Sukses Implementasi Coretax, LG CNS Raih Penghargaan DJP dan Perkuat Transformasi Digital Indonesia

Sukses Implementasi Coretax, LG CNS Raih Penghargaan DJP dan Perkuat Transformasi Digital Indonesia

Trenteknologi.com – Perusahaan teknologi LG CNS baru saja menerima piagam penghargaan bergengsi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Apresiasi ini diberikan secara khusus sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi LG CNS dalam menyukseskan implementasi, serta memberikan dukungan teknis maupun operasional yang berkelanjutan terhadap sistem Coretax di tanah air.

Prosesi penganugerahan penghargaan tersebut diselenggarakan secara khidmat di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, pada tanggal 11 September. Acara bersejarah ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pajak Indonesia, Bimo Wijayanto, didampingi oleh Staf Khusus Menteri Keuangan, Iwan Djuniardi, serta Senior Vice President sekaligus Head of Digital Business Unit LG CNS, Kim Hong-geun. Dalam momen penyerahan tersebut, Kim Hong-geun menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima perusahaan bukan sekadar pengakuan atas keberhasilan penerapan Coretax semata, melainkan juga cerminan dari kolaborasi erat bersama DJP untuk memastikan seluruh operasional sistem berjalan dengan tingkat stabilitas yang tinggi.

Kesuksesan ini bermula ketika LG CNS menggandeng perusahaan teknologi informasi asal Austria, Qualysoft GmbH, dalam sebuah konsorsium untuk membangun sistem canggih tersebut. Pembangunan Coretax sendiri telah rampung pada Desember 2024, yang kemudian disusul dengan fase dukungan operasional dan stabilisasi bersama DJP hingga Maret 2026. Meskipun DJP telah mengambil alih kendali operasional secara penuh pada April 2026, LG CNS tetap memegang peranan krusial melalui kontrak pemeliharaan infrastruktur inti, termasuk pengelolaan basis data. Keberlanjutan ini membuktikan kapasitas LG CNS sebagai mitra teknologi yang berdedikasi menjaga kesinambungan sistem perpajakan nasional.

BACA JUGA :  CapCut Gelar AI Content Fest 2026, Bawa Karya Kreator Lokal Unjuk Gigi di Layar Lebar

Kehadiran Coretax di Indonesia merupakan sebuah lompatan besar dalam wujud sistem administrasi perpajakan generasi baru yang didesain khusus untuk menopang transformasi digital negara. Platform cerdas ini berfungsi mengintegrasikan berbagai rantai proses perpajakan yang sebelumnya berjalan secara terpisah dan terfragmentasi. Kini, tahapan pendaftaran Wajib Pajak, pelaporan SPT, pembayaran, restitusi, proses pemeriksaan, hingga langkah penagihan telah dilebur ke dalam satu pintu sistem yang terpadu. Melalui inovasi Coretax, pemerintah Republik Indonesia berambisi untuk menyederhanakan alur birokrasi, mendongkrak kualitas kemudahan layanan publik bagi Wajib Pajak, sekaligus merancang fondasi fiskal negara yang kuat berbasis data akurat. Menanggapi sinergi positif ini, Bimo Wijayanto menyatakan apresiasi mendalamnya atas kemampuan teknis dan dedikasi LG CNS selama proses pembangunan, serta berharap agar kemitraan strategis ini terus terjalin dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalisme dan rasa saling menghormati.

Seiring dengan kelancaran implementasi dan fase stabilisasi sistem Coretax, grafik penerimaan pajak Indonesia sukses menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat impresif. Berdasarkan laporan resmi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Direktorat Jenderal Pajak, total penerimaan pajak pada paruh pertama atau Semester I tahun 2026 berhasil menembus angka sebesar Rp1.035,7 triliun. Pencapaian ini merepresentasikan lonjakan sekitar 24,6 persen apabila dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan penerimaan ini merata pada berbagai sektor pajak utama, yang meliputi Pajak Penghasilan (PPh) Badan, PPh Orang Pribadi, serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Pihak DJP memaparkan bahwa lonjakan ini sangat didukung oleh faktor pemulihan aktivitas ekonomi nasional, penguatan di sektor administrasi perpajakan, dan meningkatnya kesadaran kepatuhan dari para Wajib Pajak, di mana kelancaran operasional Coretax memegang andil besar di dalamnya.

BACA JUGA :  Tren Umrah Mandiri Meningkat, Safaraya Hadirkan Solusi Persiapan Ibadah yang Fleksibel dan Aman

Jejak rekam LG CNS di Indonesia sejatinya telah terbangun kokoh selama lebih dari dua dekade melalui pengerjaan beragam proyek pemerintahan elektronik atau e-government berskala masif. Perusahaan ini telah menjalin kemitraan erat dengan sejumlah lembaga vital, di antaranya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Keuangan. Pengalaman panjang tersebut kini terus berekspansi menyentuh berbagai inisiatif strategis di ranah pembangunan infrastruktur masa depan. Menandai keseriusannya, sejak tahun lalu LG CNS telah memancangkan kehadirannya lebih dalam di tanah air lewat investasi proyek senilai 100 miliar Won Korea atau setara dengan Rp1,3 triliun yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) di Jakarta.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
CapCut Gelar AI Content Fest 2026, Bawa Karya Kreator Lokal Unjuk Gigi di Layar Lebar

CapCut Gelar AI Content Fest 2026, Bawa Karya Kreator Lokal Unjuk Gigi di Layar Lebar

Related Posts
Total
0
Share