Connect with us

Berita

Cloudera dan Hortonworks Umumkan Merger untuk Menciptakan Platform Data Generasi Terbaru

Published

on

Trenteknologi.com – Cloudera, Inc. dan Hortonworks, Inc. bersama-sama mengumumkan hari ini bahwa kedua perusahaan telah menandatangani sebuah perjanjian definitif, di mana keduanya akan bergabung dalam merger setara semua saham. Transaksi tersebut, yang telah disetujui secara bulat oleh Dewan Direksi kedua perusahaan, akan melahirkan penyedia platform data generasi berikutnya yang terkemuka di dunia, yang mencakup multi-cloud, on-premise, dan Edge. Kombinasi ini menetapkan standar industri untuk pengelolaan data cloud hybrid, sehingga mempercepat adopsi pelanggan, pengembangan komunitas, dan keterlibatan mitra.

Tom Reilly, Chief Executive Officer Cloudera, menyatakan, “Bidang usaha kedua perusahaan saling melengkapi dan strategis. Dengan menyatukan investasi Hortonworks dalam pengelolaan data end-to-end dan investasi Cloudera dalam penyimpanan data dan pembelajaran mesin, kami akan menghadirkan cloud data enterprise mulai dari Edge ke AI yang pertama di industri. Visi ini akan memungkinkan perusahaan untuk memajukan komitmen bersama kami terhadap kesuksesan pelanggan dalam mencapai transformasi digital.”

“Merger yang menarik ini akan memberikan nilai lebih bagi para pemegang saham kami masing-masing, dan memungkinkan pelanggan, mitra, karyawan dan komunitas open source untuk meraih manfaat dari penawaran yang disempurnakan, skala yang lebih besar dan peningkatan daya saing biaya yang dimungkinkan oleh kombinasi ini,” kata Rob Bearden, Chief Executive Officer Hortonworks. “Bersama-sama, kami berada di posisi yang tepat untuk terus bertumbuh dan bersaing di pasar streaming dan IoT, pengelolaan data, penyimpanan data, pembelajaran mesin/AI, dan cloud hybrid. Yang terutama adalah kami akan mampu untuk menawarkan serangkaian penawaran yang lebih luas, yang akan memungkinkan para pelanggan kami untuk memanfaatkan nilai dari data mereka.”

Berdasarkan ketentuan-ketentuan dari perjanjian transaksi, pemegang saham Cloudera akan memiliki sekitar 60% dari ekuitas perusahaan gabungan dan pemegang saham Hortonworks akan memiliki sekitar 40%. Pemegang saham Hortonworks akan menerima 1.305 lembar saham Cloudera untuk setiap saham Hortonworks yang mereka miliki, yang didasarkan pada rasio pertukaran rata-rata 10 hari dari harga kedua perusahaan hingga 1 Oktober 2018. Kedua perusahaan memiliki kombinasi nilai ekuitas fully-diluted sebesar USD 5,2 miliar berdasarkan harga penutupan pada tanggal 2 Oktober 2018.

Poin-Poin Penting dalam Transaksi

  • Melahirkan pemimpin dalam platform data generasi berikutnya dengan peningkatan skala dan sumber daya untuk menghadirkan cloud data enterprise yang pertama di industri, sehingga memberikan kemudahan dalam penggunaan dan elastisitas cloud publik mulai dari pusat data, ke Edge, dan di mana pun di antaranya.
  • Menciptakan platform terpadu yang superior dan standar industri yang jelas mulai dari Edge ke AI, yang secara substansial menguntungkan pelanggan, mitra, dan komunitas.
  • Mengakselerasi pengembangan pasar dan mendorong inovasi di bidang IoT, streaming, penyimpanan data, cloud hybrid, dan pembelajaran mesin/AI.
  • Memperluas peluang pasar dengan penawaran komplementer, termasuk Hortonworks DataFlow dan Cloudera Data Science Workbench.
  • Meningkatkan kemitraan dengan vendor cloud publik dan pengintegrasi sistem
  • Diperkirakan akan menghasilkan keuntungan finansial yang signifikan dan profil margin yang lebih baik:
  • Pendapatan sekitar USD 720 juta
  • Lebih dari 2.500 pelanggan
  • Lebih dari 800 pelanggan dengan ARR lebih dari USD 100.000
  • Lebih dari 120 pelanggan dengan ARR lebih dari USD 1 juta
  • Lebih dari USD 125 juta dalam sinergi biaya tahunan
  • Lebih dari USD 150 juta cash flow pada tahun 2020
  • Dana tunai sebanyak lebih dari USD 500 juta, tanpa utang

Manajemen dan Dewan Direksi

Menyusul selesainya transaksi, Chief Executive Officer Cloudera, Tom Reilly, akan bertindak sebagai Chief Executive Officer; Chief Operating Officer Hortonworks; Scott Davidson, akan menjabat sebagai Chief Operating Officer; Chief Product Officer Hortonworks; Arun C. Murthy, akan menjadi Chief Product Officer; dan Chief Financial Officer Cloudera; Jim Frankola, akan bertindak sebagai Chief Financial Officer, atas perusahaan gabungan. Chief Executive Officer Hortonworks, Rob Bearden, akan bergabung dengan dewan direksi. Anggota dewan direksi Cloudera saat ini, Marty Cole, akan menjabat sebagai Komisaris dewan direksi.

Dewan direksi perusahaan gabungan baru ini akan terdiri dari sembilan direktur. Sebanyak empat direktur, termasuk Rob Bearden, akan berasal dari jajaran dewan direksi Hortonworks. Sebanyak lima direktur, termasuk Tom Reilly, akan berasal dari jajaran dewan direksi Cloudera. Direktur kesepuluh akan dipilih oleh dewan direksi gabungan tersebut.

Mayoritas dewan direksi akan bersifat independen berdasarkan standar dari New York Stock Exchange.

Persetujuan dan Waktu Penutupan

Transaksi ini tunduk pada persetujuan pemegang saham Cloudera dan Hortonworks, undang-undang antitrust (persaingan usaha) di AS dan persyaratan penutupan yang lazim lainnya. Direksi dan pejabat eksekutif Cloudera dan Hortonworks, serta entitas yang berafiliasi, masing-masing sepakat untuk memilih saham yang mereka pegang dalam mendukung transaksi. Kedua perusahaan memperkirakan akan dapat menyelesaikan transaksi pada kuartal pertama tahun 2019.

Penasihat

Morgan Stanley & Co. LLC bertindak sebagai penasihat keuangan bagi Cloudera, dan Fenwick & West LLP bertindak sebagai penasihat hukum bagi Cloudera. Qatalyst Partners bertindak sebagai penasihat keuangan bagi Hortonworks, dan Latham & Watkins LLP bertindak sebagai penasihat hukum bagi Hortonworks.

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ASUS

ASUS ZenBook Pro 15 UX580, Laptop dengan Dua Layar Pertama di Dunia

Published

on

Trenteknologi.com – ASUS Indonesia menghadirkan ZenBook Pro 15 UX580, sebuah laptop yang merupakan seri tertinggi dari lini ZenBook saat ini. Laptop ini merupakan laptop kelas premium yang hadir dengan spesifikasi lebih tinggi dari seri ZenBook lainnya dan ditujukan untuk pengguna profesional, terutama mereka yang bergerak di industri kreatif seperti 3D designer, video editor dan fotografer.

ZenBook Pro UX580 juga merupakan laptop pertama di dunia yang hadir dengan ScreenPad, yaitu touchpad yang bisa difungsikan sebagai layar kedua. ScreenPad merupakan inovasi terbaru ASUS yang ditujukan untuk meningkatkan pengalaman serta produktivitas penggunanya. Kehadiran ScreenPad di ZenBook Pro UX580 sangat tepat sehingga para profesional bisa bekerja lebih optimal.

“Selama 26 tahun terakhir, teknologi touchpad pada laptop tidak banyak berubah. Produsen hanya membuatnya lebih lega, lebih responsif dan mendukung multi touch dan gesture,” ucap Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “Dengan ZenBook Pro 15 UX580, ASUS menghadirkan inoviasi lebih pada touchpad, dan bisa dikatakan ini adalah laptop idaman para profesional,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari keluarga ZenBook, ASUS ZenBook Pro 15 UX580 tetap tampil dengan filosofi desain Zen yang elegan. Laptop ini juga memiliki sederet fitur premium dan hadir dengan bodi sangat ramping sebagaimana varian ZenBook lainnya. Ia juga punya bezel yang tipis sehingga secara keseluruhan mampu menjadikannya lebih kompak dibanding laptop 15 inci pada umumnya.

Elegan dan Tangguh

ASUS ZenBook Pro UX580 tampil dengan bodi berbahan metal yang solid dibalut warna Deep Dive Blue yang elegan. Bentuknya juga sangat ringkas dengan ketebalan yang hanya 18,9mm dan bobot hanya 1,88kg, sehingga mudah dimasukkan ke dalam tas dan mudah dan tidak terlalu merepotkan untuk dibawa bepergian.

Meski memiliki bentuk yang ringkas, ZenBook Pro 15 UX580 masih tampil dengan layar yang lebar. Layar resolusi ultra tinggi yakni 4K memiliki ukuran bentang 15,6 inci namun hadir dengan bodi seukuran laptop yang umumnya hanya mengusung layar 14 inci. Hal tersebut dimungkinkan berkat teknologi NanoEdge yang membuat bezel layar di laptop ini bisa tampil dengan bezel hanya 7,3mm dan screen-to-body ratio sebesar 83%.

Tidak hanya itu, ZenBook Pro 15 UX580 juga sudah mengantongi sertifikasi standar militer MIL STD-810G. Sertifikasi tersebut membuktikan laptop ini telah lolos berbagai pengujian ekstrem seperti tes ketinggian (altitude test) dan tes suhu (temperature test).

Dari sisi multimedia, ASUS juga sudah melengkapi ZenBook Pro 15 UX580 dengan speaker khusus yang sudah mengantongi sertifikasi dari Harman Kardon. Speaker di laptop ini pun dikonfigurasi oleh ASUS Golden Ear Team yang melengkapinya dengan teknologi ASUS SonicMaster. Dengan frekuensi suara 1,6x lebih lebar dan output 1,4 kali lebih keras, speaker ZenBook yang satu ini mampu menghadirkan suara kelas premium yang lebih baik dari laptop di kelasnya.

ScreenPad Penunjang Produktivitas

ScreenPad merupakan fitur paling unik yang ada di ZenBook Pro 15 UX580. Teknologi ini merupakan fitur inovatif yang membuat touchpad bekerja secara lebih pintar. ScreenPad juga memiliki beragam fungsi yang bisa digunakan untuk menunjang produktivitas. Screenpad juga memungkinkan pengguna untuk mengubah tampilan touchpad dengan menambahkan wallpaper.

Demi mendukung fungsionalitas ScreenPad, ASUS sudah menyiapkan beragam aplikasi khusus yang sudah terintegrasi dengan berbagai aplikasi produktivitas, salah satunya adalah Microsoft Office. Melalui fitur Adaptive Design, ScreenPad secara otomatis akan menyesuaikan tampilan sesuai dengan aplikasi yang sedang dijalankan dan menampilkan antarmuka tambahan.

Selain itu, ScreenPad juga bisa digunakan sebagai layar kedua. Lewat mode Screen Extender, pengguna bisa membuat ScreenPad layaknya layar tambahan untuk ZenBook Pro 15 UX580 ini. Dengan demikian, semua aplikasi yang ada di desktop bisa ditampilkan di ScreenPad layaknya ditampilkan di monitor terpisah. “Inilah mengapa ZenBook Pro 15 UX580 ditujukan untuk para profesional,” sebut Jimmy.

Dirancang untuk Para Profesional

ASUS ZenBook Pro UX580 dirancang khusus untuk para profesional, khususnya mereka yang bekerja di industri kreatif seperti 3D designer, video editing, dan fotografer. Laptop ini sudah dibekali dengan segudang fitur untuk memenuhi kebutuhan profesional, mulai dari spesifikasi kelas premium, konektivitas lengkap, hingga layar khusus dengan reproduksi warna yang sangat akurat.

“ZenBook Pro UX580 bukan laptop biasa. Semua aspeknya dihadirkan dan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan profesional,” ucap Jimmy. “Semua itu demi memastikan pengguna profesional bisa bekerja secara nyaman kapanpun dan dimanapun ketika menggunakan laptop ini.”

ZenBook Pro UX580 dilengkapi dengan layar beresolusi 4K UHD (3840×2160 pixel) dengan tingkat kecerahan hingga 400nits. Yang paling menarik adalah layar pada laptop ini mampu menyajikan warna yang sangat akurat, dengan tingkat reproduksi warna Adobe RGB hingga 100% dan Delta E < 2. Artinya, warna yang dihasilkan di layar ZenBook Pro UX580 sangat realistis dan mendekati aslinya. Layar ZenBook Pro UX580 juga merupakan factory-calibrated dan telah divalidasi oleh PANTONE.

“Kami mengerti bahwa layar merupakan salah satu unsur paling penting bagi para professional, khususnya mereka yang bergerak di bidang multimedia,” ujar Jimmy. “Kombinasi reproduksi warna yang sangat akurat serta teknologi layar sentuh adalah idaman bagi semua profesional di dunia digital ini. Itulah mengapa kami menghadirkannya di sini,” jelasnya.

ZenBook Pro 15 UX580 juga didukung oleh prosesor dan chip grafis yang mumpuni. Laptop ini sudah menggunakan prosesor Intel Core i7-8750H dan chip grafis Nvidia GeForce GTX 1050. Keduanya hadir untuk memenuhi semua kebutuhan para profesional mulai dari video editing, photo editing, hingga 3D rendering.

Untuk mengoptimalkan performanya, ASUS juga menghadirkan memori terbaik. Laptop kelas profesional tersebut sudah dilengkapi dengan RAM DDR4 sebesar 16GB dan penyimpanan internal menggunakan M.2 NVMe PCIe SSD sebesar 1TB. Kombinasi keduanya memastikan sistem dapat berjalan cepat tanpa kompromi.

ZenBook Pro 15 UX580 dirancang untuk mobilitas yang tinggi. Untuk itu ASUS membenamkan baterai Lithium Ion 8-cell yang bisa memasok daya hingga 9,5 jam. Teknologi fast charging juga sudah ditanamkan sehingga pengguna bisa mengisi 60% daya hanya dalam 49 menit. Tersedia dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi serta Bluetooth 5.0 untuk menghubungkan berbagai peripheral seperti mouse dan headset. ASUS juga menyediakan USB to LAN port dongle agar bisa terhubung ke jaringan melalui kabel.

Melengkapi konektivitasnya, ZenBook Pro 15 UX580 sudah memiliki 2 port USB 3.1 Type-A dan 2 port USB Type-C berteknologi Thunderbolt 3. Kehadiran teknologi Thunderbolt 3 memungkinkan laptop dihubungkan ke berbagai perangkat kelas profesional seperti docking kartu grafis eksternal atau monitor beresolusi tinggi. Selain itu terdapat pula port HDMI, combo audio jack, serta MicroSD card slot.

Spesifikasi ASUS ZenBook Pro 15 UX580

Main Spec. ASUS ZenBook Pro UX580GD
CPU Intel Core i7 8750H Processor Hexa Core (9M Cache, up to 4.1GHz)
Operating System Windows 10
Memory 16GB DDR4 2400MHz SDRAM
Storage 1TB M.2 NVMe PCIe SSD
Display 15,6” (16:9) 4K UHD (1920×1080) PANTONE validated with NanoEdge Display
Graphics Discrete graphics Nvidia GeForce GTX 1050 4GB GDDR5 VRAM

Integrated Intel UHD Graphics 630

Input/Output 2 x USB3.1 Type-C (GEN 2) with Thunderbolt 3 support, 2x USB 3.1 port (Gen 2), 1 x HDMI, 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
Camera VGA Web Camera
Connectivity Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
Audio Harman Kardon certified audio system with ASUS SonicMaster surround-sound technology, Array microphone with Cortana voice-recognition support
Battery 71Wh 8-cell lithium-polymer battery up to 9.5 hours battery life
Dimension (WxDxH) 365 x 241 x 189 mm
Weight 1,88Kg with Battery
Colors Deep Dive Blue
Price Rp32.299.000
Warranty

2 tahun garansi global

Continue Reading

Berita

Lenovo dan NetApp Bekerjasama untuk Transformasi Digital Pelanggan

Published

on

Trenteknologi.com – Lenovo sebagai perusahaan yang masuk ke Global Fortune 500 dan pemimpin teknologi di Intelligent Transformation, bersama dengan NetApp yang juga merupakan perusahaan Fortune 500 dan otoritas data untuk cloud hibrida, mengumumkan kerjasama global untuk memberikan teknologi inovatif serta pengalaman yang lebih sederhana untuk membantu pelanggan memodernisasi teknologi informasi (TI) serta mengakselerasi transformasi digital. Sebagai pemimpin inovasi untuk high-performance computing dan solusi flash storage, Lenovo dan NetApp ada di posisi yang tepat untuk membawa teknologi terdepan yang memungkinkan pelanggan di seluruh dunia memodernisasi arsitektur TI dari luar hingga jaringan inti.

Dua perusahaan ini bersama-sama mengembangkan produk storage bermerek Lenovo yang menggabungkan solusi all-flash data management dari NetApp dengan infrastruktur ThinkSystem dari Lenovo. Produk-produk ini akan menggunakan teknologi perangkat lunak inti dari NetApp dan akan diproduksi oleh Lenovo, memanfaatkan rantai suplai kelas dunia milik Lenovo, yang ada di peringkat lima besar untuk semua perusahaan teknologi global, menurut Gartner.

Selain itu, Lenovo dan NetApp mengumumkan kerjasama baru di China untuk memberikan produk storage dan solusi manajemen data yang dilokalisasi dan dirancang khusus untuk memenuhi persyaratan dan ekosistem cloud yang berbeda di China.

“Lenovo berkomitmen untuk mendorong IT baru, atau Intelligent Transformation, melalui penawaran data center yang berpusat pada pelanggan,” kata Sumir Bhatia, President, Data Center Group, Lenovo Asia Pacific. “Lenovo berkomitmen pada pertumbuhan yang organik dan non-organik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, dan menjaga kerjasama global terkuat di industri data center.”

“Di perekonomian global saat ini, pelanggan menuntut pendekatan baru pada infrastruktur TI yang mendukung transformasi digital mereka; melalui kerjasama ini, Lenovo dan NetApp akan menawarkan portfolio yang komprehensif berisi produk, solusi, dan layanan yang tidak tertandingi,” kata George Kurian, Chief Executive Officer, NetApp. “Menggabungkan kekuatan kami dalam hal inovasi yang berpusat pada pelanggan, Lenovo dan NetApp akan menentukan standar baru untuk mengakselerasi keberhasilan pelanggan.”

“Lenovo dan NetApp ada di posisi yang tepat untuk memberikan solusi manajemen data dengan performa tinggi di dunia, yang menawarkan performa, nilai, serta pilihan baru untuk pelanggan,” kata Kirk Skaugen, Executive Vice President, Lenovo and President, Lenovo Data Center Group. “Lenovo, kini menjadi perusahaan server dengan pertumbuhan tercepat di dunia, tetap berkomitmen pada visi kami untuk menjadi mitra data center paling terpercaya untuk transformasi digital pelanggan. Kami membawa solusi storage dan manajemen data baru ke perusahaan di lebih dari 160 negara dengan rantai suplai dan jaringan layanan yang tidak tertandingi, serta melalui jaringan mitra global yang semakin kuat.”

Solusi pertama dari kerjasama ini – Lenovo ThinkSystem DE dan DM Series – akan tersedia secara global untuk pembelian langsung. Untuk informasi lebih jelas mengenai kerjasama strategis ini silahkan kunjungi www.lenovo.com/EmpowerTransformation

Continue Reading

Berita

Fujifilm Luncurkan Instax SQUARE SQ20 di Indonesia, Bisa Rekam Video

Published

on

Trenteknologi.com – PT FUJIFILM Indonesia (Fujfilm) hari ini secara resmi meluncurkan varian baru dalam jajaran produk instax. Hadirnya produk terbaru ini, instax SQUARE SQ20, untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup anak muda yang dinamis dengan mobilitas tinggi. Motion mode yang ditanamkan dalam kamera instan hybrid persegi ini, memungkinkan pengguna dapat menangkap obyek bergerak, sekaligus mencetak setiap momen terbaiknya. Desain instax SQUARE SQ20 yang stylish dan ergonomis, memudahkan pengguna untuk membawanya kemana saja, sehingga tidak ada lagi momen-momen berharga yang terlewatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Noriyuki Kawakubo – Presiden Direktur PT FUJIFILM Indonesia menyampaikan,”Selaras dengan tagline kampanye branding global Fujifilm Group terbaru “NEVER STOP”, Fujifilm berkomitmen untuk tidak akan pernah berhenti berinovasi mengembangkan dan menghadirkan produk – produk yang dapat menjawab kebutuhan serta perubahan gaya hidup pengguna instax yang dinamis terutama di Indonesia, salah satunya dengan kehadiran instax SQUARE SQ20.”

Fitur Motion Grab Fujifilm Instax SQUARE SQ20

instax SQUARE SQ20 menawarkan fungsi dan fitur yang lebih variatif, baik untuk menangkap foto maupun saat mencetaknya. Salah satunya, fitur motion grab yang memungkinkan pengguna untuk merekam video singkat (maksimal 15 detik), memilih frame foto-foto terbaik dari video tersebut, kemudian dapat mencetaknya langsung. Fitur baru ini, menjadikan instax SQUARE SQ20 sebagai partner ideal bagi anak-anak muda untuk menyalurkan ekspresi kreatif dan inspiratif mereka.

instax SQUARE SQ20 juga menghadirkan fitur time shift collage, sehingga pengguna dapat mengambil 4 foto berbeda dalam rentang waktu tertentu, mirip dengan mode burst yang ada pada kamera digital pada umumnya. Built-in filter yang bernama “Sequence” dapat menambahkan efek dinamis dan dreamy pada foto dengan adanya bayangan pada gerakan obyek, untuk menghasilkan foto yang lebih hidup, dramatis, dan nyata.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah instax, produk instax SQUARE SQ20 dilengkapi dengan kemampuan zoom untuk pengambilan gambar. Sementara untuk pengambilan swafoto (selfie), pengguna dapat mengandalkan kaca refleksi mini yang terletak di samping lensa.

“Sebagai perusahaan yang menawarkan inovasi produk perangkat optik dan gambar, kami memiliki pengalaman serta rekam jejak panjang, Fujifilm tidak akan pernah berhenti berinovasi untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup para penguna kamera instan instax. Untuk kebutuhan gaya hidup anak-anak muda yang dinamis dan serba mobile, kami menghadirkan instax SQUARE SQ20 yang dilengkapi dengan beragam fitur yang belum pernah ada di seri-seri instax sebelumnya,” ujar Johanes J. Rampi – General Manager Electronic Imaging and Consumer Printing Division, PT FUJIFILM Indonesia.

Sebagai kamera instan hybrid yang memiliki sensor gambar digital, instax SQUARE SQ20 memungkinkan pengguna untuk memilih foto favorit, melakukan editing atau menerapkan filter yang mereka sukai, lalu mencetak foto tersebut. Selama data digital masih tersimpan pada memori kamera, pengguna dapat mencetaknya berkali-kali dengan tipe efek atau filter yang berbeda-beda.

Putra Djohan – Instaxgrapher yang sering menggunakan instax untuk pemotretan profesional, mengatakan, “Saya pribadi sangat menyukai fitur motion grab dari instax SQUARE SQ20. Ketika mengambil foto dari obyek bergerak, tentu tidak semua frame kualitasnya bagus. Fitur ini memudahkan saya untuk memilih frame yang paling saya sukai, melakukan editing jika perlu, lalu mencetak. Hasil cetakannya benar-benar merupakan yang terbaik.”

Kamera instax SQUARE SQ20 hadir dalam (2) dua variasi warna, yakni hitam matte yang bold dan mewah, serta warna beige untuk kesan elegan dan modis. Untuk mempermudah pengambilan gambar, tombol shutter juga terletak di kanan dan kiri kamera. Produk terbaru ini akan dibanderol dengan harga Rp2.999.000 di Indonesia. Pengguna dapat mengikuti pre-order eksklusif di Blibli.com pada tanggal 15-25 November 2018 atau mendapatkannya di outlet resmi Fujifilm mulai Desember 2018.

Pada tanggal 6-9 Desember 2018, Fujifilm juga mengajak para penggemar dan pengguna setia instax untuk menghadiri acara pameran spesial yang bertempat di Mall Grand Indonesia, Exhibition Hall West Mall, lantai 5. Dalam pameran ini, Fujifilm akan menampilkan sejarah panjang perkembangan instax, berbagai booth seru untuk berfoto instan, hingga pameran setiap produk instax yang pernah diproduksi.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Tips & Trick

Review

Xiaomi Corner

Advertisement

Top 5