Connect with us

Berita

ZTE Perkenalkan Berbagai Inovasi 5G Pertama di Dunia ke Indonesia

Published

on

Trenteknologi.com – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi telekomunikasi, enterprise dan teknologi konsumen terkemuka untuk internet mobile, memamerkan berbagai inovasi 5G pertama di dunia ke Indonesia melalui ajang Leading 5G Tour 2018.  

Sebagai perusahaan no.1 di dunia yang memiliki 4.123 paten telekomunikasi di tahun 2016, ZTE mengadakan Leading 5G Tour 2018, Indonesia adalah negara pertama, dan acara serupa akan diadakan di negara lainnya di Asia. Dalam acara ini, ZTE membawa berbagai inovasi teknologi 5G yang diluncurkan di Mobile World Congress 2018 di Barcelona, Spanyol. Solusi-solusi baru ini menandai kepemimpinan ZTE dalam Komersialisasi Solusi 5G, dengan mitra yang tersebar di lebih dari 20 operator telekomunikasi di dunia, termasuk China Mobile, China Unicom, China Telecom, T-Mobile, Wind Tre di Italia, Telenet di Belgia, VEON, U Mobile di Malaysia dan KT di Korea Selatan. ZTE juga bermitra dengan grup Ooredoo untuk merintis komersialisasi 5G di MENA, yang sudah diresmikan melalui penandatanganan MoU di MWC 2018. Kemitraan lainnya adalah Red Hat, pemimpin di komunitas OpenStack dan juga usaha untuk menyediakan solusi OpenStack siap pakai untuk pelanggan di seluruh dunia. Solusi VNF dari ZTE sudah mendapatkan sertifikasi Red Hat OpenStack Platform, yang memberikan alternatif solusi bagi para operator telko.

Pre5G Merintis Jalan Memasuki Era 5G

Peluncuran solusi Pre5G meningkatkan kemampuan LTE dan juga merintis jalan ke 5G, menjembatani dua teknologi ini agar mampu memberikan layanan baru. Pre5G juga mampu memberi pengalaman yang didukung jaringan 4G UE yang lama. Keuntungan Pre5G antara lain memberikan lebar data selular yang melampaui kecepatan Gbps untuk layanan jenis eMBB, menurunkan OPEX jaringan yang sudah ada dan memastikan evolusi yang mulus ke 5G menggunakan solusi core tervirtualisasi dan cloud RAN. Pre5G juga akan membantu operator menyediakan layanan yang serupa dengan 5G.

Di tanggal 23 Februari lalu, ZTE memenangkan dua penghargaan di ajang GTI Annual Award Ceremony di Barcelona: 2017 Market Development Award untuk kinerja luar biasa di pasar 5G dan Pre5G, serta 2017 Innovative Mobile Service and Application Award dengan solusi Qcell + MEC (indoor coverage dan high-precision positioning).

End-to-End IoDT Test Pertama di Dunia dengan standar 3GPP 5G NR Terbaru

Setelah sukses memperkenalkan solusi 5G dan Pre5G ke Indonesia tahun lalu, ZTE kini membawa test end-to-end untuk interoperabilitas yang berdasarkan standar 3GPP NR untuk membuktikan keunggulannya di bidang 5G. Kerjasama antar sistem 5G air-interface yang didasarkan pada standar 3GPP R15 ini pertama kali dilakukan oleh ZTE, China Mobile dan Qualcomm pada bulan November 2017, di laboratorium inovasi gabungan China Mobile. Uji ini meliputi base station koemrsial 5G air-interface sub-6GHz, dan mampu mencapai kecepatan UE tunggal hingga 1.4Gbps dan latensi 0.04ms.

Kesuksesan sistem air-interface ini merupakan batu loncatan yang vital untuk komersialisasi teknologi sistem 5G air-interface yang baru, sehingga mendorong jaringan 5G untuk memenuhi standar 3GPP. Untuk inovasi teknologi yang end-to-end ini, ZTE diganjar penghargaan “Best Technology Innovation for 5G” di MWC 2018.

Uji Lapangan 5G Sub-6GHz Pertama di Dunia

Masalah utama yang dihadapi operator adalah luas jangkauan sinyal, inilah mengapa ZTE dan China Mobile melakukan uji lapangan 5G 3.5GHz pertama di Guangzhou. Uji ini merupakan solusi lengkap, yang mencakup 5G Core network, base station dan UE. Bulan Juni 2017, situs pra-komersial pertama untuk 5G sub-6GHz diresmikan, dengan kecepatan puncak mencapai 2Gbps dalam lingkungan pra-komersial. Di bulan November, ZTE dan China Mobile melakukan uji bersama untuk jangkauan sinyal kontinyu dari beberapa base station, yang mampu memberikan jangkauan 5G NR secara terus-menerus.

Produk 5G Komersial End-to-End yang Lengkap

Sebagai pemimpin di bidang teknologi, ZTE memiliki portfolio produk komersial 5G yang siap untuk operator di tahun 2019, termasuk mmWave dan perangkat akses 5G Sub-6GHz, solusi 5G bearer yang beraneka ragam, dan perangkat core network 5G yang fleksibel serta berkinerja sangat tinggi. Untuk akses radio 5G, ZTE memberikan pilihan base station 5G generasi baru yang lengkap, misalnya AAU untuk 5G high frequency atau low frequency, NG BBU dengan kapasitas terbesar di industri, atau RRU dual-mode 4G/5G pertama.

Untuk 5G bearer, ZTE meluncurkan solusi Flexhaul 5G yang meliputi perangkat 1U pertama di dunia yang mendukung antarmuka 10GE, 25GE dan 100GE, serta platform 5G TB-level pertama di industri.

Mempercepat Kematangan Industri 5G: ZTE Meluncurkan Lima Solusi Berkabel di MWC 2018

5G akan membawa banyak perubahan di arsitektur dan model bisnis jaringan, bergantung pada jaringan fix dan juga mobile, oleh karena itu ZTE meluncurkan lima solusi jaringan kabel baru di MWC2018:

  • Pertama, solusi 5G Flexhaul. Di pertemuan ITU-T SG15 yang baru saja berakhir, SPN yang dipimpin China Mobile dan M-OTN menerima persetujuan standar. Di balik pencapaian itu ada dukungan penuh dari ZTE dan penyedia perangkat lainnya.
  • Kedua, solusi E-OTN. Solusi E-OTN dari ZTE sudah disempurnakan dari tahun lalu, dan mendukung Telefónica untuk melakukan penerapan komersil MAN lebih dari 100G di Meksiko, yang mempertunjukkan kemampuan komersialnya secara penuh.
  • Ketiga, solusi “IP + Optical” vPIPE. Didasarkan pada pipe resource pooling dan resource sharing, solusi ini mengubah cara tradisional untuk layanan adaptasi jaringan, dan beradaptasi dengan mudah untuk memenuhi permintaan untuk lalu lintas layanan, sehingga meningkatkan utilitasi sumber daya dan jaringan IP serta Optikal sekitar 40%-60% dan mengurangi CAPEX secara signifikan.
  • Keempat, solusi Big Video. ZTE mempertunjukkan sistem layanan video PVP OTT yang sudah sukses diterapkan di operator Afrika selatan Cell C. Pengaturan komersi diselesaikan kurang dari empat bulan dan mengumpulkan lebih dari 150 ribu pelanggan dalam tiga bulan.
  • Kelima, Optical Access Platform, TITAN. Sebagai platform inti dari konvergensi fixed-mobile ZTE untuk 5G, TITAN memiliki lebar data optikal yang kuat dan mendukung 10G PON, NG-PON2 dan teknologi PON 25G/50G. Di samping itu, sudah bisa mendukung akses WDM-PON dan bisa secara simultan mendukung 5G fronthaul agar menghemat sumberdaya fiber dalam jumlah besar.

2/3/4/5G Common Core Solution Terintegrasi Penuh

ZTE Common Core, didasari oleh 3GPP R15 service-based architecture (SBA), meliputi network function services yang berdasar spesifikasi 3GPP serta layanan public network function. Solusi ini mengintegrasikan semua moda akses termasuk fixed-mobile convergence (FMC) dalam layer network function (NF) dan network services (NS). Semua layanan mampu self-contained, digunakan ulang dan dikelola mandiri. Selain menawarkan penerapan mudah dan fleskibel, juga terstandarisasi untuk mengakselerasi inovasi, serta membantu operator terhindar dari upgrade berkala setiap jaringan wireless dan jaringan inti, yang bisa mengurangi TCO (biaya) cukup besar.

Meluncurkan Solusi Big Video Generasi Lanjut

Dengan menjadikan pengalaman pengguna faktor utama kesuksesan di pasar layanan video, ZTE meluncurkan solusi Big Video yang bisa menjadi jawaban atas kecepatan unduh yang lambat, atau latensi tinggi yang sering ditemui sebagian orang. Solusi baru ZTE ini meliputi MEC CDN yang bisa mempercepat unduh, dengan mempertahankan latensi rendah. Arsitektur Internet baru berdasar ICN/CCN akan mampu menangani informasi dan koneksi yang berlebih dan solusi Cloud STB akan menjamin peningkatan layanan serta menghemat TCO bagi operator.

“Kami senang bisa membawa inovasi-inovasi pertama di dunia ini ke Indonesia, karena komitmen kami adalah memberikan teknologi 5G terbaik, dan membantu para mitra telko kami membangun jaringan yang lebih baik dan memberi nilai lebih kepada para pelanggannya. Dengan inovasi 5G kami, harapannya kami dapat terus bermitra dengan operator telekomunikasi di Indonesia untuk membawa teknologi jaringan mereka ke tingkat lanjut,”kata Benjamin Bai, Marketing Director ZTE Indonesia.

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

F5 Tawarkan Solusi Teknologi Application Services Company untuk Keamanan Aplikasi

Published

on

Trenteknologi.com – Generasi Digital Asia menciptakan riak yang membentuk perekonomian global, mulai dari menciptakan pasar konsumen hingga menciptakan model bisnis yang inovatif. Ekspektasi dan pengalaman mereka berevolusi dengan luar biasa cepat, terutama didukung perkembangan teknologi dan lonjakan perekonomian, khususnya di wilayah Asia Pasifik.

“Interaksi kita berbeda. Cara kita berhubungan juga berbeda. Hal ini artinya, di era seperti saat ini, ketergantungan kita terhadap sesuatu yang digital juga tinggi,” demikian Fetra Syahbana, Country Manager, F5, Indonesia, dalam paparannya kepada jurnalis ketika Media Briefing F5, Rabu (1/8/2018) di Seribu Rasa Restaurant, Plaza Indonesia Jakarta.

Empat hal yang dipastikan harus bejalan adalah ketersediaan (availability), kemudahan mengakses (accessibility), kinerja (performance), dan keamanan (security). Ada baiknya semua kalangan menyadari ada kompleksitas di balik mudahnya kita mengakses aplikasi. Terutama keamanan, info pribadi, hal-hal bersifat privasi yang merupakan sebuah aset untuk dilindungi.

 

F5 – An Application Services Company

Di era ini, dunia berjalan melalui aplikasi. F5 membantu perusahaan membuat aplikasinya menjadi yang tercepat, teraman, dan paling dipercaya bagi pengguna dimanapun, menggunakan perangkat apapun, dan kapan saja.

Application services milik F5 adalah teknologi dan layanan seperti ketersediaan (availability), keamanan, dan akselerasi untuk aplikasi di jaringan mengingat perekonomian digital seperti saat ini membuat aplikasi menjadi pusat dunia Anda.

Solusi F5 menyediakan fleksibilitas yang dibutuhkan perusahaan untuk menerapkan model inovatif (publik, privat, cloud hibrida; data center berbasis software), mempermudah pergerakan, dan perlindungan, serta optimalisasi seluruh aplikasi setiap waktu.

Aplikasi akan menjadi normal yang baru. Fakta ini hadir dengan ekspektasi baru yang berevolusi lebih dari sekadar penggunaan dan transaksi dasar. Akibatnya, terjadi perdebatan antara keamanan (security) versus kenyamanan (convenience). Meski dua elemen ini seringkali bersebarangan, adakah titik temu yang bisa ditarik pebisnis dan konsumen?

 

The Curve of Convenient Research

 F5 Networks baru-baru ini merampungkan riset seputar generasi digital Asia dan faktor-faktor yang mempengaruhi sikap mereka dalam menggunakan aplikasi. Riset yang merupakan kolaborasi dengan YouGov ini dilakukan di tujuh negara yakni Australia, China, Hong Kong, India, Indonesia, Filipina dan Singapura pada Maret 2018.

Hasilnya, terdapat beberapa kepribadian dalam penggunaan aplikasi (app personalities) di wilayah Asia Pasifik. Meski begitu, satu hal tetap menonjol. Pengguna tetap melakukan perjalanan seiring evolusi mereka dalam kecanggihan digital dan menyadari pentingnya keamanan menggunakan aplikasi.

Terdapat empat kepribadian berbeda dalam menggunakan aplikasi.

  • The Cynic: Hong Kong

Meski mereka menyadari nilai dari aplikasi yang digunakan, tipe ini ternyata merasa kurang puas dengan pengalaman menggunakan aplikasi.

  • The Guarded: Australia, Singapura

Tipe ini amat menghargai keamanan dan mendahulukannya ketimbang kenyamanan, serta kurang terbuka untuk mencoba aplikasi baru.

  • The Voyagers: India, Indonesia, Filipina

Tipe ini mendahulukan segala sesuatu yang bersifat mobile, mereka menjunjung tinggi kenyamanan di atas keamanan, serta terbuka untuk mencoba teknologi baru.

  • The Enlightened: China

Tipe ini bisa menemukan keseimbangan antara keterbukaan untuk mencoba aplikasi baru namun tetap menekankan pada keamanan, mereka tergolong canggih.

Pada riset ini, F5 berusaha memetakan pilihan antara keamanan atau kenyaman di berbagai negara  tersebut. F5 menyebut riset ini The Curve of Convenience, sebuah kurva kenyamanan untuk mewakili apa yang pengguna rasakan sesuai dengan diri mereka ketika menyeimbangkan keamanan aplikasi dan kenyamanan menggunakannya.

Responden di Indonesia lebih menghargai kenyamanan ketimbang keamanan, suka mencoba sesuatu yang baru, dan gemar mencari pengalaman. Mereka mendahulukan ini ketimbang keamanan. Hampir setengah responsen (47%) tidak puas dengan penggunaan aplikasi secara keseluruhan, serta meyakini masih banyak hal yang perlu dilakukan perusahaan untuk mempertahankan konsumennya.

Sebanyak 42% responden Indonesia kemungkinan besar akan meninggalkan aplikasi yang bocor, angka yang lebih rendah ketimbang rata-rata Asia Pacific. Pada saat bersamaan, 50% akan meninggalkan aplikasi begitu terdapat kebocoran. Perilaku responden Indonesia terhadap keamanan cukup bias. Ini terlihat dari hanya 37% milenial yang memperhatikan keamanan, sementara Gen X sebanyak 57% dan Baby Boomers 63% yang memilih keamanan.

Continue Reading

Android

Huawei Resmi Luncurkan Smartphone Canggih Nova 3i, Apa Kelebihannya ?

Published

on

Trenteknologi.com – Huawei kembali menunjukkan komitmennya kepada para pengguna smartphone di Indonesia dengan resmi meluncurkan smartphone terbarunya di jajaran nova series, Huawei nova 3i. Smartphone ini adalah generasi ketiga perangkat nova i, tapi memiliki desain yang tetap fashionable sebagaimana pendahulunya, disertai dengan peningkatan pada pengalaman fotografi yang luar biasa berkat fitur empat kamera yang diperkuat teknologi artificial intelligence (AI).

Huawei juga membungkus bagian belakang smartphone ini dengan lapisan tipis bertekstur khusus di bawah lapisan kaca yang menghasilkan warna gradasi dan tampilan yang unik. Huawei nova 3i memiliki layar FullView berukuran 6,3 inci, empat kamera beresolusi tinggi dengan kombinasi dua lensa 24MP dan 2MP di depan serta kombinasi lensa 16MP dan 2MP di belakang. Kombinasi antara prosesor terbaru Kirin 710 SoC dengan kemampuan AI dan antarmuka EMUI 8.2 terbaru menghasilkan handset yang akan menawarkan pengalaman fotografi empat kamera yang biasanya ditawarkan pesaing pada smartphone premium mereka.

“Nova 3i adalah produk spesial dari Huawei yang diciptakan bagi pemuda Indonesia yang energetik dan tak takut membawa perubahan. Smartphone ini bukan hanya sekadar pernyataan gaya hidup tapi menjadi medium bagi para pemuda itu dalam menikmati hiburan, menge ksplorasi, dan mengekspresikan dirinya,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia.

 

Rekam foto-foto terbaikmu berkat 4 kamera yang ditenagai AI

Selfie makin banyak dipilih oleh orang untuk mengekspresikan dirinya. Sekeping foto bernilai ribuan kata, dan selembar foto selfie yang memuaskan akan bernilai lebih besar lagi. Kemampuan fotografi AI pada Huawei nova 3i membuat pengguna tak hanya merekam ekspresi terbaiknya dengan jelas, tapi juga cerita di balik ekspresi itu.

Huawei nova 3i dilengkapi dengan kamera ganda di depan dengan kombinasi sensor utama 24MP dan sebuah sensor 2MP. Lensa utama bertugas merekam detail dengan lensa lebar yang memiliki bukaan atau aperture f/2.0, sementara lensa kedua 2MP merekam data kedalaman dengan hardware pendeteksi kedalaman yang didedikasikan. Saat kedua lensa bersinergi, terciptalah foto-foto yang menakjubkan dan efek bokeh yang otentik. Sebagai tambahan, HUAWEI nova 3i bisa mengenali lebih dari 200 skenario dari delapan kategori, antara lain Blue Sky, Plant dan Beach, dan menerapkan satu set optimalisasi yang unik pada tiap pemotretan sambil melakukan beautification pada obyek foto secara terpisah. Algoritma beautification juga mempertimbangkan bagaimana orang-orang di seluruh dunia mempersepsikan kecantikan dan menerapkan sejumlah penyesuaian terhadap orang-orang yang dipotret berdasarkan jenis kelamin dan warna kulit.

Lebih jauh, hardware pada Huawei nova 3i mendukung pratinjau cuplikan HDR secara real-time. Perangkat nova i generasi ketiga ini juga mendukung lima pencahayaan berkualitas studio, yaitu pencahayaan lembut, pencahayaan kupu-kupu, pencahayaan panggung, pencahayaan terpisah, dan pencahayaan klasik. Huawei nova 3i dapat secara akurat memetakan lima fitur wajah subyek foto dan mengembangkan model 3D, yang kemudian digunakan untuk mengidentifikasi area yang memerlukan pencahayaan tambahan atau perlu dilakukan beautification.

Sebagai perangkat yang dibuat bagi mereka yang menganggap smartphone sebagai alat yang amat penting untuk mengekspresikan dirinya, Huawei nova 3i dilengkapi dengan kamera belakang yang powerful juga. Kamera belakang ini mengkombinasikan sensor utama 16MP dan sensor kedua 2MP. Kombinasi ini dapat memotret foto dan video yang cerah sambil merekam data kedalaman untuk menciptakan efek bokeh profesional, hasilnya adalah foto-foto yang tampak alami.

Teknologi AI yang ditanamkan Huawei pada smartphone ini adalah yang terbaik di industri. Teknologi AI bertindak sebagai “photography mastermind,” yang dapat membedakan lebih dari 500 skenario, memilah-milahnya ke dalam 22 tipe dan melakukan optimalisasi pada tiap pengambilan gambar. Saat dipakai mengambil foto, handset ini akan membantu pengguna dengan komposisi yang cerdas, membuat seorang amatir pun bisa dengan mudah memotret dengan hasil yang cantik.

Di dunia dengan orang-orang yang makin nyaman berkomunikasi menggunakan video pendek, fitur perekaman video gerak super lambat 480fps pada Huawei nova 3i membuat pengguna bisa dengan mudah memperlambat momen-momen yang penuh kecepatan, katakanlah seperti pelari parkour atau aksi skateboard. Dengan pembelajaran mesin AI, Huawei nova 3i juga mendukung 3D Qmoji, sebuah fitur menyenangkan yang akan mengubah wajah pengguna menjadi avatar digital.

 

Tampilan yang Luar Biasa

Huawei nova 3i memiliki desain yang trendi dan diciptakan dengan teliti, sehingga smartphone ini sangat fashionable. Tubuhnya menampakkan warna gradasi Iris Purple yang memikat dan layar FullView yang lebar, menawarkan rasio screen-to-body yang amat tinggi dan tampilan depan yang sangat estetis. Huawei nova 3i menggunakan layar FHD+ generasi terbaru, berukuran 6,3 inci (2340×1080) dan rasio 19.5:9. Dengan spek seperti ini, layar Huawei nova 3i dapat menampilkan gambar yang lebih besar dan lebih tajam, meski terlihat lebih ramping ketimbang pendahulunya. Pembaruan lainnya adalah reproduksi warna: generasi terbaru ini mencakup 85 persen gamut warna, lebih tinggi 10 persen ketimbang generasi sebelumnya, sehingga hasilnya adalah pengalaman melihat layar tanpa tandingan.

Bagian depan Huawei nova 3i menampilkan desain yang simetris dan estetis. Speaker untuk telinga diletakkan dengan cantik di antara dua sensor. Di belakang layar yang memiliki notch itu terdapat lapisan kaca yang bertugas melindungi frame tengah yang terbuat dari paduan material aluminum-magnesium. Lapisan kaca ini bertransisi secara tak kasat mata ke frame tengah, sehingga perangkat ini tetap ramping dan nyaman digenggam.

Buah dari karya teknologi yang tinggi, warna gradasi Iris Purple tampil sempurna di lapisan tipis bertekstur di bawah kaca melengkung. Ungu dan biru berpadu harmonis dengan kontras seperti neon, menyatu bersama untuk menciptakan warna yang tampak sangat futuristik.

“Kecantikan ini menempatkan Huawei nova 3i di garis depan trend fesyen dan tak lama lagi ia akan menjadi perangkat yang tak bisa tidak harus dimiliki seorang fashionista,” tutur Lo Khing Seng.

 

Performa kelas premium dengan dukungan fitur-fitur AI

Pasar smartphone hari-hari ini sudah banyak diisi oleh perangkat yang diklaim sudah mendukung AI. Huawei nova 3i adalah platform ideal bagi kaum muda yang berani mengeksplorasi AI masa depan.

Pada satu sisi, Huawei memastikan user experience AI yang berkualitas tinggi berkat prosesor Kirin 710 SoC; di sisi lain, Huawei sudah menghadirkan ekosistem yang lengkap pada antarmuka EMUI-nya, sehingga pengguna bisa berbelanja, mengatur galeri, menikmati komunikasi yang jernih, dan lain-lain, dengan nyaman.

Huawei nova 3i juga mendukung AI gaming mode yang mendorong performa SoC semaksimal mungkin tanpa intervensi sebab ia bisa memblokir notifikasi dan panggilan telepon yang kurang penting, supaya tak mengganggu permainan. Sebagai tambahan untuk Kirin 710 SoC dan RAM sebesar 4GB, Huawei nova 3i juga menggunakan GPU Turbo untuk mengoptimalkan kemampuan pemrosesan grafisnya. GPU Turbo adalah teknologi pengakselerasi pemrosesan grafis yang mengubah cara grafis diolah di level sistem; fitur ini meningkatkan integrasi software-hardware, mengatasi masalah bottleneck yang selama ini menahan CPU dan GPU. GPU Turbo membuat perangkat bisa menjalankan game yang memiliki grafis paling intensif sekalipun, dengan mendongkrak performa dan efisiensi, sebuah pencapaian yang menentang pepatah lama, bahwa sesuatu bisa ada dengan mengorbankan yang lain.[1]

 

Huawei Perkuat Jalur Distribusi untuk Nova 3i

Selain menyajikan spefisikasi dan fitur terbaik, Huawei menjanjikan pendistribusian produk nova 3i yang lebih baik kepada konsumen, baik melalui jalur distribusi online dan maupun melalui offline. Sehingga konsumen dapat dengan mudah mendapatkan smartphone baru ini.

Untuk distribusi offline, Huawei bekerjasama dengan Erafone sebagai offline retail chain terbesar di Indonesia. Dengan tersedianya nova 3i melalui Erafone, Huawei ingin memberikan kesempatan bagi konsumen untuk dapat langsung merasakan pengalaman penggunaan nova 3i dan memastikan kualitas produk smartphone itu. Selain itu Erafone juga menyediakan berbagai cara pembayaran sehingga konsumen dapat menentukan pilihan cara pembayaran yang terbaik bagi mereka.

Untuk jalur online, bersama Lazada sebagai pioner dan pemimpin industri e-commerce di Indonesia, Lazada akan memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mendapatkan nova 3i. Lazada menyediakan Huawei Official Store agar konsumen dapat dengan mudah mengakses dan mendapatkan jaminan keaslian produk-produk Huawei. Dengan jangkauan yang luas, Lazada dapat mendistribusikan produk Huawei ke seluruh Indonesia. Seluruh konsumen dari Sabang sampai Merauke akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk memiliki produk Huawei. Dengan melakukan pembelian melalui Lazada, konsumen juga mendapatkan fleksibilitas pembayaran dan pengiriman sehingga konsumen dapat memilih cara ternyaman dalam mendapatkan produk-produk Huawei.

 

Harga dan Ketersediaan

Mulai hari ini, 31 Juli 2018, Huawei nova 3i sudah tersedia di Indonesia dengan harga Rp 4.199.000. Huawei menggelar program pre-order mulai 31 Juli hingga 10 Agustus 2018 di Erafone dan Lazada. Mereka yang melakukan pembelian pada periode 31 Juli hingga 7 Agustus 2018 akan mendapatkan bonus cashback sebesar Rp 200.000 dan hadiah eksklusif berupa earphone Bluetooth Huawei. Bagi konsumen yang telah melakukan pre-order dan hadir pada program First Sale yang diadakan oleh Erafone di pusat perbelanjaan Kota Kasablanka pada tanggal 11 Agustus 2018, berhak mendapatkan satu hadiah eksklusif tambahan. Adapun pada 8 Agustus, Lazada akan mengadakan first sale untuk nova 3i.

Pada saat peluncuran, GPU Turbo akan mendukung PUBG MOBILE dan Mobile Legends. Dukungan terhadap game-game lain akan menyusul.

Continue Reading

Android

Ingin Dapat Smartphone Nova Series Terbaru dari Huawei ? Begini Caranya

Published

on

Trenteknologi.com – Huawei akan meluncurkan smartphone terbaru seri Nova pada akhir bulan Juli ini. Dilengkapi dengan empat kamera sekaligus yang ditenagai oleh teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence-AI), seri Nova terbaru ini akan menjadi magnet yang besar bagi kaum muda yang menginginkan perangkat canggih berkelas premium, dengan desain yang fashionable, pada harga yang terjangkau.

“Perangkat ini dibuat bagi anak muda yang melihat smartphone sebagai medium yang penting untuk mengekspresikan dirinya, membantu menghasilkan foto yang bagus secara mudah dan desainnya yang trendi dengan detail yang indah membuatnya begitu modis,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia.

Ngomong-ngomong soal harga, kalau kamu sudah tak sabar ingin meminang smartphone ini, Huawei menggelar kompetisi Guess the Price Win the Prizes, yaitu kontes menebak harga. Kalau kamu bisa menebak harga smartphone ini dengan tepat, kamu berkesempatan membawa pulang smartphone menengah berteknologi premium ini serta hadiah-hadiah menarik lainnya, dalam kompetisi yang akan digelar mulai pukul 16.00 WIB hari ini, Selasa (24/7).

 

Untuk syarat dan ketentuannya, simak berikut ini:

  • Pertama, kamu harus follow dulu akun Facebook dan Instagram Huawei Mobile Indonesia.
  • Lalu Regram postingan Guess the Price, baik di akun Facebook atau akun Instagram kamu.
  • Jawab harga yang kamu tebak dan sertakan alasan kamu menyukai seri Nova dari Huawei.
  • Tag dan mention akun Facebook dan Instagram Huawei Mobile Indonesia
  • Jangan lupa sertakan hashtag #HuaweiMobileID #GuessTheNovaPrice dan #oooo
  • Periode tebak harga ini akan berlangsung mulai hari ini, 24 Juli, sampai dengan 31 Juli 2018.

 

Pemenang kompetisi ini akan diumumkan pada 6 Agustus 2018. Kamu yang beruntung akan dihubungi oleh pihak penyelenggara untuk mengabarkan kabar baik itu serta proses pengambilan hadiahnya.

“Kompetisi ini sangat menarik dan kami percaya banyak fans Huawei yang tertarik untuk mengikutinya, terutama mereka yang sudah tak sabar ingin memiliki Nova Series terbaru,” kata Lo Khing Seng. Kamu tertarik? Ikuti ketentuannya ya. Guess the price and win the prizes.

Continue Reading

Facebook

Advertisement
Advertisement

Tips & Trick

Review

Advertisement

Xiaomi Corner

Advertisement

Top 5