Connect with us

Berita

Fitur AI Face Access di Vivo V11 Pro dapat Mendeteksi 1.024 Titik Sensor

Published

on

Trenteknologi.com – Vivo, brand smartphone global, melengkapi produknya dengan fitur keamanan pengunci layar dalam berbagai metode. Salah satu fitur pengunci layar terkini yang menjadi unggulan adalah Screen Touch ID atau pengunci dengan sensor sidik jari di layar yang telah diaplikasikan di dalam Vivo V11 Pro. Meski demikian, vivo juga menyertakan fitur autentikasi alternatif lain seperti penggunaan Pattern atau Pola, PIN, dan Face Unlock.

Penyerapan teknologi pengenalan wajah akan lebih cepat daripada fitur unggulan lainnya pada smartphone karena pengenalan wajah 2D sejatinya telah ada di platform Android. Menurut Counterpoint Research – Component Tracker, penetrasi teknologi fitur Face Scanning telah dimulai sejak tahun 2017 lalu tapi hanya 5% dari total smartphone yang membenamkan fitur ini. Namun diprediksikan hingga tahun 2020, akan ada lebih dari satu miliar smartphone atau hampir 60% dari total smartphone lengkap dengan fitur Face Scanning yang mengandalkan sensor 3D dipasarkan di seluruh dunia.

Solusi facial recognition kini semakin jamak digunakan oleh sejumlah merek smartphone mulai kelas budget hingga mid-range. Vivo sendiri telah menggunakan teknologi Face Scanning atau Face Unlock yang kemudian dinamai Face Access sejak 2017. Teknologi ini kemudian ditambahi dengan kemampuan AI dan sensor IR sinar infrared agar semakin cerdas dan akurat dalam mengenali wajah pemilik smartphone.

Fitur facial recognition atau AI Face Access terbaru yang dimiliki vivo kini dilengkapi dengan Artificial Intelligence (AI) dan IR yang mempercepat proses untuk mengenali wajah pemilik smartphone. AI Face Access, yang menjadi nama resmi fitur pembuka layar tersebut mampu mendeteksi wajah secara akurat dengan menggunakan teknik tiga dimensi (3D).

BACA JUGA :  Vivo S1 Resmi Meluncur, Bawa Berbagai Fitur Terbaru dan Canggih

“AI Face Access bukan hanya untuk membuka pengunci layar pada Vivo V11 Pro namun juga dapat diaplikasikan untuk mengunci dan membuka beragam aplikasi, tanpa harus melakukan kontak fisik dengan smartphone, jadi sangat fungsional sebagai fitur autentikasi yang cerdas dan aman,” ujar Jason Fanjaya, Product Manager PT Vivo Mobile Indonesia.

Berbeda dengan model pengaman layar smartphone seperti Pattern, PIN, atau alphanumeric password yang memerlukan kontak fisik, fitur AI Face Access mampu membuka layar hanya dalam waktu 0,1 detik. Meski kondisi di sekitar temaram, AI Face Access pada Vivo V11 Pro masih bisa mengenali wajah secara cepat karena bantuan sensor IR.

AI Face Access Semakin Nyaman

Berbeda dengan model Face Unlock yang umumnya mengandalkan foto, AI Face Access akan menggunakan sensor IR yang menyinari wajah pengguna dan akan mengidentifikasi 1.024 titik unik di wajah kemudian menciptakan model 3D dari wajah pengguna Vivo V11 Pro. Fitur AI Face Access di vivo V11 Pro juga tidak bisa diakali dengan menggunakan foto dari pengguna, karena foto merupakan bentuk 2D.

Dengan adanya sinar inframerah yang menyinari seluruh area wajah menjadikan fitur AI Face Access pada Vivo V11 Pro akan tetap bisa bekerja normal meski dalam ruang gelap. Hal ini tidak bisa dilakukan oleh fitur Face Unlock yang berbasis foto. Penggunaan algoritma mesin pembelajaran berbasis AI digabungkan dengan prosesor yang lebih cepat pada Vivo V11 Pro telah membuat teknologi AI Face Access mampu mengatasi banyak kelemahan pada model pengenalan wajah 2D yang masih tradisional.

BACA JUGA :  Huawei Nova 2 Lite Resmi Dirilis di Indonesia, Berikut ini 4 Keunggulannya

Pemanfaatan AI Face Access

Penggunaan sensor sidik jari mungkin lebih nyaman dan lebih cepat karena sensor tidak mengharuskan pengguna untuk melihat langsung ke perangkat, bahkan smartphone dapat dibuka kuncinya ketika sedang dikeluarkan dari saku atau tas pengguna. Untuk melakukannya di Vivo V11 Pro, bisa disetel dari menu Settings -> Fingerprint, Face and Password lalu menambahkan sidik jari atau mendaftarkan data wajah pengguna.

Yang perlu diingat adalah kecepatan deteksi AI Face Access kadang berkurang jika wajah pengguna Vivo V11 Pro tersorot sinar secara langsung, saat berada pada pencahayaan yang terlalu terang, atau sebaliknya saat wajah membelakangi cahaya.Untuk menghindari AI Face Access kesulitan dalam mendeteksi wajah, maka pengguna Vivo V11 Pro sebaiknya melakukan registrasi wajah pertama kali pada kondisi cahaya yang terang.

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Berita

Membandingkan Realme 5 Pro vs Redmi Note 8 Pro, Dari Segala Sisi

Published

on

Trenteknologi.com – Vendor smartphone asal China, realme, belum lama ini menghadirkan lini produk terbarunya, yakni realme 5 Pro. Smartphone yang dijuluki sebagai Quad Camera SpeedMaster ini membawa beragam spesifikasi unggulan khas realme.

realme 5 Pro membawa beragam fitur yang dapat meningkatkan performa smartphone, seperti Snapdragon 712 AIE, teknologi quad camera di bagian belakang, dan warna holografik dengan tekstur diamond cutting terbaru.

realme 5 Pro akan berhadapan dengan banyak produk kompetitor yang telah hadir di pasar. Salah satu lawan terkuatnya adalah Redmi Note 8 Pro yang baru saja dirilis oleh Xiaomi. Redmi Note 8 Pro adalah produk andalan Xiaomi tahun ini yang membawa spesifikasi yang tidak kalah menarik. Daripada penasaran, mari simak perbandingan antara realme 5 Pro dengan Redmi Note 8 Pro.

Spesifikasi Realme 5 Pro

Mari mulai dengan aspek yang paling penting dulu, yakni Chipset. realme 5 Pro membawa prosesor Qualcomm Snapdragon 712 AIE baru yang ditingkatkan dengan arsitektur delapan inti Kryo. Inti CPU ditingkatkan ke angka 2,3 GHz, di mana kinerja keseluruhan 10% lebih tinggi dari prosesor Qualcomm Snapdragon 710. Prosesor Qualcomm Snapdragon 712 AIE sudah diproses menggunakan teknologi FinFET 10nm  untuk secara efektif mengurangi konsumsi daya prosesor dan mencapai masa baterai yang efisien.

Sementara itu, Redmi Note 8 Pro menggunakan prosesor MediaTek terbaru chip Mediatek Helio G90T. Chipset tersebut diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 12nm yang masih belum diketahui konsumsi dayanya.

BACA JUGA :  Vivo S1 Resmi Meluncur, Bawa Berbagai Fitur Terbaru dan Canggih

Chip Qualcomm khususnya seri Snapdragon 712 memang memiliki keunggulan dalam hal efisiensi daya karena didasarkan pada proses fabrikasi 10nm. Jika dibandingkan, kompetitor setingkatnya yaitu MediaTek Helio G90T yang dipakai oleh Redmi Note 8 Pro didasarkan pada proses fabrikasi 12nm. Apalagi Snapdragon 712 telah dilengkapi dengan Qualcomm Spectra ™ ISP generasi ke-2, pengguna dapat menangkap foto dan video yang penuh warna serta berkualitas tinggi.

Dari segi layar, realme 5 Pro dan Redmi Note 8 Pro sama-sama menggunakan layar IPS LCD. Bicara soal ukuran, realme 5 Pro mengusung layar  6,3 inci sedangkan redmi Note 8 Pro membawa layar 6,53 inci.

Beralih ke aspek desain, realme 5 Pro mengadopsi desain potongan berlian yang akan berkilau jika terkena pantulan cahaya. Generasi terbaru ini menggunakan tekstur skala nano baru. Kemudian bodinya dibalut oleh warna holografik nanometer. Dimensi realme 5 Pro juga nyaman digenggam karena menggunakan desain bodi 3D dan dilengkapi dengan 2 pilihan warna yang elegan, Crystal Green & Sparkling Blue.

Di sisi lain, Redmi Note 8 Pro juga mengusung konsep bodi 3D empat sisi yang memudahkan pengguna. Redmi Note 8 Pro tersedia dalam 3 warna, Mineral Grey, Pearl White, Firest Green yang dapat dipilih.

Spesifikasi Redmi Note 8 Pro

Bicara soal kamera keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Realme 5 Pro menggunakan kamera depan 16 MP dengan sensor Sony IMX471. Sedangkan di bagian belakang terdapat quad camera. realme 5 Pro menghadirkan kombinasi kamera utama 48 megapiksel (Sony IMX586) + 119 ° lensa ultra-wide-angle 8MP + lensa ultra macro 2MP + lensa portrait di belakang  2MP.

BACA JUGA :  Dual Pop-Up Selfie Camera Vivo V17 Pro Patut Kamu Coba, Ini Alasannya

Redmi Note 8 Pro memiliki konfigurasi 64 MP lensa utama, 8 MP lensa sudut lebar, 2 MP lensa makro, dan 2 MP lensa kedalaman. Kamera depannya memiliki resolusi 20 MP.

Lantas, apa pilihan kalian? Realme 5 Pro dan Redmi Note 8 Pro memiliki keunggulannya masing-masing sesuai kebutuhan pengguna. Namun yang pasti, bagi realme, kenyamanan pengguna merupakan yang utama. realme sendiri sedang gencar untuk memberikan berbagai nilai tambah bagi para pengguna dengan harga yang tetap bersahabat.

Continue Reading

Berita

Pilih Realme 5 Pro dengan RAM 8GB yang Andal Multitasking atau yang Fokus Gaming dengan RAM 6GB?

Published

on

Trenteknologi.com – Pasar ponsel di Indonesia terberkahi dengan disediakan banyaknya pilihan produk. Mau dari range harga bawah satu juta hingga yang di atas 10 juta tersedia secara resmi di sini. Oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan akan kebutuhan yang baik dalam memilih calon peneman keseharian.

Mayoritas pengguna ponsel pintar menyukai produk berkamera bagus. Inilah yang menjadi latar belakang lahirnya realme 5 Pro. Ponsel pintar dari brand realme tersebut berfokus di bidang pencitraan dengan bukti menyematkan sensor kamera terbaik di kelasnya bernama Sony IMX586 48MP. Sensor ini memiliki keistimewaan dengan menggunakan teknologi quad bayer pixel 4-in-1. Melalui teknologi itu, para pengguna dapat mengambil foto dengan hasil yang terbaik meski di lingkungan rendah cahaya.

Belum lagi tiga tambahan kamera lain. Sebab realme 5 Pro menggunakan konfigurasi empat kamera belakang atau yang disebut dengan nama Quad Camera. Kamera utamanya dipasangkan dengan kamera seperti lensa ultra-wide angle, lensa depth sensor, dan lensa ultra-macro.

Tapi tidak hanya itu, pertimbangan lain yang biasa dilakukan adalah yang berhubungan dengan performa. Untungnya realme 5 Pro menggunakan prosesor Snapdragon 712 sehingga bisa berikan jaminan performa kelas flagship. Prosesor ini memiliki arsitektur 10nm yang berdampak kepada kecepatan kinerja kerja multitasking serta efisiensi.

Prosesor Qualcomm Snapdragon 712 menggunakan teknologi proses FinFET 10nm untuk secara efektif mengurangi konsumsi daya prosesor dan mencapai masa pakai baterai yang lebih lama sambil meningkatkan kinerja saat diajak membuka banyak aplikasi sekalipun. Dikombinasikan dengan kapasitas RAM 8GB, urusan performa sudah bukan menjadi hal yang patut dikhawatirkan lagi.

BACA JUGA :  Huawei Nova 2 Lite Resmi Dirilis di Indonesia, Berikut ini 4 Keunggulannya

Tapi baru-baru ini muncul produk lain dengan prosesor MediaTek Helio G90T yang berfokus di kinerja gaming dikombinasikan kapasitas RAM maksimal hanya 6GB. Prosesor Snapdragon sendiri dikenal sebagai prosesor smartphone level kelas atas dengan manajemen pengaturan suhu yang baik. Hal ini menjadikan ponsel bekerja secara lebih stabil, atau tidak melambat meski dipakai terus menerus. Ini penting karena prosesor MediaTek kerap memiliki reputasi yang buruk dalam hal ini. Bahkan tidak jarang produk smartphone yang menggunakan prosesor MediaTek biasanya dianggap lebih rendah kastanya dibandingkan rekan-rekan smartphone dengan Snapdragon.

Dengan range harga yang sama, jelas realme 5 Pro lebih dapat berikan performa all around dibanding kompetitornya yang menggunakan Helio G90T itu. Karena umumnya kita menggunakan ponsel dalam beragam kegiatan tidak hanya gaming. Terlebih chip Snapdragon 712 memang memiliki keunggulan dalam hal efisiensi daya karena didasarkan pada proses fabrikasi 10nm. Jika dibandingkan dengan Helio G90T yang saat ini dipakai oleh Redmi Note 8 Pro didasarkan pada proses fabrikasi 12nm.

Boleh pengguna menyukai performa prosesor yang memiliki performa maksimal saat diajak bermain game. Tapi jangan sampai dalam melakukan aktivitas lain performanya tidak sebaik dalam bermain game. Kapasitas RAM juga berpengaruh dalam performa, jadi lebih besar itu selalu lebih baik dan realme 5 Pro bisa berikan segalanya.

Continue Reading

Berita

Kiat Sempurnakan Foto di Instagram dengan 64MP Realme XT

Published

on

Trenteknologi.com – Instagram hingga saat ini masih menjadi tempat terbaik untuk memamerkan hasil foto. Baik itu hasil foto dari kamera smartphone hingga kamera profesional. Namun karena jumlah pengguna aktif yang sangat besar yakni mencapai 1 miliar pengguna, dibutuhkan usaha yang lebih agar bisa menarik perhatian di sana.

Ada beberapa aturan yang bisa diikuti agar unggahan-unggahan Instagram bisa mendapatkan perhatian lebih di Instagram. Hal yang paling krusial adalah masalah pencahayaan. Foto yang diunggah harus memiliki eksposur cahaya yang baik. Namun masalahnya kebanyakan kamera smartphone kewalahan jika berhadapan dengan lingkungan rendah cahaya.

Tidak demikian dengan foto yang diambil melalui realme XT. Smartphone dari realme yang membawa pembidik utama 64MP ini memiliki gabungan teknologi dari sisi hardware dan software yang memastikan hasil foto selalu terang kapanpun dan di manapun.

Pembidik utama 64MP yang dipasangkan menggunakan sensor Samsung ISOCELL GW1. Dirancang khusus untuk mengambil foto yang terang dan tajam dalam pencahayaan apa pun melalui teknologi Tetracell. Sensor GW1 menawarkan resolusi lebih tinggi dari kamera ponsel yang ada di pasaran, namun tetap mempertahankan ukuran piksel yang sama seperti sensor 48MP.

Dari sisi software ada mode khusus bernama Nightscape. Melalui mode yang tidak bisa ditemukan di smartphone kompatitor ini, maka pengaturan kamera akan otomatis menyesuaikan demi menciptakan hasil foto terang, lebih detail, dan jernih ketimbang dengan pengambilan mode reguler.

BACA JUGA :  Huawei Nova 2 Lite Resmi Dirilis di Indonesia, Berikut ini 4 Keunggulannya

Oleh karena itu, para pengguna smartphone ini tidak diwajibkan untuk mahir dalam fotografi. Hanya dengan sekali klik, terciptakan karya yang luar biasa. Satu hal yang perlu dipastikan adalah penggenggaman yang stabil selama dua detik setelah tombol shutter diketuk. Ini karena sistem kamera akan mengambil sejumlah foto dan mengombinasikannya demi hasil terbaik.

Aturan berikutnya adalah pastikan hasil foto yang akan diunggah ke Instagram memiliki ketajaman yang baik. Dengan mode khusus yang bernama Ultra 64MP maka bisa tercipta sebuah foto dengan resolusi 9216×6912 piksel. Ukuran yang besar akan memberi pengguna kebebasan untuk melakukan pembesaran atau cropping, bahkan hingga pencetakan dalam ukuran besar, tanpa mengurangi kualitas yang dihasilkan.

Umumnya besaran piksel tinggi di ukuran sensor sekecil sensor kamera smartphone akan menghasilkan foto dengan kualitas yang kurang baik atau performa yang mengecewakan dalam lingkungan rendah cahaya. Tidak demikian dengan kamera utama realme XT. Melalui beragam teknologi canggih yang ditanamkan, mau menggunakan pembidik dengan resolusi penuh atau reguler, hasilnya akan sama baiknya.

Berikutnya juga jangan takut untuk bermain dengan warna. Warna yang kontras atau berkarakter juga bisa membantu subjek pada foto terlihat jauh lebih baik. Salah satu kelemahan umum yang dimiliki oleh kamera smartphone adalah pengomposisian warna yang seadanya, yang mana terlihat kurang kontras.

BACA JUGA :  Cashback Rp100.000 untuk Realme 5 Pro Quad Camera Raja di Kelas 3 Jutaan

Untungnya realme XT membawa mode khusus bernama Chroma Boost yang akan memaksimalkan foto agar memiliki warna lebih kontras. Hasil foto akan jauh lebih memanjakan mata.

Melalui realme XT, mengabadikan momen dan berbagi ke Instagram tidak lagi membutuhkan usaha khusus. Hanya manfaatkan fitur-fitur unggulan yang ada dan hasil foto akan siap untuk dipamerkan ke semua orang.

Continue Reading
Advertisement

Tips & Trick

Review

Xiaomi Corner

Advertisement

Top 5