Connect with us

Berita

Kembali ke Pasar Indonesia, ViewSonic Boyong Jajaran Produk Layar LCD Andalannya

Published

on

Trenteknologi.com – Setelah cukup lama menghilang di pasar layar LCD Indonesia, ViewSonic akhirnya secara resmi mengumumkan keberadaannya kembali di Indonesia dengan meluncurkan berbagai produk layar LCD andalannya pada Kamis siang lalu di Jakarta. Adapun layar LCD yang diluncurkan oleh ViewSonic diantaranya adalah VX3217-2KC-mhd, VX3267-2K-mhd, XG3240C, XG2703-GS, VG2233-LED, VP3268-4K.

 

VX3217-2KC-mhd Memberikan Pengalaman Menonton yang Menakjubkan

Monitor yang dikhususkan untuk Home Entertaiment ini memiliki resolusi WQHD dengan ukuran layar 32 inch yang akan memberikan Anda pengalaman menonton dengan bidang yang sangat luas. Layar ini memiliki refresh rate 75Hz dengan design layar bezel edge to edge frameless sehingga memiliki kesan layar yang sangat luas.

ViewSonic VX3217-2KC-mhd

ViewSonic VX3217-2KC-mhd ini juga telah memiliki berbagai fitur yang sangat lengkap, seperti speaker stereo dan berbagai port seperti DisplayPort, Mini DisplayPort dan 2 input HDMI. Selain itu fitur ViewMode juga telah disematkan pada layar monitor ini yang berguna untuk memberikan kinerja layar yang lebih optimal untuk pemakaian Home Entertaiment dan multimedia yang berbeda.

Spesifikasi ViewSonic VX3217-2KC-mhd

 

VX3267-2K-mhd Layar Premium Tanpa Bingkai

ViewSonic VX3267-2K-mhd, perpaduan sempurna gaya dan performa dengan fitur diantaranya bezel frameless berukuran 32 inci, desain minimalis, dan resolusi WQHD (2560 x 1440). Fitur desain seperti profil super tipis, penyangga monitor berbentuk segitiga perak metalik, dan panel tanpa bingkai memberikan kesan premium pada monitor yang sangat cocok untuk penggunaan di rumah maupun di kantor.

ViewSonic VX3267-2K-mhd

VX3276-2K-mhd memanfaatkan teknologi panel IPS dan warna 10-bit yang kaya untuk menghasilkan beragam warna cerah dengan sudut pandang lebar. Suara stereo dihadirkan oleh dua speaker yang terintegrasi dengan monitor, sedangkan DisplayPort, Mini DP, dan port 2 HDMI menawarkan pilihan konektivitas yang fleksibel, baik untuk penggunaan umum, maupun permainan.

 

XG3240C Layar Lengkung untuk Para Gamer

ViewSonic juga ingin memenuhi kebutuhan untuk para Gamer di Indonesia, dengan membuat sebuah monitor yang memiliki detail dan warna yang lebih baik.

ViewSonic XG3240C

Dengan design layar lengkung berukuran 32 inch dan resolusi WQHD serta resfresh rate yang sangat halus yaitu 144Hz, ViewSonic XG3240C dijamin akan memberikan pengalaman bermain Game yang lebih menakjubkan. Layar menawarkan tampilan gambar yang sangat detail karena telah memiliki dukungan HDR10 dan warna yang sangat baik dengan adanya 85% NTSC.

Spesifikasi XG3240C

VP3268-4K Layar dengan Akurasi Warna yang Baik Khusus untuk Para Professional

Salah satu produk layar andalan ViewSonic adalah VP3268-4K yang dikhususkan untuk Anda para professional seperti Design Graphics ataupun Photographer. Dengan resolusi layar 4K, akurasi warna yang tidak tertandingi, layar ini akan menampilkan karya Anda dengan warna dan detail yang sangat nyata.

ViewSonic VP3268

Panel SuperClear® IPS dan desain frameless ramping, memberikan VP3268-4K pengalaman menonton yang nyaris mulus, ideal untuk pemakaian multi-monitor. Untuk memastikan warna seragam yang presisi, masing-masing monitor kami dikalibrasi di pabrik untuk menghasilkan nilai Delta E>2 untuk akurasi warna superior. Fungsi keseragaman warna yang terintegrasi memastikan kromatisitas yang konsisten di seluruh layar, sementara tabel look up 3D 14-bit menghasilkan palet 4,39 triliun warna yang sangat halus.

Spesifikasi VP3268-4K

VG2233-LED Layar Ergonomis dengan Dukungan Eco-Mode

Produk lain yang dipamerkan ViewSonic adalah VG2233-LED, monitor FHD LED berukuran 22 inci dengan VGA, port DVI, dan Full Ergonomic Stand. Layar monitor HD ini memiliki resolusi 1920 x 1080 dan sangat ergonomis dengan pengaturan pivot, putar, tilt, dan tinggi.

ViewSonic VG2233-LED

Dilengkapi dengan input VGA dan DVI, VG2233-LED menawarkan pilihan koneksi kantor fleksibel untuk perangkat Anda. Ditambah dengan built-in Eco-mode, VG2233-LED akan mengurangi konsumsi daya untuk biaya total kepemilikan yang lebih rendah.

Selain kelima produk tersebut, pada hari yang sama ViewSonic juga memperkenalkan berbagai layar monitor lainnya dengan seri monitor gaming XG2701 dan VX2039-Sa; seri monitor VP2768, VP3881, VA1901-a, VA2261, VA245sh, VA2719-smh, VX4380-4K, VX2476-smhd, VX2757-mhd; serta seri monitor layar sentuh TD2421 dan TD2740.

 

ViewSonic Gandeng Synnex Metrodata sebagai Distributor Resmi di Indonesia

Dalam acara yang sama selain memperkenalkan berbagai seri layar monitor terbaiknya, ViewSonic juga secara resmi mengumumkan untuk menggandeng Synnex Metrodata sebagai distributor resmi mereka di Indonesia. Synnex Metrodata sudah terkenal sebagai distributor produk teknologi informasi terkemuka di Indonesia, dan ViewSonic memanfaatkan jaringan kuat Synnex Metrodata untuk mendistribusikan produk mereka ke berbagai kota di Indonesia.

“Pameran produk kami dan kemitraan dengan Synnex Metrodata menegaskan komitmen perusahaan kepada pelanggannya di Indonesia, yang selalu mengharapkan produk teknologi terbaru kami tersedia di berbagai wilayah,” kata Darren Low, Country Manager ViewSonic Indonesia.

“Sebagai perusahaan distribusi TIK terkemuka dan terpercaya di Indonesia, Synnex Metrodata senang bisa bermitra dengan ViewSonic untuk mendistribusikan produk monitornya ke seluruh pasar Indonesia. Kami berharap kemitraan ini akan menguntungkan kedua belah pihak,” kata Agus Honggo Widodo, Presiden Direktur PT Synnex Metrodata Indonesia.

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Walaupun Ikut Membawa Teknologi AI, Namun Huawei Nova Series Terbaru Berbeda ?

Published

on

Trenteknologi.com – Huawei melihat ada pergeseran fokus dari manufaktur smartphone pada 2018 ini. Pada awal tahun, manufaktur smartphone masih berkutat soal desain yang bezel-less, lalu lambat laun mulai mengarahkan perhatiannya pada teknologi Artificial Intelligence (AI). Sekarang, semua manufaktur sudah menanamkan kemampuan AI di perangkat jagoan mereka. Dan di antara fitur AI yang menarik itu, AI pada sektor fotografi adalah yang paling hangat dibicarakan.

Sejarah fotografi di telepon selular ditancapkan pada 18 tahun lalu dengan kehadiran kamera ponsel yang memakai sensor CMOS 110.000 piksel. Kemampuannya jauhlah dibandingkan dengan yang sudah kita nikmati pada hari-hari ini. Tapi tak bisa dipungkiri, telepon genggam berkamera pertama itu telah mengubah industri dan dampaknya kita rasakan sampai sekarang.

Berbagai manufaktur telepon seluler, sejak era feature phone, sampai di era smartphone sekarang, terus berinovasi, mencoba menghadirkan fitur kamera smartphone yang mampu mengabadikan kenangan-kenangan terbaik mereka. Malah, kalau bisa menggantikan kamera digital.

Dari sekadar kamera bersensor CMOS, industri kemudian mulai menerima smartphone berkamera 5 MP yang sudah mendukung autofocus. Tak hanya bagian belakang, kamera depan pun hadir, dan kelak melahirkan trend bernama selfie.

Kini, 18 tahun kemudian, teknologi kamera pada smartphone sudah melompat begitu jauh. Dari sekadar satu kamera di depan dan satu di belakang, kita sudah bisa menikmati kamera belakang tiga sekaligus pada P20 Pro, yang merupakan hasil kerjasama Huawei dan Leica.

Lebih jauh lagi, kita sudah berada di era fotografi smartphone yang mengutilisasi kemampuan teknologi kecerdasan buatan alias AI. Di zaman ini, manufaktur ponsel banyak yang terburu-buru masuk ke pasar, demi meraih keuntungan sebagai yang pertama. Kalau bisa dibagi, pasar saat ini bisa dibagi tiga grup, yaitu: Grup Chipset, Grup Kamera, dan Grup Algoritma.

Grup Chipset: sebab untuk menjalankan AI butuh volume komputasi yang masif, maka dibutuhkan prosesor khusus yang bisa merealisasikan fitur AI dan mengakselerasi proses fotografi. Sebagai AI, engine itu sendiri harus mampu meningkatkan dirinya sendiri dengan pembelajaran terus menerus. Salah satu prosesor yang mampu melakukan itu adalah Kirin 970 dari Huawei. Prosesor ini mengalahkan pesaingnya berkat adanya NPU untuk memproses gambar, sehingga ia lebih efisien.

Grup Kamera: Salah satu yang menonjol di sini adalah smartphone ciptaan Google yang diluncurkan di semester 2, 2017 lalu. Ia mengkombinasikan komputasi cloud dan algoritma untuk membagi-bagi proses AI pada foto dan video. Dengan begitu, smartphone di kelompok ini dapat merekam obyek dengan baik. Tapi masalahnya, sistem ini sangat tergantung pada koneksi Internet.

Grup Algoritma: Manufaktur smartphone asal China, kebanyakan ada di kelompok ini. Mereka sangat tergantung pada peningkatan performa CPU dan GPU untuk memenuhi kebutuhan AI. Tapi karena tidak ada yang khusus didedikasikan menangani AI, maka performanya pun tak utuh. Akan sangat berbeda hasilnya kalau ada NPU yang dikhususkan untuk menangani AI. Begitulah yang bisa dicapai oleh Huawei P20 Pro.

Tapi Huawei tampaknya ingin menyajikan kemampuan smartphone premium ini kepada masyarakat yang lebih luas melalui lini terbaru Nova Series-nya. Smartphone ini disebut diperkuat SoC kelas premium dengan kemampuan AI, tapi memiliki harga yang sebanding dengan smartphone kelas menengah lainnya.

Tak cuma itu, Nova Series terbaru ini juga sudah memakai empat kamera, dengan kamera belakang 24MP dan 16 MP, serta kamera depan yang memiliki formasi atau pasangan lensa 24MP dan 2MP. Kamera depan ini juga dilengkapi kemampuan scene recognition, yang pertama di industri. Sehingga bukan hanya obyek foto yang terlihat bagus, tapi latar belakangnya juga.

Makin penasaran? Jangan khawatir. Huawei akan segera menghadirkan smartphone berkemampuan hebat ini di Indonesia pada 31 Juli mendatang. Anda juga bisa mengintip lebih jauh fitur-fitur Nova Series terbaru ini melalui pemberitaan di media massa dan media sosial Huawei. Pantau terus ya.

Untuk informasi lainnya, kunjungi: https://consumer.huawei.com/id/

Continue Reading

Berita

Generasi Baru Huawei Seri Nova Segera Hadir di Indonesia pada Akhir Juli

Published

on

Trenteknologi.com – Setelah menggebrak Indonesia dengan kehadiran smartphone flagship P20 Pro yang revolusioner, Huawei kini siap menghadirkan kembali smartphone terbarunya pada akhir bulan ini, yaitu generasi terbaru seri Nova. Smartphone ini akan diluncurkan secara resmi pada 31 Juli 2018 mendatang.

Generasi ketiga seri Nova ini menjanjikan peningkatan yang signifikan bagi target pasar dari seri Nova yaitu para kaum muda. Seri Nova terbaru ini baik dari sisi spesifikasi maupun fiturnya telah disempurnakan untuk anak muda yang energetik dan penuh semangat. Target audiens seri Nova terbaru ini adalah demografik yang unik, mereka adalah individu yang inventif dan tak takut menantang status quo.

Kaum muda nan pemberani ini tak takut menampilkan sisi terbaik dan paling menariknya saat berinteraksi dengan lingkungannya. Bagi mereka, sebuah perangkat bukan sekadar pernyataan tentang mode, tapi untuk menghibur diri, mengeksplorasi sisi terbaiknya, dan mengekspresikan dirinya, hal ini lah yang menginspirasi Huawei untuk menyajikan smartphone yang dapat memenuhi kebutuhan dari kaum muda tersebut.

Smartphone ini tak hanya mewarisi karakteristik pendahulunya, yang sudah terlebih dahulu meluncur di market Indonesia beberapa waktu lalu. Tapi DNA smartphone baru ini juga sudah ditingkatkan, yakni dengan ditambahkannya ramuan sukses berupa: desain yang luar biasa dan pengalaman fotografi empat kamera berbasiskan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang ditingkatkan.

Berbekal layar yang cukup luas untuk memuaskan mata penggunanya, Huawei juga menanamkan engine yang jauh melebihi pendahulu dan bahkan para pesaingnya di kelas yang sama. Sebab Huawei membenamkan teknologi sekelas flagship dan diperkuat oleh AI, di balik antarmuka yang terbaru.

“Generasi terbaru Nova ini, tak bisa disangkal lagi, telah memantapkan kepemimpinan Huawei di industri smartphone yang mengutilisasi kecanggihan teknologi AI,” kata Lo Khing Seng, Deputy Director Huawei Device Indonesia. “Perangkat ini dibuat bagi anak muda yang melihat smartphone sebagai medium yang penting untuk mengekspresikan dirinya, membantu menghasilkan foto yang bagus secara mudah dan desainnya yang trendi dengan detail yang indah membuatnya begitu modis.”

Penasaran seperti apa wujud seri Nova terbaru dari Huawei? Intip terus pemberitaan media dan kampanye digital yang digelar Huawei sampai tiba saat peluncurannya di Indonesia secara resmi pada 31 Juli mendatang.

Untuk informasi lainnya, kunjungi: https://consumer.huawei.com/id/

Continue Reading

Berita

Guna Merevolusi Pengalaman Perbankan, BCA Bekerjasama dengan Avaya Digital Solutions

Published

on

Trenteknologi.com – Avaya Holdings Corp (NYSE: AVYA) hari ini mengumumkan kemitraan teknologinya dengan bank swasta terbesar di Indonesia, Bank Central Asia (BCA), dalam sebuah transformasi digital luar biasa, yang akan mengubah cara BCA berhubungan dengan pelanggannya.

Kemitraan itu diumumkan hari ini bersamaan dengan acara Experience Avaya Indonesia, sebuah acara yang berfokus pada masa depan komunikasi digital. BCA telah mengadopsi solusi lengkap Avaya pada lima contact centre mereka dengan lebih dari 1.500 agen pelanggan – sebuah langkah yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang makin sempurna dan mulus bagi pelanggan BCA yang sangat mobile dan serba cepat di kota-kota utama di Indonesia dan sekitarnya. Pelanggan sudah menggunakan MyBCA, yang merupakan sebuah layanan video perbankan terpadu yang dibuat bersama dengan Avaya, untuk digunakan oleh mereka yang sedang mobile.

Sejak meluncurkan aplikasi MyBCA, BCA mengalami pertumbuhan pelanggan yang stabil. Sami Ammous, Managing Director Avaya untuk ASEAN, mengatakan: “Kami senang dapat bekerja sama dengan BCA dalam strategi digitalisasinya, yang dirancang untuk mengubah pengalaman costumer service bank itu- sebuah pembeda yang besar bagi pelanggan yang semakin canggih dalam memilih bank di lingkungan yang sangat kompetitif.”

Nathalya Wani Sabu, Executive Vice President of Center of Digital Division, Bank Central Asia, mengatakan: “Solusi Avaya telah memungkinkan kami untuk meningkatkan pengalaman pelanggan kami, memberi Bank keunggulan yang jauh lebih kompetitif dan mendorong pertumbuhan bisnis kami. Teknologi telah mengubah cara dan ekspektasi para nasabah bank kami. Solusi Avaya yang kami adopsi menempatkan kami pada posisi yang yang sangat baik untuk memberikan apa yang dibutuhkan oleh pelanggan kami.”

Banyak perusahaan di dunia yang bergantung pada solusi contact centre Avaya dalam mentransformasi constumer service dan kegiatan pendukung mereka, dan Avaya saat ini berada dalam posisi Leader menurut Gartner Magic Quadrant for Contact Center Infrastructure, Worldwide 2018, menandai pencapaian ke-17 kalinya Avaya berada di posisi itu. Perusahaan yang berada di kuadran Leaders pada Gartner Magic Quadrant selalu disebut sebagai “Perusahaan yang dieksekusi dengan baik terhadap visinya dan berada pada posisi yang baik menuju masa depannya”.

Sebagai tambahan setelah mengadopsi Aura Experience Portal, Interaction Center dan Call Management System dari Avaya, BCA telah mengumumkan bahwa perusahaan itu bermaksud menerapkan lebih jauh inisiatif digital Avaya di seluruh Indonesia pada bulan-bulan mendatang.

Continue Reading

Jooble.id

Advertisement
Advertisement

Tips & Trick

Review

Advertisement

Xiaomi Corner

Advertisement

Top 5