Sistem Kerja Hybrid Masih Jadi Solusi Kreatif dan Atasi Masalah Kemacetan di Perkotaan

Trenteknologi.com – Pemerintah Indonesia secara resmi telah mencabut pemberlakukan PPKM, yang berarti seluruh masyarakat Indonesia dapat menjalankan aktivitas secara normal kembali. Salah satu aktivitas yang bisa kembali dijalankan secara penuh adalah perusahaan-perusahaan di Indonesia dapat kembali menjalankan sistem kerja Work from Home (WFO), setelah sebelumnya mayoritas menjalankan sistem kerja Work from Home (WFH) atau dengan konsep sistem kerja Hybrid.

Namun menurut Logitech, sistem kerja Hybrid telah menjadi standar baru dalam bekerja dan sampai saat ini masih tetap dapat diterapkan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. Data survei terbaru dari The Conference Board, yang mewakili 1.100 eksekutif perusahaan dari berbagai sektor di seluruh dunia, menyebutkan bahwa hanya 5 persen CEO di AS dan 2 persen di Eropa yang mengembalikan pekerja ke tempat kerja fisik sebagai prioritas dari Manajemen Sumber Daya Manusia di tahun 2023.

Di Indonesia sendiri, menurut Bayu Eko Susetio selaku Video Collaboration Lead, Logitech Indonesia meskipun banyak perusahaan yang telah kembali ke sistem kerja normal, tetapi tren kerja hybrid masih terus berlanjut. Selain fleksibilitas, alasan lain untuk bekerja secara hybrid adalah menghindari situasi kemacetan yang semakin parah bagi para pekerja di kota-kota padat seperti Jakarta. Berdasarkan riset TomTom Traffic Index 2022, dibutuhkan waktu 22 menit 40 detik untuk menempuh jarak 10 kilometer di Jakarta, yang mana meningkat 2 menit 50 detik jika dibandingkan dengan tahun 2021. Riset yang sama juga menyatakan bahwa para komuter dapat menghemat waktu 42 jam dalam setahun atau hampir 2 hari jika mereka bekerja dari rumah hanya pada hari Jumat. Di sektor pemerintahan, survei terbaru yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara menunjukkan bahwa 95,7% dari 8.577 pegawai negeri sipil ingin bekerja secara hybrid dan adanya upaya pembuatan peraturan presiden untuk pengaturan kerja yang fleksibel.

Nantinya, masa depan dunia kerja akan bersifat fleksibel dan tenaga kerja harus gesit dalam beradaptasi. Berdasarkan penelitian terbaru Logitech mengenai Meeting Equity di Singapura, hanya 9% karyawan yang lebih memilih untuk bekerja sepenuhnya di kantor, sementara 25% lebih memilih untuk bekerja dari rumah dan 63% lainnya lebih memilih untuk bekerja secara hybrid. Tantangan dan pembahasannya yang ada saat ini adalah bagaimana memastikan bahwa setiap karyawan, baik yang lebih memilih bekerja secara hybrid maupun di kantor, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan berkontribusi secara produktif di era kerja yang baru ini.

Banyak Perusahaan di Indonesia masih menerapkan sistem kerja Hybrid saat ini

BACA JUGA :  realme GT 6 Dibekali dengan Teknologi Fotografi AI Canggih, Hasilkan Kualitas Foto dan Video Kelas Flagship

Produk dan solusi yang Logitech sediakan memungkinkan setiap orang untuk dapat dilihat dan didengar selama rapat virtual di mana pun mereka berada, dan telah dipercaya oleh berbagai organisasi di sektor publik, industri perbankan dan keuangan, manufaktur, teknologi dan telekomunikasi, serta pendidikan.

Logitech masih melihat perusahaan-perusahaan, misalnya di sektor teknologi dan Banking, Financial Services and Insurance (BFSI) serta beberapa organisasi pemerintah yang melakukan pengaturan kerja hybrid di kantor mereka. Dengan meningkatnya permintaan fleksibilitas dalam bekerja dari karyawan, kami berharap lebih banyak perusahaan akan mulai melihat manfaat dari sistem kerja hybrid tersebut. Kerja hybrid juga dapat memberikan peluang lain bagi perusahaan atau pemerintah, seperti memungkinkan mereka untuk terhubung dan berkolaborasi dengan karyawan, mitra, atau pemangku kepentingan lainnya di luar kota dan bahkan di seluruh negeri. Selain itu, untuk meningkatkan layanan pelanggan, video banking dapat membantu bank untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di mana pun dan kapan pun mereka berada, sehingga interaksi fisik dengan pelanggan menjadi lebih fleksibel.

Salah satu contohnya adalah PT Pelabuhan Indonesia II Persero (Pelindo II), yang telah menggunakan solusi ruangan Logitech hampir setiap hari untuk berkolaborasi dengan 12 kantor cabang dan 17 anak perusahaan mereka di seluruh Indonesia. Sebagai penyedia pelabuhan komersial, dermaga, dan layanan pengiriman kontainer di seluruh Indonesia, Pelindo II mengandalkan komunikasi real-time yang efisien untuk menjaga agar operasionalnya yang kompleks tetap berjalan dengan lancar. Namun, dengan karyawan yang tersebar di seluruh ekosistem organisasi yang beragam di Indonesia, pertemuan tatap muka selalu menjadi tantangan. Perusahaan berusaha untuk mengatasi tantangan ini dan menciptakan efisiensi operasional baru melalui kolaborasi video jarak jauh.

Pelindo II memilih Logitech Room Solutions untuk Microsoft Teams yang mencakup Logitech Rally, Logitech Tap, dan Logitech MeetUp yang mana produk-produk ini dapat membuat kolaborasi di lingkungan kerja hybrid mereka menjadi lebih lancar. Dengan pengaturan konferensi video kelas enterprise, perusahaan dapat menciptakan kembali suasana rapat tatap muka tanpa harus berada di ruangan yang sama. Oleh karena itu, semua anggota tim, baik yang berada di kantor maupun yang berada di luar kantor, dapat berkolaborasi bersama dengan tingkat akses yang sama ke dalam konten, interaksi, dan mendapatkan pengaruh yang sama juga di dalam ruang rapat.

Ketidakseimbangan menjadi tantangan sistem kerja Hybrid

Salah satu tantangan utama yang dihadapi ketika bekerja secara hybrid adalah mewujudkan kesetaraan pertemuan untuk setiap peserta rapat. Dalam lingkungan kerja hybrid, pertemuan hybrid akan sering dilakukan, dan akan ada dua peserta berbeda yang menghadiri pertemuan tersebut yaitu peserta in-office dan peserta remote. Penelitian kami menunjukkan bahwa peserta yang berada di kantor cenderung lebih terlibat dalam rapat jenis ini dibandingkan dengan peserta yang bergabung dari jarak jauh. Ketidakseimbangan ini utamanya disebabkan oleh beberapa hal seperti kualitas audio atau video yang buruk karena masih banyak karyawan yang tidak dibekali dengan teknologi yang tepat (peralatan teknologi kelas enterprise) untuk membuat rapat lebih menarik dan efektif, terutama bagi peserta jarak jauh yang bergabung secara virtual.

BACA JUGA :  Ini 4 Fitur Unggulan Yang Jadikan realme GT 6 Layak Dibeli!

Tanpa partisipasi penuh dari para peserta rapat, tujuan rapat sering kali tidak tercapai, dan potensi serta bakat karyawan menjadi tidak tersalurkan. Hasil rapat yang buruk juga dapat menyebabkan kejenuhan dan hilangnya antusiasme dari semua peserta, baik yang mengikuti rapat secara virtual maupun tatap muka. Di sinilah teknologi berperan, memastikan bahwa setiap peserta dapat melihat dan dilihat oleh peserta lain, serta dapat saling mendengar secara menyeluruh, sehingga para peserta dapat dengan mudah mengikuti dan berpartisipasi ke percakapan yang ada, dan dengan demikian mereka dapat lebih terlibat dalam rapat tersebut.

Teknologi dapat membantu membangun kesetaraan dalam meeting hybrid dengan memfasilitasi diskusi yang lebih efektif. Misalnya, produk Logitech Sight, sebuah kamera tabletop bertenaga AI dengan framing multi-participant yang cerdas dan secara alami dapat menangkap percakapan dan perilaku nonverbal, sehingga membuat para peserta jarak jauh merasa seolah-olah mereka sedang duduk di meja rapat. Hal ini dapat menempatkan peserta virtual pada level yang sama dengan peserta yang hadir secara langsung, sehingga menciptakan pengalaman meeting yang lebih alami dan menarik.

Logitech masih akan hadirkan inovasi terbaru untuk mendukung sistem kerja Hybrid

Saat ini, teknologi AI semakin canggih dan semakin terintegrasi ke dalam tempat kerja, sehingga memberikan cara-cara baru dan inovatif bagi bisnis untuk beroperasi dan bersaing di lingkungan yang penuh tantangan. Untuk kolaborasi jarak jauh, khususnya penggunaan konferensi video, AI sudah menandai perannya mulai dari menyesuaikan zoom dan cahaya secara otomatis layaknya seorang ahli, hingga memberikan kejernihan suara pembicara yang luar biasa dan mengurangi kebisingan di sekitarnya.

Memberikan pengalaman rapat yang setara bagi pekerja di kantor dan pekerja jarak jauh adalah salah satu tantangan terbesar dalam pengaturan kerja hybrid. Oleh karena itu, solusi bertenaga AI yang dapat memberikan meeting yang ‘adil; akan menjadi standar baru untuk pertemuan online di era kerja yang baru. Salah satu produk kami, Logitech Sight, adalah sebuah tabletop bertenaga AI dengan framing multi-participant cerdas yang dapat digunakan bersama dengan Logitech Rally Bar dan Rally Bar Mini untuk menghadirkan peserta jarak jauh ke dalam ruangan meeting. Logitech Sight juga memiliki dual kamera 4K dan tujuh mikrofon beamforming yang secara alami dapat menangkap percakapan dan perilaku nonverbal, sehingga peserta jarak jauh akan merasa seolah-olah mereka sedang duduk di meja rapat.

BACA JUGA :  Samsung Hadirkan Solusi untuk Para Adopter Hewan, Agar Rumah Tetap Bersih dan Sehat

Solusi konferensi video bertenaga AI lainnya dari Logitech adalah Logitech’s RightSense™, sebuah rangkaian software cerdas yang terdiri dari RightSight™ yang merupakan sebuah kontrol kamera dengan memanfaatkan computer vision untuk secara otomatis membingkai peserta meeting di dalam ruangan, RightLight™ yang mengoptimalkan keseimbangan cahaya dan warna untuk memprioritaskan tampilan wajah dan menampilkan warna kulit yang terlihat alami bahkan dalam kondisi redup atau cahaya latar, dan RightSound™ yang meningkatkan kejernihan suara dengan menekan kebisingan latar belakang dan gema, meratakan suara secara otomatis, dan memfokuskan suara pada speaker yang aktif agar setiap peserta meeting dapat mendengar dan didengar.

Di Logitech, kami percaya bahwa setiap peserta meeting dalam pengaturan kerja hybrid – baik di kantor maupun jarak jauh – berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkolaborasi dan berkontribusi secara sama. Oleh karena itu, memastikan kesetaraan rapat di setiap tempat kerja merupakan inti dari inovasi kami untuk mendukung semua orang di era kerja yang baru.

Dukungan 24/7 dari Logitech

Untuk perusahaan-perusahaan di Indonesia yang berada di tengah-tengah transformasi tempat kerja ini, Logitech dapat membantu mereka memikirkan bagaimana infrastruktur, alat, software, layanan, dan lingkungan fisik bekerja secara bersama-sama. Tim ahli lokal kami akan memberikan konsultasi untuk membantu para pelanggan memahami dan merekomendasikan solusi konferensi video terbaik untuk kebutuhan mereka. Selain itu, para mitra kami akan membantu pemasangan produk di lokasi pelanggan dan memberikan pelatihan produk untuk memastikan implementasi alatnya berjalan lancar.

Logitech juga menawarkan dukungan tingkat lanjut untuk melindungi investasi pelanggan dengan Logitech Select, sebuah paket layanan all-in-one yang memastikan dukungan 24/7 dengan akses prioritas untuk penanganan masalah dan RMA (Return Merchandise Authorization) canggih untuk penggantian barang yang rusak atau cacat secara cepat.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Grab Manfaatkan Platform Zoom untuk Dukung Kesuksesan Karyawan di Tempat Kerja

Next Post

Olike Indonesia Resmi Hadirkan Rangkaian Produk Olike Doraemon

Related Posts
Total
0
Share