Connect with us

Brand

Samsung Galaxy TabPro S, Tablet Windows 10 berlayar sAMOLED

Published

on

Trenteknologi.com – Pada pagelaran CES 2016 kemarin (6-9/1) di Las Vegas. Samsung meluncurkan Galaxy Tablet Bersistem operasi Windows 10 untuk pertama kalinya. Produk ini merupakan konvertibel laptop dan tablet 2 in 1 yang ditawarkan oleh Samsung dengan spesifikasi hebat, dengan ketebalan hanya 6.3mm dan berat hanya 693 gram tablet ini sangat nyaman untuk di bawa ke mana-mana.

Samsung Galaxy TabPro S

Samsung Galaxy TabPro S

Spesifikasi Samsung Galaxy TabPro S

  • Windows 10
  • 12in Super AMOLED (2160×1440)
  • 6th Gen. Intel Core M processor (Dual Core 2.2GHz)
  • 4GB(RAM)
  • 128GB SSD
  • Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac MIMO
  • Wi-Fi Direct
  • NFC
  • Bluetooth 4.1
  • 5Mp rear camera
  • 5Mp front camera
  • LTE Cat 6 (optional)

Dengan spesifikasi yang tergolong gahar tablet 2-1 akan berjalan sangat lancar dalam menjalankan program aplikasi berat dan multitasking. Dengan dukungan layar sAMOLED yang biasa ditemukan dalam jajaran Smartphone Samsung tablet ini dapat memanjakan mata penggunanya. Desain papan ketik eksternal dengan tata letak penuh dan dilengkapi dengan touchpad sensitif yang memudahkan pengguna untuk menyelesaikan tugas lebih nyaman.

Samsung Galaxy TabPro S

 

Dengan sistem operasi Windows 10 tablet ini sangat cocok digunakan untuk kegiatan bisnis dengan ditunjang dengan dukungan produk dari Microsoft yang merupakan pelopor perangkat lunak yang mengedepankan produktivitas.

Samsung Galaxy TabPro S_XBOX One Game Streaming

Meskipun berorientasi bisnis, tablet ini tidak meninggalkan fitur hiburan begitu saja. Dengan dukungan sistem operasi Windows 10, tablet ini dapat digunakan untuk melakukan streaming Xbox One Games selain itu dukungan Microsoft Store pada Windows 10 dapat menyediakan lebih dari ratusan ribu aplikasi yang dapat anda nikmati selain aplikasi Microsoft sore juga menyediakan layanan streaming film, pertunjukan dan musik semua dapat anda nikmati dalam tablet ini.

Samsung Tab Pro S ini di banderol dengan harga 8 jutaan dan telah dirilis secara global sejak Februari lalu. Tertarik memiliki tablet yang satu ini ? silahkan hubungi retailer Samsung terdekat di kota Anda

 

Sumber : Samsung.com

Berita

Huawei P20 Pro Masih di Daftar No 1 DxOMark, Huawei Siapkan Standar yang Lebih Tinggi Lagi

Published

on

Trenteknologi.com – Situs benchmarking kamera DxOMark telah merilis hasil pengujian mendalam mereka atas smartphone yang baru diluncurkan. Tapi hasil pengujian itu belum bisa menggeser posisi smartphone premium Huawei P20 Pro yang meraih skor 109.

DxOMark adalah organisasi yang melakukan benchmark ilmiah terhadap kualitas gambar dari smartphone, lensa dan kamera, secara independen. Dengan protokol ilmiah yang ketat, mereka merangkum penilaian tentang kualitas foto dan video dalam suatu perangkat. Semakin tinggi skornya, semakin baik kualitas gambarnya.

Huawei P20 Pro, smartphone dengan triple camera dari Leica ini sudah bertahan di posisi nomor satu sejak Maret 2018. DxOmark menilai, Huawei P20 Pro betul-betul menetapkan standar yang tinggi. Saat melakukan perbandingan, DxOMark mendapati bahwa Huawei P20 Pro mampu melakukan zooming dengan hasil foto yang memiliki noise rendah dan tetap detail. Rendering warna foto yang dihasilkan terlihat lebih hidup. Pada perekaman dalam kondisi rendah cahaya, Huawei P20 Pro mampu menghasilkan gambar yang lebih bersih dengan lebih sedikit noise serta lebih mendetail.

 

Pertanyaannya, kalau pesaing saja belum bisa menggeser, siapakah yang mampu menetapkan standar yang lebih tinggi lagi?

Huawei sendiri sudah meluncurkan SoC smartphone Kirin 980 pada Agustus lalu. Ini adalah chipset pertama di dunia yang diproduksi dengan teknologi 7nm. Chipset ini sudah menggunakan ISP 4.0 yang dikembangkan Huawei sendiri, fitur yang mampu meningkatkan pixel throughput sampai 46 persen dan meningkatkan kemampuan noise reduction dan color reproduction. Dengan begitu, pengguna smartphone bisa menikmati gambar yang sangat jernih dan video yang memuaskan.

Tak cukup sampai di situ, dengan dual NPU dan tenaga komputasi yang terkuat saat ini, Kirin 980 mendukung fitur facial recognition, object recognition, object detection, image segmentation, intelligent translation, dan banyak lagi yang berbasis Artificial Intelligence. Kirin 980 memiliki jaringan neural yang dalam dan sangat presisi serta performa real-time yang tak tertandingi. Kirin 980 mampu mengenali 4500 gambar per menit, 120 persen lebih cepat ketimbang pendahulunya, dan jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri pada tahun lalu.

Dengan chipset ini, Huawei akan dapat menciptakan smartphone premium yang memiliki kinerja kamera AI lebih mumpuni sehingga menghasilkan pengalaman fotografi mobile yang lebih baik lagi. Itu semua berkat passion yang tinggi dari Huawei dalam melakukan riset dan pengembangan.

Lebih dari 10 persen revenue dialokasikan untuk melakukan R&D sehingga vendor ini mampu menghasilkan berbagai teknologi terobosan. Khusus untuk Kirin 980, untuk memastikan konsumen mendapatkan chipset kelas flagship terbaik, sebelum dihadirkan secara massal, Huawei mengumpulkan lebih dari 1000 pakar desain dan proses semikonduktor senior, melakukan riset selama 36 bulan dan menghasilkan lebih dari 5000 prototipe yang sudah divalidasi.

Continue Reading

Brand

Review Earphone: Plantronics BackBeat Fit 305

Published

on

Trenteknologi.com – Plantronics BackBeat Fit 305 adalah sebuah earphone yang dirancang khusus para pecinta olahraga, dengan desain yang sporty dan bobot yang sangat ringan, Anda akan merasakan pengalaman olahraga yang berbeda dengan earphone ini. Earphone ini diklaim memiliki banyak sekali keunggulan, seperti earphone paling ringan saat ini, baterai yang tahan hingga 6 jam, noise cancelation, sweet proof dan masih banyak lagi.

Dan kali ini Trenteknologi.com berkesempatan untuk mencoba serta membuktikannya secara langsung earphone besutan dari Plantronics ini, penasaran seperti apa hasilnya ? berikut ulasan selengkapnya.

Spesifikasi Plantronics BackBeat Fit 305

PRICE Rp. 1.199.000,-
COLOR Dark Blue, Black, Lime Green dan Coral
BLUETOOTH Bluetooth 4.1, HFP 1.6, HSP 1.2, A2DP v1.2, AVRCP v1.4
LISTEN TIME Up to 6 hours
TALK TIME Up to 6 hours
STANDBY TIME Up to 10 days —automatically goes into standby after 90 minutes of being idle
DEEP SLEEP Up to 6 months
SPEAKER DRIVER SIZE 6 mm
FREQUENCY RESPONSE 20 Hz – 20 kHz
SENSITIVY 106 dBSPL @ 1 kHz, max volume
IMPEDANCE 16 ohm
HARMONIC DISTORTION <3%
PASSIVE NOISE CANCELATION Yes
WEIGHT 14 grams/.03 lbs
WATER PROTECTION Sweatproof rated, IPx5 rated
RANGE Up to 33 ft/10 m
AUDIO CODEC CVSD, mSBC, SBC
TIME TO CHARGE Less than 2 hours
NUMBER OF MICS Single wideband-enabled mic
MULTI-POINT Yes; two devices

Paket Penjualan BackBeat Fit 305

Paket Penjualan BackBeat Fit 305

  • Storage Pouch
  • Eartips Size S, M, L
  • Micro USB Cable
  • User Instructions

Desain dan Fitur BackBeat Fit 305 : Sporty dan Fungsional

Pertama kali yang menjadi perhatian kami adalah desain dari Plantronics BackBeat Fit 305. Earphone ini memiliki desain yang sangat simple, namun tetap memiliki desain khas Earphone Sport yang menawarkan berbagai pilihan warna sporty yaitu Dark Blue, Black, Lime Green dan Coral.

BackBeat Fit 305 memiliki driver yang masing-masing berukuran 6mm dengan kabel yang kuat karena telah dibalut dengan bahan bermaterial kain. Pada saat Kami gunakan untuk berbagai aktivitas, Earphone ini terbilang sangat ringan dengan bobotnya yang hanya 14 gram dan diklaim sebagai Earphone Sport teringan saat ini.

BackBeat Fit 305 ini juga telah dilengkapi dengan Inline Control yang memiliki berbagai fungsi seperti Bluetooth 4.1, Tombol Power, Tombol Volume, Mic berkualitas HD yang berfungsi untuk menerima telepon dan sebagai Wireless Earphone tentu saja baterai yang dapat bertahan hingga 6 jam dalam satu kali pengisian daya benar Kami rasakan.

Inline Control BackBeat Fit 305

Namun untuk ukuran dari Inline Control ini menurut Kami terbilang cukup besar, karena cukup menganggu pada saat digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan banyak gerakan. Tetapi terdapat hal positif dari Inline Control yang dimiliki oleh earphone ini, Kami merasa cukup mudah untuk menggunakan tombol-tombol terutama untuk tombol volume, hanya saja butuh adaptasi. Karena banyak sekali yang mengeluhkan kesulitan untuk menggunakan tombol-tombol yang terletak di Inline Control dikarenakan ukuran tombol volume yang terlalu kecil, namun Kami tidak merasakan hal tersebut.

Cord Stability Clip pada Eartips BackBeat Fit 305

Salah satu yang menarik dari earphone ini menurut Kami adalah desain dari Cord Stability Clip pada Eartips BackBeat Fit 305 ini. Fungsi dari Cord Stability Clip ini sangat Kami rasakan kegunaannya terutama pada saat digunakan untuk berbagai aktivitas yang butuh banyak gerakan seperti jogging ataupun bersepeda, dengan adanya Cord Stability Clip tersebut membuat earphone ini tidak mudah terlepas dari daun telinga kita.

Eartips BackBeat Fit 305 Dengan Ukuran S, M dan L

Dalam paket penjualan, Plantronics memberikan beberapa ukuran Eartips yang dapat disesuaikan dengan ukuran telinga Kita, terdapat 3 ukuran berbeda yaitu S, M dan L.

Dan yang juga cukup fungsional dari desain earphone ini adalah terdapat sebuah cable clip yang telah terpasang pada kabel.

Cable Clip pada BackBeat Fit 305

Cable clip pada BackBeat Fit 305 ini berguna untuk menjepitkan earphone di leher baju sehingga Anda tidak perlu khawatir earphone ini akan terlepas dan jatuh.

Performa Suara BackBeat Fit 305 : Berkualitas dan Sangat Detail

Walaupun BackBeat Fit 305 ini merupakan produk earphone yang ditujukan untuk para penggemar olahraga, namun Plantronics tetap memikirkan kualitas audio pada produknya ini. Dan menurut Kami karakter suara yang dimiliki oleh earphone ini sangat memuaskan, Kami membuktikannya dengan cara mendengarkan musik menggunakan format file FLAC dari beberapa genre untuk menguji Low, Mid dan High pada earphone ini.

Pertama kali Kami mencobanya untuk mendengarkan musik dengan frekuensi Low. Sepertinya khusus untuk genre musik EDM (Electronic Dance Music) bass yang dihasilkan earphone ini dirasa kurang bertenaga, sehingga bagi para pecinta musik EDM sepertinya kurang cocok menggunakan earphone besutan Plantronics ini. Namun untuk musik genre seperti Jazz, Funk, Reggae ataupun Pop, Kami sangat menyukai karakter suara yang dihasilkan karena sangat detail dan seimbang dengan suara Vocal, Bass dan Treble yang tidak terlalu berlebihan. Kualitas suara yang detail tersebut dikarenakan earphone ini telah dibekali dengan fitur Noise Cancelation, sehingga dapat memblokir gangguan Noise yang berasal dari sekitar.

 

Lalu untuk melakukan uji coba frekuensi Mid pada earphone ini, Kami melalukannya dengan mendengarkan musik penyanyi Solo. Hasilnya suara vocal dari penyanyi tersebut terbilang cukup memuaskan di telingan Kami, walaupun terdengar masih kurang bertenaga.

Dan yang terakhir Kami mencoba mendengarkan musik bergenre Rock, Metal hingga Black Metal untuk uji coba pada frekuensi High. Yang hasilnya adalah kenyamanan sangat terasa pada earphone ini walaupun mendengarkan musik Rock, Metal hingga Black Metal dengan distorsi gitar yang menonjol dengan volume maksimal. Karena biasanya Kami menggunakan earphone lain, cukup terganggu dengan suara noise yang dihasilkan oleh distorsi gitar, bahkan tidak sampai 1 jam sudah cukup merasa pusing. Namun pada saat menggunakan BackBeat Fit 305 ini, mendengarkan musik Rock, Metal hingga Black Metal selama seharian sampai baterai habis, telinga Kami tetap merasa nyaman.

Kesimpulan

Plantronics BackBeat Fit 305 memang diciptakan dengan mengedepankan kenyamanan. Namun kenyamanan tidak hanya pada saat terpasang di telinga, namun juga kenyamanan dari sisi performa suara karena performa suara yang dihasilkan sangat detail dan seimbang. Fitur Noise Cancelation yang terdapat pada earphone ini pun bekerja dengan baik, terutama pada saat mendengarkan frekuensi High. Dan sebagai earphone sport, BackBeat Fit 305 ini juga telah mengantongi sertifikat IPX5 sehingga membuat earphone ini tahan terhadap air keringat.

Plantronics BackBeat Fit 305 dibandrol dengan harga Rp. 1.999.000, harga yang masih terbilang setimpal untuk earphone dengan kenyamanan dan performa suara yang luar biasa. Earphone besutan dari Plantronics ini mungkin bisa menjadi salah satu pilihan earphone yang sangat cocok untuk Ada yang gemar melakukan olahraga sambil mendengarkan musik.

Kelebihan BackBeat Fit 305

  • Performa suara pada frekuensi Low, Mid, High jernih dan detail.
  • Desain Cord Stability Clip pada Eartips sangat membantu, agar tidak mudah terlepas dari telinga.
  • Terdapat 3 Eartips dengan ukuran berbeda yaitu S,M dan L yang dapat disesuaikan dengan telinga pengguna.
  • Bluetooth 4.1 yang dapat terhubung ke 2 perangkat sekaligus.
  • Bobot ringan hanya 14 gram.

Kekurangan BackBeat Fit 305

  • Kualitas Low (Bass) khusus pada musik EDM dan sejenisnya kurang bertenaga.
  • Inline Control terlalu besar sehingga cukup menganggu pada saat melakukan aktivitas yang banyak gerakan atau guncangan.

Continue Reading

Berita

Huawei Jawab Tantangan Industri Game Mobile dengan GPU Turbo

Published

on

Trenteknologi.com – Ketika turbocharger mobil menginspirasi vendor smartphone, itulah awal kelahiran GPU Turbo. Huawei merilis teknologi ini beberapa waktu lalu, bersamaan dengan update EMUI, antarmuka smartphone buatan Huawei.  

GPU Turbo adalah teknologi pemrosesan grafis yang akan mendongkrak kemampuan smartphone dalam memproses aplikasi dengan grafis intensif, seperti game, dan pada saat yang sama menghemat daya. GPU Turbo akan membuat pengguna menikmati performa game yang telah ditingkatkan, tanpa perlu meng-upgrade smartphone mereka.

GPU Turbo adalah jawaban Huawei terhadap tantangan yang ada di industri yakni GPU yang sulit memenuhi permintaan aplikasi dengan grafis intensif, seperti game dan virtual reality (VR). Pendekatan Huawei adalah mengatur ulang bagaimana grafis diproses di level sistem.

Idenya terinspirasi dari turbocharger pada sebuah mobil, yakni sebuah silinder yang akan memasok udara dalam sistem pembakaran (combustion) di mesin mobil. Turbocharger membuat kendaraan punya tenaga dorongan ekstra tanpa tambahan bahan bakar.

Lantas, bagaimana caranya GPU Turbo bekerja? Jadi, GPU Turbo dapat mengakselerasi kinerja dengan cara mengoptimalisasi cara sistem mengutilisasi sumber daya software dan hardware yang ada. Saat GPU Turbo diinstal, efisiensi pemrosesan grafis ditingkatkan sampai 60 persen, sedangkan komsumsi daya SoC secara keseluruhan dihemat sampai 30 persen. Peningkatan tadi sangat bermanfaat, sebab biasanya operasi yang membutuhkan pengolah grafis tinggi akan banyak menyedot daya baterai.

“Performa grafis sangat penting bagi smartphone, sebab perangkat ini dipakai untuk menjalankan berbagai aplikasi, khususnya game. Sebab perkembangan di industri mobile game juga sangat pesat, makin banyak pengguna yang memainkan game yang sangat membutuhkan kinerja grafis tingkat tinggi,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia.

Peningkatan yang terjadi ini baru akan terasa kalau pengguna memainkan game yang cukup intensif. GPU Turbo akan langsung bereaksi ketika pengguna memainkan game macam PUBG mobile dan game MOBA (multiplayer online battle arena) yang sangat popular akhir-akhir ini. Itulah yang dinikmati oleh gamer populer Tobias Julian, yang akrab dipanggil Jess No Limit, saat memainkan Mobile Legend dengan smartphone terbaru Huawei nova 3i yang sudah mendukung GPU Turbo.

Huawei nova 3i adalah smartphone stylish yang sudah dibekali pula dengan fitur uninterrupted gaming dan game acceleration untuk menikmati game yang lebih lancar dan tanpa gangguan. Ditambah kapasitas storage sebesar 128 GB, cukup luas untuk menyimpan game-game bervolume data besar macam PUBG dan Mobile Legend.

Sektor mesin nova 3i memakai chipset Kirin 710 yang menghadirkan keseimbangan antara performa dan konsumsi daya sehingga untuk bermain game tetap cepat dan stabil. Itu berkat paduan 4 x Cortex A73 ditambah 4 x Cortex A53 Big. Dibandingkan pendahulunya, Kirin 659, chipset ini sudah mengalami peningkatan performa single-core sampai 75% dan performa multi-core sampai 68%. Kirin 710 juga mengintegrasikan GPU MaliG51 untuk mendongkrak performa sampai 130% dan menggandakan penghematan daya.

Dikombinasikan lagi dengan GPU Turbo, jelas performa nova 3i tiada tanding di kelasnya. Lantas bagaimana pengalaman Jess No Limit memainkan Mobile Legend di layar nova 3i? “GPU Turbo ini terasa ok banget untuk memainkan Mobile Legend, lancar, dan baterainya pun lebih hemat,” katanya menyimpulkan.

Kehadiran GPU Turbo bak angin segar di tengah perkembangan industri mobile game Tanah Air. Dipicu oleh makin tinggi penetrasi smartphone di Indonesia, yang bakal mencapai 92 juta pada tahun depan menurut eMarketer. Saat ini, Indonesia adalah pasar smartphone terbesar ketiga di Asia Pasifik, setelah China dan India.

Menurut data, Indonesia memiliki 30,7 juta gamer aktif dan setengahnya juga bermain mobile game dengan pertumbuhan penetrasi pengguna, menurut Statista.com[1], yaitu sebesar 17,7 persen pada 2018. Average Revenue per User (ARPU) saat ini mencapai US$10,67 juta. Statista.com mencatat revenue di mobile game akan mencapai US$504 juta pada 2018 dengan pertumbuhan 15,8 persen year-on-year, sehingga pada 2022 volume market akan mencapai US$907 juta.

Continue Reading

Tips & Trick

Review

Xiaomi Corner

Top 5