Connect with us

Berita

ZTE Perkenalkan Berbagai Inovasi 5G Pertama di Dunia ke Indonesia

Published

on

Trenteknologi.com – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi telekomunikasi, enterprise dan teknologi konsumen terkemuka untuk internet mobile, memamerkan berbagai inovasi 5G pertama di dunia ke Indonesia melalui ajang Leading 5G Tour 2018.  

Sebagai perusahaan no.1 di dunia yang memiliki 4.123 paten telekomunikasi di tahun 2016, ZTE mengadakan Leading 5G Tour 2018, Indonesia adalah negara pertama, dan acara serupa akan diadakan di negara lainnya di Asia. Dalam acara ini, ZTE membawa berbagai inovasi teknologi 5G yang diluncurkan di Mobile World Congress 2018 di Barcelona, Spanyol. Solusi-solusi baru ini menandai kepemimpinan ZTE dalam Komersialisasi Solusi 5G, dengan mitra yang tersebar di lebih dari 20 operator telekomunikasi di dunia, termasuk China Mobile, China Unicom, China Telecom, T-Mobile, Wind Tre di Italia, Telenet di Belgia, VEON, U Mobile di Malaysia dan KT di Korea Selatan. ZTE juga bermitra dengan grup Ooredoo untuk merintis komersialisasi 5G di MENA, yang sudah diresmikan melalui penandatanganan MoU di MWC 2018. Kemitraan lainnya adalah Red Hat, pemimpin di komunitas OpenStack dan juga usaha untuk menyediakan solusi OpenStack siap pakai untuk pelanggan di seluruh dunia. Solusi VNF dari ZTE sudah mendapatkan sertifikasi Red Hat OpenStack Platform, yang memberikan alternatif solusi bagi para operator telko.

Pre5G Merintis Jalan Memasuki Era 5G

Peluncuran solusi Pre5G meningkatkan kemampuan LTE dan juga merintis jalan ke 5G, menjembatani dua teknologi ini agar mampu memberikan layanan baru. Pre5G juga mampu memberi pengalaman yang didukung jaringan 4G UE yang lama. Keuntungan Pre5G antara lain memberikan lebar data selular yang melampaui kecepatan Gbps untuk layanan jenis eMBB, menurunkan OPEX jaringan yang sudah ada dan memastikan evolusi yang mulus ke 5G menggunakan solusi core tervirtualisasi dan cloud RAN. Pre5G juga akan membantu operator menyediakan layanan yang serupa dengan 5G.

Di tanggal 23 Februari lalu, ZTE memenangkan dua penghargaan di ajang GTI Annual Award Ceremony di Barcelona: 2017 Market Development Award untuk kinerja luar biasa di pasar 5G dan Pre5G, serta 2017 Innovative Mobile Service and Application Award dengan solusi Qcell + MEC (indoor coverage dan high-precision positioning).

End-to-End IoDT Test Pertama di Dunia dengan standar 3GPP 5G NR Terbaru

Setelah sukses memperkenalkan solusi 5G dan Pre5G ke Indonesia tahun lalu, ZTE kini membawa test end-to-end untuk interoperabilitas yang berdasarkan standar 3GPP NR untuk membuktikan keunggulannya di bidang 5G. Kerjasama antar sistem 5G air-interface yang didasarkan pada standar 3GPP R15 ini pertama kali dilakukan oleh ZTE, China Mobile dan Qualcomm pada bulan November 2017, di laboratorium inovasi gabungan China Mobile. Uji ini meliputi base station koemrsial 5G air-interface sub-6GHz, dan mampu mencapai kecepatan UE tunggal hingga 1.4Gbps dan latensi 0.04ms.

Kesuksesan sistem air-interface ini merupakan batu loncatan yang vital untuk komersialisasi teknologi sistem 5G air-interface yang baru, sehingga mendorong jaringan 5G untuk memenuhi standar 3GPP. Untuk inovasi teknologi yang end-to-end ini, ZTE diganjar penghargaan “Best Technology Innovation for 5G” di MWC 2018.

Uji Lapangan 5G Sub-6GHz Pertama di Dunia

Masalah utama yang dihadapi operator adalah luas jangkauan sinyal, inilah mengapa ZTE dan China Mobile melakukan uji lapangan 5G 3.5GHz pertama di Guangzhou. Uji ini merupakan solusi lengkap, yang mencakup 5G Core network, base station dan UE. Bulan Juni 2017, situs pra-komersial pertama untuk 5G sub-6GHz diresmikan, dengan kecepatan puncak mencapai 2Gbps dalam lingkungan pra-komersial. Di bulan November, ZTE dan China Mobile melakukan uji bersama untuk jangkauan sinyal kontinyu dari beberapa base station, yang mampu memberikan jangkauan 5G NR secara terus-menerus.

Produk 5G Komersial End-to-End yang Lengkap

Sebagai pemimpin di bidang teknologi, ZTE memiliki portfolio produk komersial 5G yang siap untuk operator di tahun 2019, termasuk mmWave dan perangkat akses 5G Sub-6GHz, solusi 5G bearer yang beraneka ragam, dan perangkat core network 5G yang fleksibel serta berkinerja sangat tinggi. Untuk akses radio 5G, ZTE memberikan pilihan base station 5G generasi baru yang lengkap, misalnya AAU untuk 5G high frequency atau low frequency, NG BBU dengan kapasitas terbesar di industri, atau RRU dual-mode 4G/5G pertama.

Untuk 5G bearer, ZTE meluncurkan solusi Flexhaul 5G yang meliputi perangkat 1U pertama di dunia yang mendukung antarmuka 10GE, 25GE dan 100GE, serta platform 5G TB-level pertama di industri.

Mempercepat Kematangan Industri 5G: ZTE Meluncurkan Lima Solusi Berkabel di MWC 2018

5G akan membawa banyak perubahan di arsitektur dan model bisnis jaringan, bergantung pada jaringan fix dan juga mobile, oleh karena itu ZTE meluncurkan lima solusi jaringan kabel baru di MWC2018:

  • Pertama, solusi 5G Flexhaul. Di pertemuan ITU-T SG15 yang baru saja berakhir, SPN yang dipimpin China Mobile dan M-OTN menerima persetujuan standar. Di balik pencapaian itu ada dukungan penuh dari ZTE dan penyedia perangkat lainnya.
  • Kedua, solusi E-OTN. Solusi E-OTN dari ZTE sudah disempurnakan dari tahun lalu, dan mendukung Telefónica untuk melakukan penerapan komersil MAN lebih dari 100G di Meksiko, yang mempertunjukkan kemampuan komersialnya secara penuh.
  • Ketiga, solusi “IP + Optical” vPIPE. Didasarkan pada pipe resource pooling dan resource sharing, solusi ini mengubah cara tradisional untuk layanan adaptasi jaringan, dan beradaptasi dengan mudah untuk memenuhi permintaan untuk lalu lintas layanan, sehingga meningkatkan utilitasi sumber daya dan jaringan IP serta Optikal sekitar 40%-60% dan mengurangi CAPEX secara signifikan.
  • Keempat, solusi Big Video. ZTE mempertunjukkan sistem layanan video PVP OTT yang sudah sukses diterapkan di operator Afrika selatan Cell C. Pengaturan komersi diselesaikan kurang dari empat bulan dan mengumpulkan lebih dari 150 ribu pelanggan dalam tiga bulan.
  • Kelima, Optical Access Platform, TITAN. Sebagai platform inti dari konvergensi fixed-mobile ZTE untuk 5G, TITAN memiliki lebar data optikal yang kuat dan mendukung 10G PON, NG-PON2 dan teknologi PON 25G/50G. Di samping itu, sudah bisa mendukung akses WDM-PON dan bisa secara simultan mendukung 5G fronthaul agar menghemat sumberdaya fiber dalam jumlah besar.

2/3/4/5G Common Core Solution Terintegrasi Penuh

ZTE Common Core, didasari oleh 3GPP R15 service-based architecture (SBA), meliputi network function services yang berdasar spesifikasi 3GPP serta layanan public network function. Solusi ini mengintegrasikan semua moda akses termasuk fixed-mobile convergence (FMC) dalam layer network function (NF) dan network services (NS). Semua layanan mampu self-contained, digunakan ulang dan dikelola mandiri. Selain menawarkan penerapan mudah dan fleskibel, juga terstandarisasi untuk mengakselerasi inovasi, serta membantu operator terhindar dari upgrade berkala setiap jaringan wireless dan jaringan inti, yang bisa mengurangi TCO (biaya) cukup besar.

Meluncurkan Solusi Big Video Generasi Lanjut

Dengan menjadikan pengalaman pengguna faktor utama kesuksesan di pasar layanan video, ZTE meluncurkan solusi Big Video yang bisa menjadi jawaban atas kecepatan unduh yang lambat, atau latensi tinggi yang sering ditemui sebagian orang. Solusi baru ZTE ini meliputi MEC CDN yang bisa mempercepat unduh, dengan mempertahankan latensi rendah. Arsitektur Internet baru berdasar ICN/CCN akan mampu menangani informasi dan koneksi yang berlebih dan solusi Cloud STB akan menjamin peningkatan layanan serta menghemat TCO bagi operator.

“Kami senang bisa membawa inovasi-inovasi pertama di dunia ini ke Indonesia, karena komitmen kami adalah memberikan teknologi 5G terbaik, dan membantu para mitra telko kami membangun jaringan yang lebih baik dan memberi nilai lebih kepada para pelanggannya. Dengan inovasi 5G kami, harapannya kami dapat terus bermitra dengan operator telekomunikasi di Indonesia untuk membawa teknologi jaringan mereka ke tingkat lanjut,”kata Benjamin Bai, Marketing Director ZTE Indonesia.

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Huawei P20 Pro Masih di Daftar No 1 DxOMark, Huawei Siapkan Standar yang Lebih Tinggi Lagi

Published

on

Trenteknologi.com – Situs benchmarking kamera DxOMark telah merilis hasil pengujian mendalam mereka atas smartphone yang baru diluncurkan. Tapi hasil pengujian itu belum bisa menggeser posisi smartphone premium Huawei P20 Pro yang meraih skor 109.

DxOMark adalah organisasi yang melakukan benchmark ilmiah terhadap kualitas gambar dari smartphone, lensa dan kamera, secara independen. Dengan protokol ilmiah yang ketat, mereka merangkum penilaian tentang kualitas foto dan video dalam suatu perangkat. Semakin tinggi skornya, semakin baik kualitas gambarnya.

Huawei P20 Pro, smartphone dengan triple camera dari Leica ini sudah bertahan di posisi nomor satu sejak Maret 2018. DxOmark menilai, Huawei P20 Pro betul-betul menetapkan standar yang tinggi. Saat melakukan perbandingan, DxOMark mendapati bahwa Huawei P20 Pro mampu melakukan zooming dengan hasil foto yang memiliki noise rendah dan tetap detail. Rendering warna foto yang dihasilkan terlihat lebih hidup. Pada perekaman dalam kondisi rendah cahaya, Huawei P20 Pro mampu menghasilkan gambar yang lebih bersih dengan lebih sedikit noise serta lebih mendetail.

 

Pertanyaannya, kalau pesaing saja belum bisa menggeser, siapakah yang mampu menetapkan standar yang lebih tinggi lagi?

Huawei sendiri sudah meluncurkan SoC smartphone Kirin 980 pada Agustus lalu. Ini adalah chipset pertama di dunia yang diproduksi dengan teknologi 7nm. Chipset ini sudah menggunakan ISP 4.0 yang dikembangkan Huawei sendiri, fitur yang mampu meningkatkan pixel throughput sampai 46 persen dan meningkatkan kemampuan noise reduction dan color reproduction. Dengan begitu, pengguna smartphone bisa menikmati gambar yang sangat jernih dan video yang memuaskan.

Tak cukup sampai di situ, dengan dual NPU dan tenaga komputasi yang terkuat saat ini, Kirin 980 mendukung fitur facial recognition, object recognition, object detection, image segmentation, intelligent translation, dan banyak lagi yang berbasis Artificial Intelligence. Kirin 980 memiliki jaringan neural yang dalam dan sangat presisi serta performa real-time yang tak tertandingi. Kirin 980 mampu mengenali 4500 gambar per menit, 120 persen lebih cepat ketimbang pendahulunya, dan jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri pada tahun lalu.

Dengan chipset ini, Huawei akan dapat menciptakan smartphone premium yang memiliki kinerja kamera AI lebih mumpuni sehingga menghasilkan pengalaman fotografi mobile yang lebih baik lagi. Itu semua berkat passion yang tinggi dari Huawei dalam melakukan riset dan pengembangan.

Lebih dari 10 persen revenue dialokasikan untuk melakukan R&D sehingga vendor ini mampu menghasilkan berbagai teknologi terobosan. Khusus untuk Kirin 980, untuk memastikan konsumen mendapatkan chipset kelas flagship terbaik, sebelum dihadirkan secara massal, Huawei mengumpulkan lebih dari 1000 pakar desain dan proses semikonduktor senior, melakukan riset selama 36 bulan dan menghasilkan lebih dari 5000 prototipe yang sudah divalidasi.

Continue Reading

Berita

Biar Kekinian, Yuk Kepoin Informasi Terkini di Situs Ini!

Published

on

Seberapa sering kamu menggulung layar telepon genggammu setiap hari? Sepuluh kali sehari? Wow, kamu sangat produktif, ya! Atau seratus kali per hari? Wah, itu sih antara tidak produktif atau pekerjaan kamu memang ada di ponsel! Yang jelas, kebutuhan akan informasi terkini memang jadi sesuatu yang tak terelakkan bagi manusia.

Ibu-ibu alias emak-emak biasa bergosip ria demi memuaskan kebutuhannya akan informasi terkini. Dulu di depan gerobak tukang sayur, kini di meja panjang kafe-kafe di pusat perbelanjaan kota besar. Tempatnya boleh beda, obrolan pun senantiasa berubah.

Pun kita yang dulu seringkali kongkow di suatu tempat, mengobrol tentang hal-hal yang random dan absurd pada malam hingga menjelang pagi. Seiring bertambahnya usia, begadang dihindari. Memantau media sosial jadi pengganti.

Scroll berkembang menjadi bagian penting dari kegiatan browsing kita. Kita menjejali pikiran dengan berbagai konten yang tersebar di internet sesuai dengan minat masing-masing, meskipun belum tentu bermanfaat juga.

Tempat boleh berbeda. Topik bahasan, apalagi. Tapi satu yang jelas; manusia punya kebutuhan akan informasi terkini.

Masalahnya tinggal bagaimana membuatnya menjadi kegiatan yang bermanfaat, jadi informasi yang kita baca tak sekedar pepesan kosong, apalagi ujaran kebencian. Duh, males banget deh!

Lho, memangnya ada, situs yang bisa kasih informasi terkini tapi juga berguna dan nggak bikin bete?

Ada dong!

Perkenalkan, BukaReview. Dia adalah mega portal Bukalapak yang memberikan informasi dan review produk dengan jujur, terpercaya, dan lengkap.

Yailah, iklan banget!

Eits, jangan salah. Omongan di atas bukan pepesan kosong, Sob! Pasalnya, selain menyediakan berbagai review produk yang diulas secara asyik (termasuk produk-produk terbaru yang lagi jadi bahan perbincangan), BukaReview memang punya banyak kanal atau rubrik yang mampu memuaskan dahaga kita akan berbagai informasi bermanfaat.

Ada banyak kanal di BukaReview yang bisa dibilang cukup lengkap. Kanal-kanal itu adalah mulai dari gadget, techno, beauty, fashion, food, mom, auto, sports, hobbies, hingga men’s style dan men’s grooming.

Bingung mau mulai dari mana? Klik saja kanal “all”, lalu bersiaplah untuk get lost dalam berbagai review yang dikemas secara ringan dan elegan. Di BukaReview, kamu bakal disuguhi oleh interface yang sedikit mengingatkanmu pada YouTube. Jadi, kalau kamu termasuk orang yang hobi main ke YouTube, interface BukaReview harusnya akan mengasyikkan, yes?

Kalau nggak percaya, coba aja buka https://review.bukalapak.com. Di sana, kamu bakal menemukan Top Stories di halaman depan. Top Stories adalah fitur yang menyajikan berbagai insight yang asyik dan menarik buat dibaca. Misalnya adalah review ciamik bertajuk “Rendang Dengan Bumbu Instan Indofood Vs. Bumbu Instan Royco, Pilih Mana?” yang dikulik oleh Astri Soeparyono. Saking kerennya, review yang satu ini bikin kita yang baca jadi ikutan ngiler, Sob!

Oh, kamu penggemar berat teknologi, mahasiswa sekolah bisnis, dan pendukung Samsung garis keras? Pernah baca tulisan berjudul Strategi Samsung Bersaing di Pasar Mid-End Indonesia oleh Lucky Sebastian?

Udah super duper tahu dan ekstra ngerti dengan apa yang mau dicari? Lagi kepo dengan knalpot Leovince yang jadi bahan obrolan di tongkrongan kamu? Ya udah, hajar aja kolom search di bagian kanan atas. Ya, yang ada kaca pembesarnya itu.

Segera, semua review yang berkaitan dengan kata kunci yang kamu cari akan langsung bermunculan di layar gadget dan laptop kamu, tentu dengan foto-foto yang tak kalah ciamik. Kurang asyik apa, coba?

Jadi, tunggu apalagi? Buka aja BukaReview!

Continue Reading

Berita

Indocomtech 2018 Kembali Digelar dengan Membawa Nuansa Baru

Published

on

Indocomtech 2018, ajang pameran teknologi informasi dan komunikasi yang selalu menjadi benchmark bagi perkembangan teknologi di Indonesia, akan kembali digelar di Jakarta Convention Center (JCC), pada 31 Oktober – 4 November 2018. Pameran ke-26 yang digawangi oleh Yayasan APKOMINDO Indonesia bekerjsama dengan PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) ini mengangkat tema baru “Technology for Everyone” yang merepresentasikan gaya hidup masyarakat di era sekarang dalam memanfaatkan peranti berteknologi modern.

Melalui tema tersebut, Indocomtech 2018 berusaha untuk mengedukasi masyarakat tentang perkembangan teknologi yang begitu cepat dan telah mengubah berbagai sektor industri, termasuk gaya hidup masyarakat. Selain harus diantisipasi, teknologi baru juga perlu diadaptasi secara bijak. Karena konsumen Indonesia termasuk dalam kategori early adopter yang selalu update terhadap produk teknologi terbaru, Indocomtech 2018 memberikan ruang untuk belajar memanfaatkan teknologi digital secara cerdas demi efisiensi dan efektivitas hidup di abad 21.

Indocomtech 2018 selalu menarik untuk ditunggu-tunggu oleh para produsen, peritel, komunitas, pecinta gadget serta para pengembang aplikasi solusi dan teknologi di Indonesia karena kredibilitasnya yang telah diakui bertahun-tahun oleh industri dan masyarakat. Tema “Technology for Everyone” sangat tepat menggambarkan koneksi antara teknologi dan manusia di jaman sekarang,” tutur Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Events.

Lebih lanjut Bambang menyebutkan sejumlah fasilitas dan keuntungan bagi para pengunjung pameran Indocomtech 2018, diantaranya  promo diskon, cashback, serta clearance sale untuk pembelian produk. Selain itu, sejumlah peserta pameran juga berlomba-lomba menggelar promo menarik.  Pameran Indocomtech 2018 ini juga memberikan keleluasaan konsumen untuk mencoba produk-produk terbaru. Sementara bagi peserta pameran, Indocomtech 2018 menjadi sarana yang tepat untuk memperkenalkan berbagai perangkat atau device terbaru mereka.

Indocomtech 2018 juga turut meramaikan industri Teknologi Informasi Komunikasi (TIK)  yang kian berkembang dengan menghadirkan ratusan brand dari berbagai produk TIK. Kurang lebih 250 perusahaan teknologi yang terbagi dalam 9 kategori berbeda yaitu aksesoris, audio, kamera, gaming, laptop & PC, smart home, smartphone, dan wearable device akan hadir dan membawa nuansa berbeda di Indocomtech 2018.

Pada Indocomtech setahun silam, teknologi VR dan drone sempat menjadi spotlight, namun kini Indocomtech 2018 akan menghadirkan varian teknologi yang lebih beragam untuk semua kalangan. Brand-brand besar seperti HP, ASUS, Samsung, Apple, Xiaomi, MSI, dan Predator dipastikan tampil di Indocomtech 2018 dengan membawa serangkaian produk PC laptop for gaming, PC/laptop for business, action camera, printer, gadget, smartphone, Virtual Reality, Augmented Reality, dan peranti-pakai (wearable device) dari merek-merek terkenal. Indocomtech 2018 juga menyajikan gambaran mengenai konsep teknologi Artificial Intelligence, Internet of Things (IoT), Fintech, Smart Health, serta sejumlah solusi inovatif berbasis aplikasi dan teknologi internet.

Melalui pameran strategis ini, pengunjung juga dapat memanfaatkannya sebagai ajang untuk memperluas pengetahuan mengenai IT yang kian hari semakin dinamis. Sementara itu, bagi industri business-to-business (B2B) dan peritel diharapkan mendapatkan sinergi bisnis melalui keikutsertaannya dalam pameran Indocomtech 2018 mendatang.

“Kerja sama antarpelaku industri tentu menjadi salah satu poin penting yang ingin dihadirkan di Indocomtech 2018. Pertemuan antarpelaku industri, mendorong kolaborasi pada produk TIK terkini sekaligus memberikan pemahaman secara langsung melalui workshop mengenai teknologi di dalamnya,” tambah Bambang.

Indocomtech 2018  akan menempati area seluas 17.000 meter persegi dan akan diikuti oleh lebih dari 250 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris yang ada di Indonesia. Pameran selama lima hari ini menetapkan harga tiket masuk sebesar Rp20.000 per orang untuk hari Rabu – Kamis, sedangkan pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp 30.000 per orang.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Indocomtech 2018, silakan Anda buka laman http://www.indocomtech.net

Continue Reading

Tips & Trick

Review

Xiaomi Corner

Top 5