Connect with us

Berita

Terbukti Curangi TKDN Indonesia, KOMINFO Perintahkan Infinix Zero 5 X603 di Tarik dari Pasaran !

Published

on

Trenteknologi.com – Sudah wajib bagi para produsen smartphone dengan teknologi LTE 4G yang ingin memasarkan produknya di Indonesia untuk dapat mengantongi sertifikat uji lolos Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). TKDN merupakan sebuah peraturan yang dibuat oleh KOMINFO dan Kementrian Perindustrian dengan tujuan untuk mengurangi defisit nilai transaksi perdagangan. Selain itu dengan diberlakukannya peraturan TKDN tersebut, Indonesia menjadi tidak dirugikan dengan hanya menjadi pasar saja, namun bisa menjadi Negara yang mendapatkan nilai tambah seperti lapangan pekerjaan menjadi lebih luas karena perakitan produk tersebut wajib dirakit di Indonesia dan harus menggunakan komponen hardware atau software yang berasal dari dalam negeri. Maka dari itu, bagi para produsen smartphone wajib memasukkan komponen lokal di dalam smartphone buatan mereka, agar mereka diperbolehkan menjual produknya tersebut di Indonesia.

Namun walaupun Pemerintah Indonesia sudah memberlakukan peraturan tersebut, terbukti masih ada saja produsen smartphone “nakal” yang ingin mencoba “mencurangi” TKDN. Baru-baru ini salah satu pemain baru di pasar smartphone Indonesia, yaitu Infinix telah terbukti melanggar peraturan tersebut. Dan imbasnya tepat pada hari ini KOMINFO menginformasikan melalui Siaran Pers, bahwa secara resmi smartphone Infinix Zero 5 atau dengan nama lainnya Infinix X603 dibekukan sertifikatnya dan harus ditarik dari pasaran Indonesia.

Hal tersebut terjadi dikarenakan PT. Bejana Nusa Agung selalu distributor Infinix Indonesia terbukti mencurangi TKDN. Karena pada saat didaftarkan Infinix X603 tersebut dilaporkan mendukung jaringan 3G, namun ditemukan bahwa ponsel tersebut ternyata juga memiliki kemampuan di jaringan 4G.

 

Siaran Pers No.82/HM/KOMINFO/04/2018
Tanggal 5 April 2018
Tentang
Pembekuan Sertifikat Perangkat Telepon Seluler
Merek INFINIX Type X603 – 3G

Jakarta– Menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait penjualan perangkat pesawat telepon seluler merk INFINIX tipe X603 di situs e-commerce milik Lazada Indonesia serta hasil klarifikasi dengan PT. Bejana Nusa Agung berdasarkan Berita Acara Klarifikasi Perdagangan Perangkat Telekomunikasi PT. Bejana Nusa Agung nomor 301/BA/KOMINFO/DJSDPPI.4/04/2018 tanggal 3 April 2018, ditemukenali terdapat pelanggaran pemenuhan ketentuan persyaratan teknis atas perangkat pesawat telepon seluler dimaksud.

Pelanggaran dimaksud terkait dengan sertifikat perangkat pesawat telepon seluler merk INFINIX tipe X603 nomor 52139/SDPPI/2017 atas nama PT. Bejana Nusa Agung yang hanya memiliki kemampuan 3G, namun ditemukenali bahwa perangkat tersebut juga memiliki kemampuan teknologi LTE sehingga tidak sesuai dengan persyaratan teknis.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka sertifikat perangkat pesawat telepon seluler merk INFINIX tipe X603 nomor 52139/SDPPI/2017 atas nama PT. Bejana Nusa Agung dibekukan dan dinyatakan tidak berlaku.

Atas pembekuan sertifikat dimaksud, PT. Bejana Nusa Agung harus menarik produk pesawat telepon seluler yang telah didistribusikan serta melaporkan hasilnya kepada Menteri  Komunikasi dan Informatika.

BIRO HUMAS

KEMENTERIAN KOMINFO

 

Sumber : www.kominfo.go.id

 

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Lenovo Resmi Meluncurkan Legion Y720 Tower di Indonesia, dengan Prosesor AMD RyzenTM

Published

on

Trenteknologi.com – Lenovo resmi memperkenalkan perangkat terbaru dari subbrand gaming-nya, yaitu Legion Y720 Tower dengan varian prosesor Ryzen™ 7 tertinggi, yakni Ryzen™ 7 1800X dilengkapi dengan kekuatan kartu grafis Radeon™ RX 570 4GB GDDR5. Dengan peningkatan performa dari versi sebelumnya, PC Lenovo Legion berbasis Ryzen™ ini memberikan kemampuan optimal bagi segala kalangan, baik untuk penggemar VR gaming, gamer profesional, content creator, maupun gamer pemula.

Menurut data dari Newzoo, Indonesia memiliki 43.7 juta gamer aktif dan memperoleh pendapatan USD 879.7 juta dari industri gaming tahun ini. Masih dari data Newzoo, Indonesia juga berada di urutan ke-16 dengan potensi bisnis gaming terbesar dari 100 negara. “Data tersebut menunjukkan bahwa industri gaming di Indonesia terus tumbuh positif,” kata Helmy Susanto, Consumer Lead, Lenovo Indonesia. “Hal itu pula yang mendorong kami untuk melanjutkan komitmen kami dalam memajukan industri gaming di Indonesia, salah satunya dengan menyediakan perangkat yang dapat mendukung performa para gamer lokal dan memberikan pengalaman yang menyatu atau immersive.”

Lenovo Legion Y720 Tower AMD Ryzen

Lenovo Legion Y720 Tower yang diluncurkan hari ini merupakan hasil kerjasama Lenovo dengan AMD Ryzen™ untuk memberi kebebasan pada para pengguna dalam memilih sistem gaming yang cocok dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Hal ini sejalan dengan pendekatan customer-sentris yang dilakukan Lenovo, terutama untuk subbrand Legion, di mana produk-produknya dibangun berdasarkan masukan dari komunitas gamer. Oleh karena itulah, produk Lenovo Legion dibangun dari nol untuk memenuhi permintaan berbagai jenis gamer. Lenovo Legion Y720 Tower versi terbaru dengan prosesor dan kartu grafis paling canggih dari AMD diciptakan khusus untuk para mainstream gamer yang menginginkan performa terbaik dalam harga kompetitif.

Dipersenjatai dengan seri prosesor AMD Ryzen™ 7 1800X yang terbaru dari AMD, desktop ini hadir dengan 8 inti unlocked dan 16 threads, di mana rata-rata PC umumnya masih berkutat di 4 inti saja, sehingga PC ini sangat mumpuni untuk menjalankan konten gaming dan hiburan terkini dengan kualitas visual 4K atau lebih. Selain gaming, Legion Y720 Tower juga cocok untuk berbagai kebutuhan profesional dan kerja kreatif, seperti programming, desain grafis, ataupun editing foto atau video di kualitas tertinggi. Dari segi chipset, perangkat ini dilengkapi dengan motherboard AMD B350 untuk meningkatkan performanya.

Spesifikasi Lenovo Legion Y720 Tower AMD Ryzen

Perangkat ini juga dibekali dengan kartu grafis Radeon™ RX 570 4 GB GDDR5 dengan arsitektur AMD Polaris yang fenomenal, sehingga memungkinkan pengguna menikmati game-game terkini dengan mulus, lebih dari 60 frame per detik dan mendukung standar HDR. Legion Y720 Tower ini juga sudah VR-ready dengan sertifikasi Oculus, sehingga dapat dengan mudah menjalankan berbagai konten VR yang tersedia. Dari segi penyimpanan dan memori, Lenovo Legion Y720 Tower dilengkapi dengan PCI-Express SSD storage hingga 256GB, yang memberikan ruang besar untuk menyimpan semua game lalu me-loadingnya dengan cepat. Pengguna dapat melakukan livestream, merekam, voice chat, meng-update gaming library, sekaligus memainkan game favorit tanpa lag berkat dual slot DDR4 Memory berkapasitas 16GB hingga 32GB.

“AMD telah membangkitkan pasar desktop berperforma tinggi dengan rangkaian prosesor RyzenTM yang dirancang untuk menghasilkan inovasi serta meningkatkan daya saing pasar PC premium, termasuk mempersembahkan prosesor multi-core yang kuat dan terdepan untuk para gamer serta mewujudkan keinginan dan kebutuhan para gamer,selayaknya misi yang dimiliki oleh Lenovo,” kata Armawati Cen, Business Development Manager AMD Indonesia. “Legion Y720 Tower yang didukung oleh Ryzen™ 7 1800x dan kartu grafis Radeon™ RX 570 4GB GDDR5 tentunya akan memberi kemampuan multitasking yang luar biasa kepada para gamer, di samping kinerja tinggi yang mereka butuhkan untuk pengalaman personal computing generasi berikutnya, termasuk VR dan streaming berkualitas tinggi.”

Lenovo Legion Y720 Tower AMD Ryzen™ dijual mulai dari harga IDR 18,699,000 dan tersedia di distributor resmi Lenovo.

Continue Reading

Berita

ZTE Perkenalkan Berbagai Inovasi 5G Pertama di Dunia ke Indonesia

Published

on

Trenteknologi.com – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi telekomunikasi, enterprise dan teknologi konsumen terkemuka untuk internet mobile, memamerkan berbagai inovasi 5G pertama di dunia ke Indonesia melalui ajang Leading 5G Tour 2018.  

Sebagai perusahaan no.1 di dunia yang memiliki 4.123 paten telekomunikasi di tahun 2016, ZTE mengadakan Leading 5G Tour 2018, Indonesia adalah negara pertama, dan acara serupa akan diadakan di negara lainnya di Asia. Dalam acara ini, ZTE membawa berbagai inovasi teknologi 5G yang diluncurkan di Mobile World Congress 2018 di Barcelona, Spanyol. Solusi-solusi baru ini menandai kepemimpinan ZTE dalam Komersialisasi Solusi 5G, dengan mitra yang tersebar di lebih dari 20 operator telekomunikasi di dunia, termasuk China Mobile, China Unicom, China Telecom, T-Mobile, Wind Tre di Italia, Telenet di Belgia, VEON, U Mobile di Malaysia dan KT di Korea Selatan. ZTE juga bermitra dengan grup Ooredoo untuk merintis komersialisasi 5G di MENA, yang sudah diresmikan melalui penandatanganan MoU di MWC 2018. Kemitraan lainnya adalah Red Hat, pemimpin di komunitas OpenStack dan juga usaha untuk menyediakan solusi OpenStack siap pakai untuk pelanggan di seluruh dunia. Solusi VNF dari ZTE sudah mendapatkan sertifikasi Red Hat OpenStack Platform, yang memberikan alternatif solusi bagi para operator telko.

Pre5G Merintis Jalan Memasuki Era 5G

Peluncuran solusi Pre5G meningkatkan kemampuan LTE dan juga merintis jalan ke 5G, menjembatani dua teknologi ini agar mampu memberikan layanan baru. Pre5G juga mampu memberi pengalaman yang didukung jaringan 4G UE yang lama. Keuntungan Pre5G antara lain memberikan lebar data selular yang melampaui kecepatan Gbps untuk layanan jenis eMBB, menurunkan OPEX jaringan yang sudah ada dan memastikan evolusi yang mulus ke 5G menggunakan solusi core tervirtualisasi dan cloud RAN. Pre5G juga akan membantu operator menyediakan layanan yang serupa dengan 5G.

Di tanggal 23 Februari lalu, ZTE memenangkan dua penghargaan di ajang GTI Annual Award Ceremony di Barcelona: 2017 Market Development Award untuk kinerja luar biasa di pasar 5G dan Pre5G, serta 2017 Innovative Mobile Service and Application Award dengan solusi Qcell + MEC (indoor coverage dan high-precision positioning).

End-to-End IoDT Test Pertama di Dunia dengan standar 3GPP 5G NR Terbaru

Setelah sukses memperkenalkan solusi 5G dan Pre5G ke Indonesia tahun lalu, ZTE kini membawa test end-to-end untuk interoperabilitas yang berdasarkan standar 3GPP NR untuk membuktikan keunggulannya di bidang 5G. Kerjasama antar sistem 5G air-interface yang didasarkan pada standar 3GPP R15 ini pertama kali dilakukan oleh ZTE, China Mobile dan Qualcomm pada bulan November 2017, di laboratorium inovasi gabungan China Mobile. Uji ini meliputi base station koemrsial 5G air-interface sub-6GHz, dan mampu mencapai kecepatan UE tunggal hingga 1.4Gbps dan latensi 0.04ms.

Kesuksesan sistem air-interface ini merupakan batu loncatan yang vital untuk komersialisasi teknologi sistem 5G air-interface yang baru, sehingga mendorong jaringan 5G untuk memenuhi standar 3GPP. Untuk inovasi teknologi yang end-to-end ini, ZTE diganjar penghargaan “Best Technology Innovation for 5G” di MWC 2018.

Uji Lapangan 5G Sub-6GHz Pertama di Dunia

Masalah utama yang dihadapi operator adalah luas jangkauan sinyal, inilah mengapa ZTE dan China Mobile melakukan uji lapangan 5G 3.5GHz pertama di Guangzhou. Uji ini merupakan solusi lengkap, yang mencakup 5G Core network, base station dan UE. Bulan Juni 2017, situs pra-komersial pertama untuk 5G sub-6GHz diresmikan, dengan kecepatan puncak mencapai 2Gbps dalam lingkungan pra-komersial. Di bulan November, ZTE dan China Mobile melakukan uji bersama untuk jangkauan sinyal kontinyu dari beberapa base station, yang mampu memberikan jangkauan 5G NR secara terus-menerus.

Produk 5G Komersial End-to-End yang Lengkap

Sebagai pemimpin di bidang teknologi, ZTE memiliki portfolio produk komersial 5G yang siap untuk operator di tahun 2019, termasuk mmWave dan perangkat akses 5G Sub-6GHz, solusi 5G bearer yang beraneka ragam, dan perangkat core network 5G yang fleksibel serta berkinerja sangat tinggi. Untuk akses radio 5G, ZTE memberikan pilihan base station 5G generasi baru yang lengkap, misalnya AAU untuk 5G high frequency atau low frequency, NG BBU dengan kapasitas terbesar di industri, atau RRU dual-mode 4G/5G pertama.

Untuk 5G bearer, ZTE meluncurkan solusi Flexhaul 5G yang meliputi perangkat 1U pertama di dunia yang mendukung antarmuka 10GE, 25GE dan 100GE, serta platform 5G TB-level pertama di industri.

Mempercepat Kematangan Industri 5G: ZTE Meluncurkan Lima Solusi Berkabel di MWC 2018

5G akan membawa banyak perubahan di arsitektur dan model bisnis jaringan, bergantung pada jaringan fix dan juga mobile, oleh karena itu ZTE meluncurkan lima solusi jaringan kabel baru di MWC2018:

  • Pertama, solusi 5G Flexhaul. Di pertemuan ITU-T SG15 yang baru saja berakhir, SPN yang dipimpin China Mobile dan M-OTN menerima persetujuan standar. Di balik pencapaian itu ada dukungan penuh dari ZTE dan penyedia perangkat lainnya.
  • Kedua, solusi E-OTN. Solusi E-OTN dari ZTE sudah disempurnakan dari tahun lalu, dan mendukung Telefónica untuk melakukan penerapan komersil MAN lebih dari 100G di Meksiko, yang mempertunjukkan kemampuan komersialnya secara penuh.
  • Ketiga, solusi “IP + Optical” vPIPE. Didasarkan pada pipe resource pooling dan resource sharing, solusi ini mengubah cara tradisional untuk layanan adaptasi jaringan, dan beradaptasi dengan mudah untuk memenuhi permintaan untuk lalu lintas layanan, sehingga meningkatkan utilitasi sumber daya dan jaringan IP serta Optikal sekitar 40%-60% dan mengurangi CAPEX secara signifikan.
  • Keempat, solusi Big Video. ZTE mempertunjukkan sistem layanan video PVP OTT yang sudah sukses diterapkan di operator Afrika selatan Cell C. Pengaturan komersi diselesaikan kurang dari empat bulan dan mengumpulkan lebih dari 150 ribu pelanggan dalam tiga bulan.
  • Kelima, Optical Access Platform, TITAN. Sebagai platform inti dari konvergensi fixed-mobile ZTE untuk 5G, TITAN memiliki lebar data optikal yang kuat dan mendukung 10G PON, NG-PON2 dan teknologi PON 25G/50G. Di samping itu, sudah bisa mendukung akses WDM-PON dan bisa secara simultan mendukung 5G fronthaul agar menghemat sumberdaya fiber dalam jumlah besar.

2/3/4/5G Common Core Solution Terintegrasi Penuh

ZTE Common Core, didasari oleh 3GPP R15 service-based architecture (SBA), meliputi network function services yang berdasar spesifikasi 3GPP serta layanan public network function. Solusi ini mengintegrasikan semua moda akses termasuk fixed-mobile convergence (FMC) dalam layer network function (NF) dan network services (NS). Semua layanan mampu self-contained, digunakan ulang dan dikelola mandiri. Selain menawarkan penerapan mudah dan fleskibel, juga terstandarisasi untuk mengakselerasi inovasi, serta membantu operator terhindar dari upgrade berkala setiap jaringan wireless dan jaringan inti, yang bisa mengurangi TCO (biaya) cukup besar.

Meluncurkan Solusi Big Video Generasi Lanjut

Dengan menjadikan pengalaman pengguna faktor utama kesuksesan di pasar layanan video, ZTE meluncurkan solusi Big Video yang bisa menjadi jawaban atas kecepatan unduh yang lambat, atau latensi tinggi yang sering ditemui sebagian orang. Solusi baru ZTE ini meliputi MEC CDN yang bisa mempercepat unduh, dengan mempertahankan latensi rendah. Arsitektur Internet baru berdasar ICN/CCN akan mampu menangani informasi dan koneksi yang berlebih dan solusi Cloud STB akan menjamin peningkatan layanan serta menghemat TCO bagi operator.

“Kami senang bisa membawa inovasi-inovasi pertama di dunia ini ke Indonesia, karena komitmen kami adalah memberikan teknologi 5G terbaik, dan membantu para mitra telko kami membangun jaringan yang lebih baik dan memberi nilai lebih kepada para pelanggannya. Dengan inovasi 5G kami, harapannya kami dapat terus bermitra dengan operator telekomunikasi di Indonesia untuk membawa teknologi jaringan mereka ke tingkat lanjut,”kata Benjamin Bai, Marketing Director ZTE Indonesia.

Continue Reading

Aplikasi

SHAREit Tawarkan Solusi Konten Digital dan File Sharing Untuk Lintas Platform !

Published

on

Trenteknologi.com – Saat ini konsumsi media dalam format digital semakin meningkat di seluruh dunia. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan saat ini jumlah perangkat yang mampu mendukung media digital sudah banyak sekali diluncurkan dn disertai dengan akses internet yang kecepatannya semakin meningkat. Deloitte memberikan laporan bahwa pertumbuhan data tersebut rata-rata dikaitkan dengan berbagai jenis media digital, khususnya media digital pada layanan hiburan. Bahkan sebuah studi yang dilakukan oleh Cisco, 80% lalu lintas internet yan terjadi pada tahun 2019 berasal dari konten video.

Selain itu sebuah studi juga dilakukan oleh Pew Research, bahwa 70% pengguna smartphone di tahun 2017 seringkali berbagi konten video, gambar dan komentar mereka tentang persitiwa yang terjadi di komunitas mereka. Lalu sebuah prediksi juga dibuat oleh Statista, yang memprediksikan bahwa jumlah aplikasi smartphone akan terus meningkat setiap tahunnya. Statista juga memprediksi bahwa pada tahun 2021 mendatang, jumlah pengguna smartphone yang mengunduh aplikasi dapat mencapai 352,9 juta undunhan.

Dan bebekal data tersebut, SHAREit sebagai aplikasi digital content multiplatform dengan pengguna global mencapai 1,3 miliar, dibuat dengan satu tujuan utama yakni memberikan pengguna kesempatan untuk mengakses sebanyak mungkin konten digital dan membaginya dengan siapapun, kapan saja! Salah satu hal terbaik tentang SHAREit, adalah mekanisme transfernya yang optimal membuatnya mudah mengirim dan menerima file besar dengan cepat.

SHAREit merupakan sebuah aplikasi konten digital lintas platform terbaik saat ini, yang memiliki kemampuan mengirim file dengan mudah, cepat dan pastinya gratis. Dengan kemampuannya tersebut, SHAREit menawarkan solusi konektivitas kepada para pengguna smartphone yang menginginkan sebuah aplikasi yang cerdas dan efisien. Saat ini SHAREit dapat digunakan oleh para pengguna smartphone dengan sistem operasi Android, Ios, Windows Phone bahkan juga untuk pengguna PC Desktop yang menggunakan sistem operasi Windows ataupun Mac OS. Untuk mengirim berbagai jenis konten media, SHAREit memiliki keunggulan dalam hal kecepatan pengirimannya, yang diklaim memiliki kecepatan 200 kali lipat lebih cepat dibandingkan Bluetooth, dengan kecepatan pengiriman hingga 20 Mbps.

Selain memiliki kemampuan pengiriman file dengan kecepatan tinggi, saat ini SHAREit juga menawarkan kepada pengguna yang ingin menikmati berbagai jenis konten digital. Dengan menggunakan aplikasi ini, akan memungkinkan pengguna untuk dapat menikmati video online tanpa batas, pemutar musik yang elegan, konten yang dipersonalisasi, dan mentransfer semua jenis file.

Continue Reading

Jooble.id

Advertisement
Advertisement

Tips & Trick

Review

Advertisement

Xiaomi Corner

Advertisement

Top 5