Connect with us

Berita

Datascrip Solution Days 2016 Kreatif Membangun Bisnis yang Kompetitif

Published

on

Trenteknologi.com – Dunia bisnis di Indonesia terus berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin ketat. Mulai berjalannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) serta kondisi pertumbuhan ekonomi global yang masih cenderung melambat merupakan tantangan yang harus siap dihadapi para pelaku bisnis. Para pelaku usaha dalam negeri pun harus mampu membangun bisnis yang kompetitif agar bisa sukses bukan hanya di pasar lokal melainkan juga pasar global. Oleh karena itu, untuk menyiasatinya diperlukan kreativitas dari para pelaku usaha.

Memahami kondisi tersebut, pt. Datascrip sebagai The One Stop Business Solutions siap mendukung para pelaku bisnis di Indonesia melalui ajang Datascrip Solution Days 2016 yang akan digelar pada 18-23 April 2016. Bertempat di Penthouse Gedung Datascrip, Kemayoran-Jakarta, Datascrip Solution Days 2016 hadir dengan mengusung tema “Kreatif Membangun Bisnis yang Kompetitif”.

Datascrip Solution Days 2016

Datascrip Solution Days 2016 menghadirkan serangkaian seminar dengan beragam topik yang bisa menginspirasi dan memotivasi para pelaku usaha untuk membangun bisnis yang kompetitif. Seminar-seminar tersebut dibawakan para pembicara yang ahli di bidangnya. Di antaranya seminar bertajuk “The Importance of Creativity in Business” yang dibawakan oleh Dedy Budiman, Champion Sales Trainer dan Founder Komunitas Sales Indonesia (KOMISI). Seminar ini membahas mengenai berbagai cara procurement team yang kreatif sehingga proses tawar-menawar meningkat, perusahaan dan karier pun semakin berkembang.

Topik lainnya adalah “Easy, Smart, and Rich with Only 5 Fingers” yang dibawakan oleh Dedy Irvan, Co-Founder situs jagatreview.com. Topik ini mengupas mengenai peranan gadget untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan, serta masa depan gadget dan dampaknya bagi kita. Selain itu, peserta Datascrip Solution Days 2016 pun berkesempatan mengenal lebih jauh tentang konsep Jakarta Smart City, serta menggali potensi bisnis dari konsep tersebut melalui seminar “Jakarta Smart City dan Peluang Bisnisnya” yang akan dibahas oleh Setiaji, S.T.,M.Si, Kepala UPT Jakarta Smart City DKI Jakarta.

“Pertama kali diselenggarakan pada 2012, tahun ini Datascrip Solution Days telah memasuki kali ke-5. Ajang tahunan ini merupakan wujud komitmen pt. Datascrip untuk mendukung kinerja para pelaku bisnis di Indonesia agar semakin kreatif dan produktif sehingga sanggup dan sukses menghadapi persaingan global,” ujar Liana Setiawan – Direktur Penjualan pt. Datascrip.

 

JADWAL DATASCRIP SOLUTION DAYS 2016

2016-03-0000 Press Release DSD 2016-2.pdf

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Berita

Walaupun Ikut Membawa Teknologi AI, Namun Huawei Nova Series Terbaru Berbeda ?

Published

on

Trenteknologi.com – Huawei melihat ada pergeseran fokus dari manufaktur smartphone pada 2018 ini. Pada awal tahun, manufaktur smartphone masih berkutat soal desain yang bezel-less, lalu lambat laun mulai mengarahkan perhatiannya pada teknologi Artificial Intelligence (AI). Sekarang, semua manufaktur sudah menanamkan kemampuan AI di perangkat jagoan mereka. Dan di antara fitur AI yang menarik itu, AI pada sektor fotografi adalah yang paling hangat dibicarakan.

Sejarah fotografi di telepon selular ditancapkan pada 18 tahun lalu dengan kehadiran kamera ponsel yang memakai sensor CMOS 110.000 piksel. Kemampuannya jauhlah dibandingkan dengan yang sudah kita nikmati pada hari-hari ini. Tapi tak bisa dipungkiri, telepon genggam berkamera pertama itu telah mengubah industri dan dampaknya kita rasakan sampai sekarang.

Berbagai manufaktur telepon seluler, sejak era feature phone, sampai di era smartphone sekarang, terus berinovasi, mencoba menghadirkan fitur kamera smartphone yang mampu mengabadikan kenangan-kenangan terbaik mereka. Malah, kalau bisa menggantikan kamera digital.

Dari sekadar kamera bersensor CMOS, industri kemudian mulai menerima smartphone berkamera 5 MP yang sudah mendukung autofocus. Tak hanya bagian belakang, kamera depan pun hadir, dan kelak melahirkan trend bernama selfie.

Kini, 18 tahun kemudian, teknologi kamera pada smartphone sudah melompat begitu jauh. Dari sekadar satu kamera di depan dan satu di belakang, kita sudah bisa menikmati kamera belakang tiga sekaligus pada P20 Pro, yang merupakan hasil kerjasama Huawei dan Leica.

Lebih jauh lagi, kita sudah berada di era fotografi smartphone yang mengutilisasi kemampuan teknologi kecerdasan buatan alias AI. Di zaman ini, manufaktur ponsel banyak yang terburu-buru masuk ke pasar, demi meraih keuntungan sebagai yang pertama. Kalau bisa dibagi, pasar saat ini bisa dibagi tiga grup, yaitu: Grup Chipset, Grup Kamera, dan Grup Algoritma.

Grup Chipset: sebab untuk menjalankan AI butuh volume komputasi yang masif, maka dibutuhkan prosesor khusus yang bisa merealisasikan fitur AI dan mengakselerasi proses fotografi. Sebagai AI, engine itu sendiri harus mampu meningkatkan dirinya sendiri dengan pembelajaran terus menerus. Salah satu prosesor yang mampu melakukan itu adalah Kirin 970 dari Huawei. Prosesor ini mengalahkan pesaingnya berkat adanya NPU untuk memproses gambar, sehingga ia lebih efisien.

Grup Kamera: Salah satu yang menonjol di sini adalah smartphone ciptaan Google yang diluncurkan di semester 2, 2017 lalu. Ia mengkombinasikan komputasi cloud dan algoritma untuk membagi-bagi proses AI pada foto dan video. Dengan begitu, smartphone di kelompok ini dapat merekam obyek dengan baik. Tapi masalahnya, sistem ini sangat tergantung pada koneksi Internet.

Grup Algoritma: Manufaktur smartphone asal China, kebanyakan ada di kelompok ini. Mereka sangat tergantung pada peningkatan performa CPU dan GPU untuk memenuhi kebutuhan AI. Tapi karena tidak ada yang khusus didedikasikan menangani AI, maka performanya pun tak utuh. Akan sangat berbeda hasilnya kalau ada NPU yang dikhususkan untuk menangani AI. Begitulah yang bisa dicapai oleh Huawei P20 Pro.

Tapi Huawei tampaknya ingin menyajikan kemampuan smartphone premium ini kepada masyarakat yang lebih luas melalui lini terbaru Nova Series-nya. Smartphone ini disebut diperkuat SoC kelas premium dengan kemampuan AI, tapi memiliki harga yang sebanding dengan smartphone kelas menengah lainnya.

Tak cuma itu, Nova Series terbaru ini juga sudah memakai empat kamera, dengan kamera belakang 24MP dan 16 MP, serta kamera depan yang memiliki formasi atau pasangan lensa 24MP dan 2MP. Kamera depan ini juga dilengkapi kemampuan scene recognition, yang pertama di industri. Sehingga bukan hanya obyek foto yang terlihat bagus, tapi latar belakangnya juga.

Makin penasaran? Jangan khawatir. Huawei akan segera menghadirkan smartphone berkemampuan hebat ini di Indonesia pada 31 Juli mendatang. Anda juga bisa mengintip lebih jauh fitur-fitur Nova Series terbaru ini melalui pemberitaan di media massa dan media sosial Huawei. Pantau terus ya.

Untuk informasi lainnya, kunjungi: https://consumer.huawei.com/id/

Continue Reading

Berita

Generasi Baru Huawei Seri Nova Segera Hadir di Indonesia pada Akhir Juli

Published

on

Trenteknologi.com – Setelah menggebrak Indonesia dengan kehadiran smartphone flagship P20 Pro yang revolusioner, Huawei kini siap menghadirkan kembali smartphone terbarunya pada akhir bulan ini, yaitu generasi terbaru seri Nova. Smartphone ini akan diluncurkan secara resmi pada 31 Juli 2018 mendatang.

Generasi ketiga seri Nova ini menjanjikan peningkatan yang signifikan bagi target pasar dari seri Nova yaitu para kaum muda. Seri Nova terbaru ini baik dari sisi spesifikasi maupun fiturnya telah disempurnakan untuk anak muda yang energetik dan penuh semangat. Target audiens seri Nova terbaru ini adalah demografik yang unik, mereka adalah individu yang inventif dan tak takut menantang status quo.

Kaum muda nan pemberani ini tak takut menampilkan sisi terbaik dan paling menariknya saat berinteraksi dengan lingkungannya. Bagi mereka, sebuah perangkat bukan sekadar pernyataan tentang mode, tapi untuk menghibur diri, mengeksplorasi sisi terbaiknya, dan mengekspresikan dirinya, hal ini lah yang menginspirasi Huawei untuk menyajikan smartphone yang dapat memenuhi kebutuhan dari kaum muda tersebut.

Smartphone ini tak hanya mewarisi karakteristik pendahulunya, yang sudah terlebih dahulu meluncur di market Indonesia beberapa waktu lalu. Tapi DNA smartphone baru ini juga sudah ditingkatkan, yakni dengan ditambahkannya ramuan sukses berupa: desain yang luar biasa dan pengalaman fotografi empat kamera berbasiskan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang ditingkatkan.

Berbekal layar yang cukup luas untuk memuaskan mata penggunanya, Huawei juga menanamkan engine yang jauh melebihi pendahulu dan bahkan para pesaingnya di kelas yang sama. Sebab Huawei membenamkan teknologi sekelas flagship dan diperkuat oleh AI, di balik antarmuka yang terbaru.

“Generasi terbaru Nova ini, tak bisa disangkal lagi, telah memantapkan kepemimpinan Huawei di industri smartphone yang mengutilisasi kecanggihan teknologi AI,” kata Lo Khing Seng, Deputy Director Huawei Device Indonesia. “Perangkat ini dibuat bagi anak muda yang melihat smartphone sebagai medium yang penting untuk mengekspresikan dirinya, membantu menghasilkan foto yang bagus secara mudah dan desainnya yang trendi dengan detail yang indah membuatnya begitu modis.”

Penasaran seperti apa wujud seri Nova terbaru dari Huawei? Intip terus pemberitaan media dan kampanye digital yang digelar Huawei sampai tiba saat peluncurannya di Indonesia secara resmi pada 31 Juli mendatang.

Untuk informasi lainnya, kunjungi: https://consumer.huawei.com/id/

Continue Reading

Berita

Guna Merevolusi Pengalaman Perbankan, BCA Bekerjasama dengan Avaya Digital Solutions

Published

on

Trenteknologi.com – Avaya Holdings Corp (NYSE: AVYA) hari ini mengumumkan kemitraan teknologinya dengan bank swasta terbesar di Indonesia, Bank Central Asia (BCA), dalam sebuah transformasi digital luar biasa, yang akan mengubah cara BCA berhubungan dengan pelanggannya.

Kemitraan itu diumumkan hari ini bersamaan dengan acara Experience Avaya Indonesia, sebuah acara yang berfokus pada masa depan komunikasi digital. BCA telah mengadopsi solusi lengkap Avaya pada lima contact centre mereka dengan lebih dari 1.500 agen pelanggan – sebuah langkah yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang makin sempurna dan mulus bagi pelanggan BCA yang sangat mobile dan serba cepat di kota-kota utama di Indonesia dan sekitarnya. Pelanggan sudah menggunakan MyBCA, yang merupakan sebuah layanan video perbankan terpadu yang dibuat bersama dengan Avaya, untuk digunakan oleh mereka yang sedang mobile.

Sejak meluncurkan aplikasi MyBCA, BCA mengalami pertumbuhan pelanggan yang stabil. Sami Ammous, Managing Director Avaya untuk ASEAN, mengatakan: “Kami senang dapat bekerja sama dengan BCA dalam strategi digitalisasinya, yang dirancang untuk mengubah pengalaman costumer service bank itu- sebuah pembeda yang besar bagi pelanggan yang semakin canggih dalam memilih bank di lingkungan yang sangat kompetitif.”

Nathalya Wani Sabu, Executive Vice President of Center of Digital Division, Bank Central Asia, mengatakan: “Solusi Avaya telah memungkinkan kami untuk meningkatkan pengalaman pelanggan kami, memberi Bank keunggulan yang jauh lebih kompetitif dan mendorong pertumbuhan bisnis kami. Teknologi telah mengubah cara dan ekspektasi para nasabah bank kami. Solusi Avaya yang kami adopsi menempatkan kami pada posisi yang yang sangat baik untuk memberikan apa yang dibutuhkan oleh pelanggan kami.”

Banyak perusahaan di dunia yang bergantung pada solusi contact centre Avaya dalam mentransformasi constumer service dan kegiatan pendukung mereka, dan Avaya saat ini berada dalam posisi Leader menurut Gartner Magic Quadrant for Contact Center Infrastructure, Worldwide 2018, menandai pencapaian ke-17 kalinya Avaya berada di posisi itu. Perusahaan yang berada di kuadran Leaders pada Gartner Magic Quadrant selalu disebut sebagai “Perusahaan yang dieksekusi dengan baik terhadap visinya dan berada pada posisi yang baik menuju masa depannya”.

Sebagai tambahan setelah mengadopsi Aura Experience Portal, Interaction Center dan Call Management System dari Avaya, BCA telah mengumumkan bahwa perusahaan itu bermaksud menerapkan lebih jauh inisiatif digital Avaya di seluruh Indonesia pada bulan-bulan mendatang.

Continue Reading

Jooble.id

Advertisement
Advertisement

Tips & Trick

Review

Advertisement

Xiaomi Corner

Advertisement

Top 5