Connect with us

Berita

Kejahatan Siber di Tahun 2017, Hacker Berhasil Mencuri Uang Total Rp. 2.390

Published

on

Trenteknologi.com – Konsumen di seluruh dunia selalu merasa dirinya aman saat menggunakan internet setiap harinya, namun menurut Laporan yang dibuat oleh Norton Cyber Security Insights 2017 ternyata disaat yang bersamaan para hacker berhasil mencuri uang dengan total nominal hingga 172 miliar dollar AS yang berasal dari 978 juta konsumen di 20 negara pada tahun 2017 lalu.

Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan sebagian besar pengguna internet tidak cukup memiliki pengetahuan mengenai dasar-dasar tentang keamanan siber. Sebagai contoh yang paling sering terjadi sehingga kejahatan siber dapat terjadi adalah konsumen selalu menggunakan kata sandi yang sama di setiap akunnya. Terhitung 39% orang yang pernah menjadi korban kejahatan siber, selalu merasa percaya diri bahwa mereka saat ini telah mampu melindungi data dan informasi pribadi dan 33% korban percaya bahwa setelah menjadi korban kejahatan siber, mereka akan memiliki resiko yang kecil untuk menjadi korban untuk kesekian kalinya.

Laporan Internet Security Threat Reports (ISTR) ke-23 baru-baru ini menyebutkan bahwa profitabilitas ransomware pada tahun 2016 menjadikannya pasar yang menarik dengan permintaan tebusan yang terlalu mahal. Namun pada tahun 2017, ‘pasar’ ransomware melakukan perubahan dengan lebih sedikit jenis ransomware dan permintaan tebusan yang lebih rendah. Sementara itu, ancaman di ranah mobile terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Tahun lalu, rata-rata 24.000 aplikasi mobile berbahaya diblokir setiap hari.

Khusus untuk pengguna internet di Indonesia, telah terhitung kurang lebih 78% dari 1.336 pengguna mengaku pernah menjadi korban kejahatan siber dengan kerugian total mencapai 35 ribu dolar AS. Pelaku kejahatan sebagian besar bermotif finansial, mereka mencuri uang dengan cara menggunakan ransomware, penipuan bank, dan serangan spear phising di industry jasa keuangan. Menurut ISTR, tampaknya terjadi peningkatan sebesar 1,29% pada tahun 2016 menjadi 1,67% di tahun 2017 dalam jumlah malware, spam, host phising, bot, serangan jaringan, ransomware, dan cryptominer.

Menurut laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), pada tahun 2017 lalu telah terjadi kurang lebih 205 juta serangan siber di Indonesia. Dengan jumlah serangan siber yang cukup besar tersebut, total di tahun 2017 Indonesia telah menangkap setidaknya 153 warga negara asing yang menjalankan sindikat penipuan online di Indonesia. Dan BSSN menghimbau kepada masyarakat pengguna internet di Indonesia untuk lebih bijak dan cerdas dalam menggunakan internet.

“Tindakan konsumen mengungkapkan suatu kejanggalan yang berbahaya: Meskipun terjadi gelombang rentetan kejahatan siber yang stabil yang dilaporkan oleh media, terlalu banyak orang tampaknya merasa kebal dan tidak mengambil tindakan pencegahan dasar untuk melindungi diri mereka sendiri. Kejanggalan ini menyoroti kebutuhan akan keamanan digital konsumen dan pentingnya konsumen untuk mengerti dasar-dasar keamanan guna mencegah kejahatan siber,” ujar Chee Choon Hong, Director, Asia Consumer Business, Symantec.

 

Orang Indonesia Menerapkan Langkah-Langkah Keamanan Siber, Namun Membiarkan Pintu Virtual Mereka Tidak Terkunci

Konsumen yang disurvei menggunakan teknologi perlindungan perangkat seperti ID sidik jari, pencocokan pola dan pengenalan wajah, di mana 40% menggunakan ID sidik jari, 34% menggunakan pencocokan pola, 23% menggunakan VPN pribadi, 10% menggunakan ID suara, 18% menggunakan otentikasi dua faktor dan 15% menggunakan pengenalan wajah. Namun, konsumen yang mengadopsi teknologi-teknologi tersebut masih kerap menggunakan password yang lemah dan menjadi korban kejahatan siber.

 

  • Konsumen menyatakan percaya diri, namun mereka lebih rentan terhadap serangan karena mereka melindungi banyak perangkat dan layanan yang lebih baru. Sebanyak 9% orang Indonesia yang disurvei yang menjadi korban kejahatan siber memiliki perangkat pintar untuk mengakses konten daring/streaming, dibandingkan dengan sekitar 91% yang bukan merupakan korban. Mereka juga tiga kali lebih mungkin untuk memiliki perangkat rumah yang terhubung.

 

  • Meskipun mengalami tindak kejahatan siber dalam satu tahun terakhir, 20% korban yang disurvei menggunakan password online yang sama untuk beberapa akun dan 58% berbagi kata sandi mereka setidaknya untuk satu perangkat atau satu akun kepada orang lain sehingga meniadakan upaya keamanan. Sebagai perbandingan, hanya 16% responden yang bukan merupakan korban kejahatan siber yang menggunakan kembali kata sandi mereka dan 33% berbagi kata sandi dengan orang lain. Selain itu, 34% responden menulis kata sandi mereka di selembar kertas dan 19% menggunakan kata sandi yang berbeda dan menyimpan kata sandi tersebut ke dalam file di komputer/ponsel cerdas mereka dibandingkan dengan 12% responden yang bukan korban yang juga melakukan hal yang sama.

 

Batasan-Batasan Konsumen Menjadi Kabur Antara Kejahatan Dunia Maya dan “Kehidupan Nyata”

Sebanyak 79% konsumen Indonesia yang disurvei menyakini bahwa kejahatan dunia maya harus diperlakukan sebagai tindakan kriminal. Namun, ketika hal itu ditekankan, kontradiksi pun muncul. Hampir satu dari empat orang percaya bahwa mencuri informasi online tidak seburuk mencuri barang di ‘kehidupan nyata.’ Ketika diberi contoh-contoh kejahatan siber, 52% konsumen percaya bahwa melakukan perilaku-perilaku online yang secara moral patut dipertanyakan dalam beberapa kasus tertentu terkadang dapat diterima, seperti membaca email orang lain (30%), menggunakan email palsu atau email orang lain sebagai identitas pribadi secara online (29%), dan bahkan mengakses akun keuangan seseorang tanpa izin mereka (16%).

 

Kondisi Kepercayaan Konsumen

Terlepas dari serangan-serangan siber yang terjadi tahun ini, orang Indonesia pada umumnya terus mempercayai lembaga yang mengelola data dan informasi pribadi mereka. Namun, mereka tidak mempercayai beberapa lembaga dan organisasi.

 

  • Survei menemukan bahwa konsumen memberi atau mempertahankan kepercayaan pada organisasi-organisasi seperti bank dan lembaga keuangan (43%), dan penyedia layanan perlindungan pencurian identitas (34%) meskipun terjadi serangan-serangan atas organisasi-organisasi tersebut yang menjadi berita utama tahun ini.
  • Sebanyak 20% responden kehilangan kepercayaan pada platform media sosial.
  • Survei juga menemukan bahwa lebih dari separuh (53%) korban kejahatan siber di Indonesia merasa percaya diri pada kemampuan mereka untuk mengelola data dan informasi pribadi mereka sendiri.

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Mi A2 & Mi A2 Lite Resmi Masuk ke Indonesia, Harga 3,6 Jutaan !

Published

on

Trenteknologi.com – Setelah pertama kali diperkenalkan akhir Juli lalu di Madrid, Spanyol, akhirnya Xiaomi secara resmi memboyong Mi A2 dan Mi A2 Lite ke Indonesia. Peluncuran kedua smartphone terbaru Xiaomi ini semakin memberikan bukti komitmen mereka di pasar smartphone Indonesia dan kepada seluruh Mi Fans.

“Indonesia merupakan bagian besar dari kesuksesan Mi A1, dan kami yakin kesuksesan yang sama terjadi untuk Mi A2 dan Mi A2 Lite di Indonesia. Kedua perangkat tersebut menawarkan komposisi luar biasa yang melampaui ekspektasi dengan tetap mempertahankan harga sebenarnya. Generasi penerus Android One dari Xiaomi merupakan jawaban dari kebutuhan akan smartphone fotografi yang powerful, ungkap Steven Shi, Head of Xiaomi South Pacific Region, Xiaomi Indonesia Country Manager.

 

Mi A2 – Picture Perfect 20MP Cameras

Mi A2 memiliki keunggulan dalam hal kemampuan fotografinya, yang telah dilengkapi dengan dual kamera pada kamera belakang dengan resolusi 20MP dilengkapi sensor Super Pixel dengan bukaan besar ƒ/1.75, untuk memberikan hasil foto lebih jelas dan cerah bahkan dalam kondisi minim cahaya. Untuk kamera pendukungnya, kamera pendukungnya memiliki resolusi 12MP berukuran piksel besar 1.25μm dan bukaan ƒ/1,75, yang memungkinkan smartphone ini untuk menghasilkan foto dengan efek bokeh yang indah.

Dan bagi Anda penggemar selfie, sensor depan beresolusi 20MP memiliki fitur teknologi Super Pixel yang menggabungkan empat piksel menjadi satu piksel besar berukuran 2.0µm, sehingga dapat meningkatkan sensitivitas sensor cahaya sekaligus menghasilkan gambar lebih jelas serta cerah meskipun dalam kondisi minim cahaya. Selain itu, kamera depan juga dilengkapi dengan efek AI Portrait, AI Beautify 4.0 dan HDR, serta Selfie-light 4500K, yang akan sangat memudahkan pengguna untuk mendapatkan selfie yang indah.

Smartphone ini memiliki layar berukuran 5.99 inci full screen display 18:9, yang telah terlindungi oleh 2.5D Corning Gorilla Glass 5 panel dalam balutan bodi alumunium. Memiliki ketebalan hanya 7.3mm, Mi A2 menawarkan estetika dan ergonomis menawan pada saat yang bersamaan.

Dan untuk meningkatkan performanya, Qualcomm SnapdragonTM 660 dengan Artificial Intelligence Engine sudah tersemat sehingga akan menawarkan pengalaman smartphone yang cepat. Dengan arsitektur Kryo yang canggih, serta digabungkan dengan LPDDR4x RAM hingga 6GB.

 

Mi A2 Lite – Dual Kamera, dengan daya tahan baterai hingga dua hari

Mi A2 Lite adalah salah satu perangkat Android One pertama yang memfasilitasi keunikan layar berukuran 19:9. Dengan 5.84” FHD+full screen display pada bodi solid yang tersusun rapi, membuatnya sangat mudah dan nyaman untuk digenggam dengan satu tangan saja. Layarnya juga dirancang dengan berbagai macam fitur yang sangat bermanfaat seperti Auto Contrast, Reading Mode, dan Night Mode.

Smartphone Xiaomi ini menggunakan dual kamera AI 12MP+5MP, dengan sensor utama 12MP dan ukuran piksel besar 1.25µm serta dilengkapi dengan fitur phase-detection autofocus (PDAF) untuk autofocus yang cepat dan akurat. Perangkat ini pun dilengkapi dengan kamera depan beresolusi 5MP yang mendukung mode AI Portrait, sehingga akan menghasilkan foto dengan efek bokeh bahkan tanpa lensa pendukung.

Dibekali baterai berkapasitas 4.000mAh yang mengagumkan, smartphone Xiaomi ini dapat bertahan hingga 6 jam untuk bermain game dan hingga 34 jam untuk memutar musik secara non-stop.

Kemampuan ini juga didukung oleh fitur power-efficient Qualcomm Snapdragon 625, yang akan memberikan kemampuan untuk bermain game 3D dengan lancar namun tetap hemat baterai.

Hasil Foto Mi A2 dan Mi A2 Lite

Harga Mi A2 dan Mi A2 Lite

Mi A2 hadir dalam varian 4GB+64GB dengan harga Rp3,699,000. Mi A2 Lite akan tersedia dalam varian 3GB+32GB yang ditawarkan pada harga Rp2,499,000 dan varian 4GB+64GB seharga Rp2,999,000 di Indonesia. Kedua perangkat ini akan tersedia secara online dan offline, juga tersedia secara eksklusif di Lazada mulai 27 September dan Mi.com serta di seluruh Authorized Mi Store.

Continue Reading

Berita

Vivo V11 Pro Hadir dengan Screen Touch ID Pertama di Indonesia, Apa Keunggulannya ?

Published

on

Trenteknologi.com –  Vivo V11 Pro telah diluncurkan dengan mengusung berbagai fitur unggulan, salah satunya sensor pemindai sidik jari di dalam layar atau Screen Touch ID. Fitur ini tentu saja menjadi sesuatu yang menjadi daya tarik Vivo V11 Pro, karena menjadi smartphone pertama di Indonesia, serta V-Series global yang mengusung fitur yang telah diantisipasi sebagai fitur smartphone masa depan. Untuk mengenal lebih jauh mengenai fitur yang dikembangkan vivo bersama Synaptics ini, berikut beberapa fakta mengenai Screen Touch ID.

 

Bekerja Menggunakan Sensor Khusus.

Berbeda dengan pemindai sidik jari konvensional , Screen Touch ID menggunakan sensor sidik jari optik yang ditanamkan pada bagian belakang panel layar OLED smartphone. Teknologi Screen Touch ID yang memanfaatkan tiga urutan layer berupa Glass Cover/ kaca setebal 0,68mm, OLED Glass Layer, dan OLED Luminescent Unit yang telah dipatenkan. Sensor yang didukung oleh Synaptics ini memancarkan cahaya pada jari pengguna yang telah didaftarkan, dan menangkap cahaya yang dipantulkan untuk memetakan sidik jari. Hasil pemetaan cahaya sidik jari inilah yang menjadi kode autentikasi yang membuka kunci smartphone.

Sebagai generasi keempat teknologi pemindai sidik jari dalam layar, Screen Touch ID juga semakin disempurnakan untuk membaca sidik jari lebih cepat dan lebih aman dari generasi sebelumnya, serta semakin akurat dengan sistem robust anti-spoofing yang sekaligus mencegah percobaan manipulasi sidik jari. Selain itu, pengguna juga dapat menambahkan tempered glass yang tersedia di Vivo Store jika diinginkan tanpa mempengaruhi kinerja sensor Screen Touch ID.

Teknologi High-End Smartphone.

Teknologi Screen Touch ID mulai diperkenalkan pertama kali oleh vivo di ajang Mobile World Congress Shanghai 2017. Setahun kemudian di acara CES Las Vegas awal tahun 2018, vivo meluncurkan smartphone pertama yang mengadopsi teknologi tersebut pada seri X20 dan X21, disusul kemudian dengan seri NEX. Teknologi ini menurut riset akan mulai menjadi salah satu fitur standar smartphone pada 2019.

Dengan penambahan sensor optik khusus Synaptics, dan kebutuhan akan layar OLED untuk dapat bekerja, teknologi ini pun dimaksudkan sebagai bagian dari fitur high-end smartphone. Dengan harga resmi Rp 4.999.000, Vivo V11 Pro menjadi smartphone dengan harga paling kompetitif di Indonesia, bahkan global yang telah mengusung teknologi ini.

Autentikasi Ganda – Smartphone & Aplikasi.

Bagi pengguna yang membutuhkan fitur keamanan ekstra bagi fitur-fitur tertentu, Screen Touch ID pada Vivo V11 Pro juga bekerja ganda, baik untuk autentikasi membuka kunci layar smartphone, sekaligus autentikasi aplikasi yang ada pada smartphone, termasuk media sosial, messaging, dan album. Selain itu, pengguna juga bisa mendaftarkan lebih dari 1 sidik jari pada Vivo V11 Pro tanpa mengurangi keakuratan pemindaian.

Vivo V11 Pro juga kompatibel untuk aplikasi pembayaran yang menggunakan autentikasi sidik jari. Dengan pemindaian langsung pada layar, ini tentu menambah kenyamanan pengguna dalam menggunakan aplikasi pembayaran favorit.

Vivo V11 Pro hadir dalam rangkaian fitur unggulan lainnya yaitu: (1) AI Camera 25MPAI Selfie Camera,  dan 12MP(Dual Pixel )+5MP Dual Rear AI Camera; Prosesor Qualcomm Snapdragon 660AIE, ROM 64GB dan RAM 6GB; Dual-Engine Fast Charging dengan 9 lapis perlindungan, dan desain futuristik dengan 3D desain dan gradien warna yang stylish yaitu Nebula Purple dan Starry Black.

Vivo V11 Pro dan V11 sudah dapat dipesan baik via vivo store, gerai mitra vivo, dan Indosat Ooredoo store tertentu di seluruh Indonesia, serta jaringan official online store di 5 mitra e-commerce, yaitu: Shopee, JD.id, AkuLaku, Lazada, dan Tokopedia per 12 September hingga 19 September 2018. Konsumen bisa mendapatkan benefit menarik seperti penawaran cicilan hingga 0% di vivo store, dan e-commerce partner (JD.id, Lazada, Shopee, Tokopedia); serta gratis antar di e-commerce partner terpilih (syarat dan ketentuan berlaku).

Continue Reading

Berita

Vivo V11 Pro, Smartphone Dengan Screen Touch ID Resmi Meluncur di Indonesia

Published

on

Trenteknologi.com – Vivo secara resmi meluncurkan smartphone flagship terbarunya, Vivo V11 Pro, untuk konsumen di Indonesia. V11 Pro adalah smartphone pertama di Indonesia, serta V-Series satu-satunya saat ini yang mengusung teknologi Screen Touch ID, meneruskan kepemimpinan teknologi Vivo dalam hal keamanan biometrik. Ditawarkan dengan harga Rp. 4.999.000, Vivo V11 Pro menampilkan terobosan di sisi desain dengan layar Ultra All Screen dalam pilihan warna stylish Nebula Purple dan Starry Black, terbungkus dalam bodi 3D melengkung. Sebagai bagian dari V-Series, V11 Pro didukung dengan AI Camera yang membantu pengguna menangkap momen gambar semakin sempurna, dengan dukungan fitur AI (Artificial Intelligence) pada kamera maupun fitur lainnya.

Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation PT Vivo Mobile Indonesia. “Dengan V11 Pro, kami memperkenalkan teknologi Screen Touch ID pertama kali di Indonesia. Prioritas utama kami adalah terus berinovasi untuk konsumen dan kami senang dapat meluncurkan V11 Pro untuk menciptakan pengalaman seluler yang lebih cerdas bagi pengguna kami”.

V-Series Smartphone dengan Screen Touch ID Pertama di Indonesia

V11 Pro adalah model pertama dalam seri V yang menggabungkan teknologi Screen Touch ID dengan menghilangkan panell sidik jari untuk desain yang semakin terintegrasi. Rintisan teknologi ini pertama kali memulai debutnya di MWC 2017 lalu dan telah secara efektif menjadi solusi akan desain layar bezel-less atau minim bingkai.

Menyempurnakan teknologi ini dalam Screen Touch ID sebagai generasi ke-empat sensor pemindai sidik jari dalam layar, Vivo V11 Pro menjadi manifestasi riset yang komprehensif dan konsistensi vivo dalam menghadirkan teknologi smartphone masa depan.

Desain 3D Futuristik dengan Ultra All Screen

V11 Pro  memiliki aspek rasio 19,5: 9, layar berukuran 6,41 inci Super AMOLED Ultra All Screen dengan rasio layar-ke-bodi 91,27%. Ukuran bezel yang ultra tipis di sisi kanan-kiri 1.76mm, dipasangkan dengan desain lengkungan bodi 3D yang memadukan tepi telepon ke layar, telah menciptakan pengalaman sinematik nan menakjubkan yang nyaman di genggaman tangan pengguna.

Keakuratan Face Access juga telah ditingkatkan dengan menggunakan sinar inframerah, yang sekarang secara akurat mampu memindai 1.024 titik fitur wajah untuk membuka kunci secara instan, bahkan dalam keadaan gelap sekalipun.

Mempertegas desain stylish nan fashionable, V11 Pro hadir dalam dua pilihan warna Nebula Purple dan Starry Black. Nebula Purple memadukan gradasi warna biru dan ungu dalam inspirasi bintang-bintang pada galaksi yang unik dan menarik perhatian. Sementara itu, Starry Black tampil menawan dengan warna hitam dan sentuhan biru gelap bertabur kilauan yang mengadaptasi pemandangan malam berbintang.

Mobile Experience Lebih Cerdas, Performa Lebih Kuat

V11 Pro didukung oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 660AIE dengan RAM 6GB + ROM 64GB, dan Funtouch OS 4.5 terbaru (berdasarkan Android 8.1) untuk memastikan kinerja yang lebih mulus dan bebas lag. V11 Pro meningkatkan pengalaman mobile pengguna dengan adanya asisten AI yang dikembangkan Vivo, yakni Jovi “Enjoy’s Vivo AI”, dengan fitur-fitur seperti Jovi Smart Center, Google Lens, dan Google Assistant. Jovi Smart Center membuat kehidupan sehari-hari lebih mudah dengan cara mengenali dan bertindak sesuai dengan skenario atau kebiasaan pengguna, termasuk dalam memeriksa cuaca dan memberikan informasi waktu secara nyata.

Google Assistant membantu pengguna dengan situasi sehari-hari seperti peta navigasi, belanja online, pengaturan perjalanan, musik, video, dan bahkan media sosial. Sementara itu, Google Lens yang didukung oleh algoritma mendalam dalam pembelajaran, memungkinkan pengguna untuk mencari informasi lebih detail tehadap objek yang mereka lihat di dalam gambar.

Kamera AI di V11 Pro Membuat Foto Sempurna dengan Mudah

V11 Pro melanjutkan komitmen Vivo untuk mengabadikan berbagai momen berharga dengan sempurna. Mengikuti kesuksesan V9 awal tahun ini, Vivo telah meningkatkan pengembangan AI untuk menjawab permintaan konsumen akan fitur-fitur fotografi yang lebih kuat, yang dapat beradaptasi dengan mudah pada berbagai skenario pemotretan.

V11 Pro memiliki kombinasi kamera belakang ganda 12MP+5MP dengan aperture f/1.8 dan 1.28μm piksel, serta AI Selfie 25MP. Kamera belakang 12MP menawarkan Dual Pixel Sensors dengan 24 juta unit fotosensitif untuk sensitivitas cahaya yang lebih tinggi dan teknologi Dual-Pixel Autofocus standar DSLR yang dapat mengunci fokus hanya dalam 0,03 detik.

 

Mengambil foto yang sempurna tidak pernah semudah ini sebelumnya, namun dengan adanya fitur-fitur inovatif di V11 Pro telah menghilangkan banyak tantangan fotografi mobile. Fitur Anti Backlight AI HDR di V11 Pro menggunakan algoritma AI untuk menangkap banyak frame guna mendapatkan detail yang lebih baik, dan menggabungkannya untuk membuat foto yang terekspos sempurna, bahkan untuk lingkungan pencahayaan minim. Selain itu, di daftar fitur fotografi AI telah ditambahkan AI Scene Recognition, yang mampu mengidentifikasi objek, elemen, dan pemandangan berbeda dan memaksimalkannya sesuai objek.

Untuk selfie yang sempurna di mana saja kapan saja, V11 Pro memperkenalkan teknologi AI Face Shaping yang serba baru, dengan algoritma pemodelan wajah AI yang menambahkan perawatan individual ke fitur wajah Anda, menciptakan foto selfie yang cantik dan terlihat alami. Fitur AI Selfie Lighting yang telah ditingkatkan juga menawarkan lebih banyak efek pencahayaan dengan algoritma AI yang mampu memahami wajah pengguna saat berinteraksi secara tiga dimensi dengan pencahayaan yang ada.

Di atas itu, AI Portrait Framing membuat bingkai bidikan sempurna lebih mudah dari sebelumnya, dengan menggunakan kecerdasan buatan untuk memandu Anda. Fitur ini mendorong Anda untuk mengetahui cara memegang telepon dalam posisi optimal, sehingga dengan mudah bisa menghasilkan foto sempurna setiap saat.

Memperkenalkan Varian Vivo V11

Selain meluncurkan V11 Pro sebagai seri flagship terbaru, vivo juga memperkenalkan V11 sebagai produk pilihan alternatif konsumen dengan harga yang lebih variatif, namun tetap mengusung fitur kompetitif. Ditawarkan dengan harga Rp 4.499.000, Vivo V11 ikut mengusung desain futuristik Ultra All Screen 19:9 dengan pilihan warna Nebula Purple dan Starry Black.

Untuk dapur pacu, Vivo V11 hadir dengan 6GB RAM, 64GB ROM, dan prosesor P60 Octa-core 2GHz. Untuk fitur kamera, AI Selfie 25MP dengan rangkaian fitur AI siap mengabadikan berbagai foto selfie dengan jernih dan natural, serta Dual Rear AI Camera 16MP+5MP dengan Rear Flash untuk mendukung kebutuhan mobile photography.

Ketersediaan

Vivo V11 Pro dan V11 sudah dapat dipesan baik via vivo store, gerai mitra vivo, dan Indosat Ooredoo store tertentu di seluruh Indonesia, serta jaringan official online store di 5 mitra e-commerce, yaitu: Shopee, JD.id, AkuLaku, Lazada, dan Tokopedia per 12 September hingga 19 September 2018. Program ini akan dilanjutkan dengan Super Selling Day atau penjualan perdana V11 Pro dan V11 pada periode 20 September 2018.

Vivo juga berkolaborasi dengan Indosat Ooredoo sebagai mitra eksklusif untuk paket bundling gratis kartu SIM IM3 Indosat Ooredoo. Konsumen bisa mendapatkan benefit unlimited aplikasi media sosial harian, dan aplikasi streaming serta YouTube hingga 1 tahun. Untuk mendapatkan benefit ini, konsumen cukup mengisi 20k setiap bulannya; dan membeli paket yang ditawarkan oleh Indosat Ooredoo.

Continue Reading

Facebook

Advertisement
Advertisement

Tips & Trick

Review

Advertisement

Xiaomi Corner

Advertisement
Advertisement

Top 5