Darwinbox Raih Pendanaan US$72 Juta dengan Valuasi Lebih dari US$1 Miliar

Trenteknologi.com – Darwinbox berkembang dengan pesat dengan meraih pendanaan US$72 juta, serta mendapat valuasi tingkat unicorn. Dipimpin oleh Technology Crossover Ventures (TCV) bersama beberapa investor tetap – yaitu Salesforce Ventures, Sequoia, Lightspeed, SCB 10X, JGDEV, Endiya Partners, dan 3One4Capital; pendanaan ini menjadikan Darwinbox bernilai lebih dari US$1 miliar. Sejak penggalangan dana terakhir dari Salesforce Ventures 12 bulan yang lalu, Darwinbox telah bertumbuh sebesar 300% di Indonesia. Perusahaan tersebut memperkirakan untuk bertumbuh lebih besar lagi tahun ini dikarenakan adanya peningkatan jumlah permintaan untuk solusi-solusi digital di tempat kerja pasca pandemi.

Didirikan pada akhir tahun 2015, platform Human Capital Management (HCM) berbasis cloud milik Darwinbox melayani kebutuhan SDM di seluruh siklus hidup pengelolaan karyawan. Produk mutakhir mereka mendukung SDM digital bagi lebih dari 1,5 juta karyawan dari 650+ perusahaan di seluruh dunia, termasuk sekelompok perusahaan terkemuka dan perusahaan yang berkembang pesat di Indonesia seperti Tokopedia, Kopi Kenangan, Mitra Adiperkasa, Indorama, Chandra Asri (Barito Pacific Group), Sari Roti (Salim Group), Protelindo (Djarum Group), Pyridam Farma, Gunung Raja Paksi (GRP), Astra Life, Bina Karya Prima, dan STP Tower. Mereka juga melayani brand global terkemuka seperti Nivea, Starbucks, Dominos, T-Systems, AXA, Tokio, Cigna, dan lain-lain.

Saat ini, Darwinbox adalah perusahaan termuda dan satu-satunya yang berasal dari Asia di Gartner’s Magic Quadrant for HCM yang melayani 1000+ perusahaan karyawan. Darwinbox juga mendapat peringkat tertinggi (4.8) secara global di Peer Insights, platform ulasan pelanggan Gartner; menyaingi raksasa global seperti SAP, Oracle, dan Workday – sebuah pencapaian yang mereka raih dengan teknologi inovatif, pemahaman mendalam akan konteks pasar, pengalaman pengguna yang intuitif, dan daya tarik pelanggan yang luar biasa.

BACA JUGA :  Agate Raih Sertifikasi ISO/IEC 27001: 2022, Keamanan Data Jadi Fokus Utama

“Kami senang melakukan investasi kepada para pendiri visioner yang secara fundamental dapat mentransformasi industri besar dengan produk yang hebat,” kata Gopi Vaddi, General Partner di TCV“Saya senang dapat mendukung tim luar biasa yang melakukan transformasi tersebut pada bidang teknologi SDM yang berdampak besar dan berkembang pesat, serta bermitra dalam perjalanan mereka menuju kepemimpinan HCM global.” TCV dikenal dengan investasi mereka pada beberapa brand teknologi yang bersifat disruptif seperti Netflix, Facebook, Spotify, Airbnb, GoDaddy, dan Zillow.

“Investasi kali ini menegaskan misi kami untuk terus membangun teknologi yang memungkinkan berbagai organisasi mengeluarkan potensi terbaik karyawan mereka. Kami melakukan hal tersebut dengan membangun produk yang berfokus pada para karyawan dan menciptakan pengalaman berarti bagi mereka. Selama dua tahun terakhir, produk kami telah dikenal luas pada di dunia kerja; yang juga terus berubah karena perusahaan harus memikirkan kembali bagaimana mereka dapat menarik, mempertahankan, dan mengelola karyawan mereka,” kata Jayant Paleti, Co-Founder Darwinbox.

Pendanaan baru kali ini mendukung rencana ekspansi global Darwinbox dan mempercepat inovasi platform, memperkuat internal, serta memperkuat kehadiran di berbagai sektor pasar. Darwinbox bertujuan untuk berinvestasi secara agresif dan mengembangkan kantor mereka di Jakarta sehingga memiliki lebih dari 100 anggota tim selama enam bulan ke depan.

“Berinvestasi pada teknologi pengelolaan SDM adalah strategi vital untuk kesuksesan perusahaan. Kemampuan Darwinbox untuk membangun solusi yang cepat, inovatif, dan mudah serta mengerti akan kebutuhan penggunanya membuat mereka dipercaya oleh berbagai perusahaan terkemuka,” tambah Jessica Neal, mantan Chief Talent Officer di Netflix dan Venture Partner di TCV.

BACA JUGA :  Melihat Perbedaan realme GT Neo 6 dan realme GT Neo 5, Apa yang Berubah?

2021 merupakan salah satu tahun paling menantang dan penting dalam menentukan masa depan cara karyawan bekerja. Konsep “remote working” dan “hybrid working” sudah seringkali diterapkan di seluruh dunia, serta banyaknya kasus pemutusan hubungan kerja mempengaruhi banyak perusahaan dan memaksa mereka untuk memikirkan ulang strategi pengelolaan SDM mereka. Hasilnya adalah pergeseran tiga sampai lima tahun lebih awal dalam pengadopsian pengelolaan karyawan berbasis digital. Darwinbox bergerak dan berada di pusat perubahan tersebut.

Mengenai strategi investasi produk mereka, Chaitanya Peddi, Product Head dan salah satu co-founderDarwinbox menjelaskan – “Membangun produk yang cepat dan dapat memberikan pengalaman karyawan yang luar biasa adalah faktor utama yang menentukan kesuksesan bagi pengguna Darwinbox. Kami akan terus berinvestasi dalam teknologi baru dan inovatif untuk memberikan pengalaman yang mudah bagi karyawan yang bekerja dari mana saja.”

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Program Pemulihan Ekonomi Nasional Bantu UMKM Maksimalkan Pasar Digital

Next Post

Pegipegi Gunakan Oracle ERP Cloud, Mudahkan Pemesanan Online Bagi Wisatawan

Related Posts
Total
0
Share