published

on

Trenteknologi.com – Samsung Electronics Co. Ltd secara resmi mengumumkan peluncuran pendingin udara baru yang canggih, AR9500T, yang membawa teknologi pendinginan Wind-Free yang inovatif dan unik ke pasar global. AC AR9500T dirancang untuk merevolusi pasar sebagai unit still-air pertama dengan kemampuan pendinginan dan AI yang adaptif.

AR9500T menunjukkan keunggulan Samsung dengan cara yang inovatif dan bebas repot untuk menyegarkan udara dalam ruangan dan membuatnya tetap dingin. Unit ini menggabungkan mekanisme aliran udara canggih dengan kecerdasan AI Auto Cooling untuk menjaga suhu ruangan tetap optimal.

“AR9500T mencerminkan komitmen Samsung yang tak tergoyahkan untuk menciptakan pendingin udara yang memperkuat kepemimpinannya dalam industri solusi HVAC,” kata Wim Vangeenberghe, Head of HVAC Solution Biz Group, Samsung Electronics. “AC Samsung terbaru menggabungkan teknologi pendinginan Wind-Free kami yang terkenal dengan fitur-fitur bertenaga AI intuitif yang memaksimalkan kenyamanan konsumen sembari menghadirkan efisiensi energi dan kualitas udara dalam ruangan yang lebih baik.”

Kinerja Pendinginan Terbaik di Kelasnya

Konsumen dapat menikmati pendinginan ruang terbaik tanpa perlu mengalami hembusan langsung angin dingin dengan teknologi Samsung Wind-Free dan mode pendinginan 3-Step otomatisnya. Pada langkah pertama, suhu diturunkan dengan cepat dalam mode Fast Cooling. Kedua, ia menggunakan fitur penurun kelembapan untuk mengatur tingkat kelembaban optimal. Akhirnya, ketika suhu yang diinginkan sudah tercapai, Wind-Free Cooling mode diaktifkan untuk mempertahankan suhu tersebut dan memberikan tingkat kenyamanan yang ideal.

Mode Fast Cooling mendinginkan ruangan dengan cepat dari sudut ke sudut, menyebarkan udara dingin lebih jauh dan lebih luas untuk memungkinkan pengguna menikmatinya dari sudut manapun mereka berada di dalam ruangan. Digital Inverter Boost pada AC Wind-Free secara dramatis mengurangi waktu yang dibutuhkan kompresor untuk mencapai daya maksimum setelah mulai beroperasi, sehingga mendinginkan udara 43 persen lebih cepat.

BACA JUGA :  Cetak lebih ekonomis dengan Canon PIXMA iP2870S

Dalam Wind-Free Cooling mode, udara segar disebarkan dengan lembut dan merata melalui 23.000 lubang mikro, menciptakan kondisi “still air” yang memungkinkan pengguna beraktivitas, bekerja, dan bersantai dengan nyaman tanpa diterpa angin dingin yang tidak menyenangkan.

Operasi Cerdas yang Ditingkatkan

AR9500T mengoptimalkan proses pendinginan lewat fitur AI Auto Cooling, memungkinkan konsumen untuk menggunakan AC secara lebih simpel dan efisien. Fitur ini bekerja dengan menganalisis kondisi ruangan, suhu yang disukai pengguna dan mode pendinginan, dan bahkan iklim luar ruangan untuk secara otomatis beralih ke pengaturan yang paling tepat.

Unit juga dapat dikontrol dan dipantau dari jarak jauh menggunakan aplikasi SmartThings, sehingga pengguna dapat menyalakan atau mematikan AC mereka, memilih mode pendinginan yang disukai, menjadwalkan operasi, dan bahkan memantau konsumsi daya — semuanya dengan satu sentuhan. Unit ini bahkan memiliki Motion Detect Sensor yang dapat melacak gerakan pengguna untuk mendinginkan secara efisien sambil menghindari energi yang terbuang. Sensor mendeteksi ketika tidak ada pengguna di dalam ruangan, secara otomatis mengubah pengaturan AC untuk sedikit meningkatkan suhu atau menyalakan mode standby.

Efisiensi Energi Luar Biasa

AR9500T menggunakan kompresor hemat energi Digital Inverter Boost, yang memungkinkan konsumen mempertahankan suhu yang diinginkan sambil mengurangi konsumsi energi. Kompresor Digital Inverter Boost terbaru ini dikembangkan untuk mempertahankan suhu yang diinginkan dengan sedikit fluktuasi, yang berarti suhu dalam ruangan dapat dikelola lebih efisien. Unit ini juga mengurangi penggunaan energi hingga 73 persen dan dilengkapi dengan label energi A+++ untuk SEER dan SCOP, peringkat energi tertinggi yang dapat dicapai di Eropa.

BACA JUGA :  Canon Connect Station CS100 : Sarana Berbagi Foto dan Video Bersama Keluarga

Kenyamanan semilir

AR9500T menawarkan filter udara PM1.0 canggih yang menutup saluran udara sepenuhnya dan menangkap partikel ultrahalus dua kali lebih cepat dari filter PM2.5. AR9500T juga memiliki Tri-Care Filter canggih yang menjaga udara tetap higienis dengan mengekstraksi debu besar, serat, dan rambut. Ini juga membantu mengurangi keberadaan debu halus, virus, bakteri dan alergen sehingga pengguna dapat menghirup udara yang lebih bersih. AC ini juga dilengkapi dengan Easy Filter Plus. Tidak seperti filter konvensional yang seringkali sulit diakses, Easy Filter Plus terletak di luar, tepat di atas unit. Ini berarti dapat dengan mudah dikeluarkan dan dibersihkan — yang membantu menjaga unit bekerja secara efisien dengan usaha minimal.

Sangat mudah pula bagi konsumen untuk menjaga AC mereka tetap higienis dengan fungsi Auto Clean yang mencegah penumpukan bakteri dan bau. Bahkan beroperasi dengan lebih sedikit kebisingan untuk mengurangi gangguan di rumah.

Peluncuran dan Ketersediaan

Samsung AR9500T akan tersedia bagi konsumen di negara-negara terpilih mulai kuartal pertama 2020.

Continue Reading

Berita

Red Hat Percepat Pengembangan Cloud-Native dengan Penyimpanan Cloud Hybrid Terpadu

Published

on

Trenteknologi.com – Red Hat mengumumkan ketersediaan umum dari Red Hat OpenShift Container Storage 4 yang menghadirkan pengalaman multicloud yang terintegrasi bagi pengguna Red Hat OpenShift Container Platform. Pengumuman ini merupakan pengembangan dari adopsi pesat selama lebih dari tiga tahun oleh para pelanggan di seluruh dunia yang mencari pengalaman penyimpanan yang konsisten untuk berbagai macam aplikasi yang berpusat pada data di seluruh cloud hybrid terbuka.

Memungkinkan Portabilitas Data untuk Kebebasan Cloud Hybrid

Disempurnakan oleh Multi-Cloud Object Gateway yang berasal dari akuisisi NooBaa oleh Red Hat pada tahun 2018, Red Hat OpenShift Container Storage 4 menawarkan abstraksi dan fleksibilitas yang lebih besar sehingga pelanggan memiliki kebebasan untuk memilih layanan data lintas cloud publik yang berbeda sambil terus beroperasi dari control plane terpadu berbasis Kubernetes untuk aplikasi dan penyimpanan. Selain membantu pelanggan dalam menghindari ketergantungan terhadap suatu cloud publik tertentu, hal ini memungkinkan pengembang untuk menjaga data mereka agar tetap dekat dengan aplikasi melalui peningkatan aksesibilitas yang menghadirkan pengalaman pengembang yang lebih efisien.

Dengan antarmuka Amazon Simple Storage Service (Amazon S3) yang konsisten, perusahaan enterprise kini memiliki penyimpanan objek dan skalabilitas bawaan yang diperlukan untuk mendukung portabilitas bagi aplikasi dengan data yang intensif lintas cloud hybrid pada Red Hat OpenShift Container Platform, yang sebelumnya tidak tersedia melalui vendor penyimpanan container mana pun di OpenShift OperatorHub.

BACA JUGA :  Meriahnya Canon PhotoMarathon Indonesia 2015 di Pulau Dewata

Memberdayakan Inovasi Pengembang di Setiap Tahap Siklus Pengembangan Aplikasi

Rilis ini memungkinkan pengalaman pengembang kelas satu di seluruh footprint, di mana Red Hat OpenShift Container Platform tersedia. Bagi para pengembang yang membangun aplikasi cloud-native atau tengah mengangkat dan memindahkan aplikasi lawas, Red Hat OpenShift Container Storage 4 membantu mempercepat alur kerja pengembangan aplikasi melalui:

  • Pengoptimalan dengan Red Hat OpenShift Container Platform, memungkinkan pengembang untuk secara dinamis menyediakan penyimpanan mereka sendiri dari dalam platform tanpa memerlukan keahlian penyimpanan.
  • Pengerahan yang lebih mudah dan otomatisasi yang lebih besar melalui kemampuan orkestrasi penyimpanan dari Rook. Dengan Rook.io Operator, pengembang memiliki dukungan Kubernetes-native yang otomatis untuk pengerahan, pengemasan, dan perluasan penyimpanan yang lebih mudah pada Red Hat OpenShift.
  • Penciptaan volume persisten yang lebih cepat, membantu pengembang dalam membangun, menguji, dan merilis aplikasi secara lebih cepat dengan mengurangi waktu pengembangan dan meningkatkan efisiensi pipeline continuous integration/continuous deployment (CI/CD) yang berkelanjutan.

Mendukung Peningkatan Keamanan Data untuk Aplikasi Cloud-Native

Untuk membantu memungkinkan keamanan di seluruh lingkungan cloud, rilis ini menghadirkan fitur perlindungan data yang diperluas, seperti enkripsi, anonimisasi, pemisahan kunci, dan kode penghapusan. Melalui Multi-Cloud Object Gateway, pengembang dapat berbagi dan mengakses data aplikasi yang sensitif dengan cara yang lebih aman dan tepat di beragam lokasi geografis dan platform.

BACA JUGA :  Kamera DSLR Canon Meraih Penghargaan Indonesia Middle-Class Brand Champion Consumer’s Choice 2015

Red Hat juga mengumumkan Red Hat OpenShift Container Platform 4.3, versi terbaru dari platform Kubernetes enterprise yang paling komprehensif di industri. Versi terbaru dari Red Hat OpenShift Container Platform menghadirkan beberapa kemampuan keamanan baru, termasuk enkripsi yang sesuai dengan FIPS (Federal Information Processing Standard) (FIPS 140-2 Level 1) dan enkripsi datastore etcd yang memberikan perlindungan tambahan untuk data-data rahasia saat tidak digunakan. Kemampuan tambahan untuk mendukung cluster pribadi dan jaringan pribadi memberikan kendali yang lebih luas untuk membatasi platform dan akses aplikasi untuk cluster berbasis cloud.

Menyediakan Penyimpanan Skalabel untuk Beban Kerja di Seluruh Lingkungan Cloud

Berbasis Red Hat Ceph Storage, Red Hat OpenShift Container Storage 4 memberikan pengguna skalabilitas dan peningkatan keamanan yang diperlukan untuk beban kerja baru lintas lingkungan multicloud, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), pembelajaran mesin (machine learning/ML), SQL, NoSQL dan beban kerja dengan data yang intensif lainnya. Sebagai satu-satunya Operator penyimpanan di dalam OperatorHub tertanam yang mendukung file, block dan penyimpanan objek, Red Hat OpenShift Container Storage 4 secara unik memberikan pelanggan OpenShift sebuah solusi penyimpanan cloud-native terintegrasi, yang dirancang untuk mendukung beban kerja tradisional maupun yang baru muncul.

Red Hat OpenShift Container Storage 4 secara umum telah tersedia hari ini untuk Red Hat OpenShift Container Platform 4.

Continue Reading
Advertisement

Tips & Trick

Review

Xiaomi Corner

Advertisement

Top 5