Connect with us

Berita

Aruba Perkenalkan Solusi SD-WAN, LAN dan Keamanan Terintegrasi untuk Mendukung Software-Defined Branch

Published

on

Trenteknologi.com – Aruba, perusahaan Hewlett Packard Enterprise (NYSE: HPE), hari ini mengumumkan kehadiran solusi Software-Defined Branch (SD-Branch), sebuah pendekatan baru yang didesain untuk membantu pelanggan memodernisasi jaringan cabang-cabangnya demi memenuhi tuntutan perkembangan cloud, IoT,dan mobilitas. Pengintegrasiansolusi-solusi terbaruSD-WAN yang dikelola pada cloud, jaringan kabel dan nirkabel,dengan penerapan kebijakan berbasis konteks, secara signifikan meningkatkan kemampuan profesional TI dalam menghadirkan peningkatan ketersediaan jaringan dan kinerja aplikasi, sekaligus mengurangi waktu pengelolaan serta pengeluaran operasional dan modal secara signifikan.

Kehadiran perangkat mobile dan IoT, ketergantungan yang makin besar pada aplikasi berbasis cloud, serta menyusutnya anggaran TI telah berdampak besar pada perusahaan-perusahaan TI. Operator di kantor-kantor cabang juga mengalami peningkatan kompleksitas dan inefisiensi saat harus mengelola berbagai alat bantu yang berbeda dalam pengelolaan jaringan dan keamanan sistem dari vendor yang berbeda-beda.

Solusi SD-Branch terbaru dari televisi Aruba Aruba Branch Gateways dengan platform manajemen cloud yang disempurnakan, yaitu Aruba Central, untuk menghasilkan satu titik tunggal untuk SD-WAN, jaringan kabel dan nirkabel, serta penerapan kebijakan, dan menyajikan konektivitas yang aman dan sederhana di cabang-cabang. Solusi terpadu yang dibuat khusus ini menandai kemajuan yang signifikan melebihi apa yang ditawarkan oleh SD-WAN murni, dengan memberikan pengurangan rekam jejak pada perangkat, penyebaran yang efisien dari instalasi skala besar yang terdistribusi, dan biaya konektivitas WAN yang lebih rendah di kantor-kantor cabang.

“Perusahaan ritel, hotel, dan layanan kesehatan dengan banyak lokasi perlu mengelola lingkungan dengan TI. Ini diperparah oleh layanan cloud yang berdampak pada infrastruktur WAN, dan perangkat IoT baru yang menyoroti dan mengelola TI. Hal ini diperparah dengan layanan cloud yang berdampak pada infrastruktur WAN, serta perangkat-perangkat IoT baru yang menekankan keamanan dan kemampuan manajemen TI. Solusi Software Defined Branch dari Aruba membawa bersama-sama SD-WAN dengan WLAN, LAN, dan kerangka kerja di bawah satu software-defined framework untuk kebijakan dan segmentasi Menyederhanakan operasi TI yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola jaringan mereka melalui Aruba Central cloud sambil memungkinkan tim non-teknis untuk memasuki jaringan baru. -Branch of Aruba menghadirkFan ekosistem yang berfungsi dari manfaat teknologi dan memberikan pengalaman end-to-end tim TI dalam cabang mereka lebih baik, “kata Justin Chiah, Direktur Senior dan Manajer Umum, Asia Tenggara dan Taiwan, Aruba, Hewlett Perusahaan Packard Enterprise.

BACA JUGA :  Tingkatkan Mobile First Architecture, Aruba Hadirkan Jejaring Otonom dan Tempat Kerja Digital yang Cerdas

 

Keuntungan Utama Solusi Aruba SD-Branch meliputi:

  • Penyederhanaan pada Skala Enterprise: Pengelolaan berbasiscloud menyajikan pengelolaan koneksi kabel dan nirkabel di cabang-cabang secara terpusat dari jarak jauh, serta koneksi WAN dan Internet melalui infrastruktur SD-WAN. Hal ini memungkinkan bagian TI untuk secara cepat mengimplementasikan layanan dan perubahan jaringan yang baru di lingkungan yang tersebar luas tanpa memerlukan kehadiran TI di lokasi tersebut.
  • Keamanan Terintegrasi dan Terbaik di Kelasnya: Solusi keamanan Arubamenawarkan kemampuan penerapan kebijakan WAN antar cabang yang terperinci dan otomatis.Mitra teknologi pertukaran keamanan Aruba 360 terbaru menyajikan firewall berbasis cloud dan proteksi terhadap ancaman.
  • Pengalaman yang Optimal di Kantor Cabang: Aplikasi, pengguna, dan contextual awarenesspada perangkat memberikan kualitas layanan yang terperinci di dalam cabang dan di seluruh WAN untuk SaaS, UC yang mobile, dan aplikasi jarak jauh lainnya. Hal ini menyederhanakan cara untuk memprioritaskan arah lalu lintas LAN dan WAN di dalam dan di luar kantor cabang guna memberikan pengalamanyang konsisten, terlepas dari peran si pengguna, jenis perangkat, atau lokasinya.

 

Penyederhanaan pada Skala Enterprise: Peningkatan Aruba Central dan Infrastruktur

Solusi SD-Branch dari Aruba memungkinkan perusahaan TI secara efektif mengelola lebih banyak lokasi cabang dengan jumlah staf lebih sedikit, sekaligus tetap menerapkan pendekatan keamanan dan kepatuhan yang konsisten di seluruh lokasi. Dengan mengintegrasikan dan menyentralisasikan pengelolaan, serta menghilangkan konektivitas MPLS yang mahal, pelanggan dapat menghemat sampai 75% dibandingkan dengan penerapan cara tradisional2.

Aruba Central telah ditingkatkan dengan dukungan yang baru terhadap SD-WAN untuk menyajikan kemampuan konfigurasi yang otomatis, visibilitas yang rinci, dan alat bantu pemecahan masalah yang mudah digunakan. Zero Touch Provisioning (ZTP) dari Aruba dan aplikasi mobile yang intuitif bagi perangkat terpasang yang otomatis, membuat staf non-teknis di cabang pun dapat dengan mudah mengelola solusi tersebut tanpa perlu melakukan konfigurasi manual di tempat dan tak perlu mengirimkan seseorang untuk melakukan konfigurasi, yang jelas akan memakan waktu dan mahal.

BACA JUGA :  Tingkatkan Mobile First Architecture, Aruba Hadirkan Jejaring Otonom dan Tempat Kerja Digital yang Cerdas

Demi memperluas kehadirannya di pasar global, peritel barang-barang mewah Vera Wang menghadapi tantangan saat hendak memperluas usahanya. “Kami perlu meningkatkan kapasitas toko dan beroperasi lebih cepat, serta memaksimalkan ketersediaan WAN dan efisiensi,” tutur Stewart Ebrat, CIO Vera Wang. “Solusi SD-WAN dari Aruba telah menghilangkan beban kami dalam membangun infrastruktur terdistribusi.”

Keamanan Terintegrasi yang Terbaik di Kelasnya dan Kemitraan Cloud Terbaru untuk Perlindungan Terhadap Ancaman yang Lebih Mumpuni

Meningkatnya mobilitas, perangkat IoT, dan aplikasi berbasis cloud di cabang membutuhkan suatu cara yang otomatis dan komperehensif terkait pendekatan keamanan. Aruba secara unik memposisikan diri untuk menyediakan konteks pengguna dan perangkat untuk penerapan berbasis peran yang konsisten di seluruh jaringan LAN dan WAN. Manajer kebijakan dari Aruba ClearPass akan menyederhanakan dan mengotomasi bagaimana berbagai kebijakan diaplikasikan di seluruh layer jaringan dan akses aplikasi yang berbeda-beda sehingga tak perlu melakukan konfigurasi manual yang memboroskan waktu.

“Saya tertarik dengan visi edge-to-clouddari Aruba dan pengintegrasian fungsionalitas SD-WAN. Hal ini akan membantu kami memecahkan masalah kinerja dan pemasangan yang dibayang-bayangi masalah biaya,” ujar Corey Hasberry, Manajer TI Vera Wang. Ia menambahkan, “Keamanan berbasisperan dari Aruba yang diterapkan pada infrastruktur Wi-Fi dan WAN kami akan membantu kami menghadirkan pengalaman yang konsisten bagi pekerja dan pelanggan kami.”

Sebagai tambahan, semua lalu lintas jaringan di cabang bisa diteruskan ke Aruba Branch Gateway untuk mendapat pemeriksaan yang mendalam menggunakan firewall yang built-in. Perusahaan TI dapat dengan mudah menentukan kebijakan berdasarkan perangkat yang spesifik untuk membagi lalu lintasnya sampai ke layer aplikasi. Di lingkungan ritel, hal ini akan dengan mudah membantu membatasi penggunaan kamera keamanan yang berbahaya di dalam toko atau menunjuk ke mana sebuah perangkat Point-of-Sale (PoS) bisa mengirimkan lalu lintas datanya.

BACA JUGA :  Tingkatkan Mobile First Architecture, Aruba Hadirkan Jejaring Otonom dan Tempat Kerja Digital yang Cerdas

Untuk memecahkan kerentanan keamanan di luar parameter kantor cabang, Aruba telah memperluas program partner teknologi pertukaran keamanan Aruba 360 dengan menambahkan Zscaler dan berintegrasi dengan Check Point Software Technologies dan Palo Alto Networks. Ekosistem dari para mitra ini akan menyediakan firewall berbasis cloud dan fungsi proteksi ancaman tingkat lanjut untuk mengamankan lalu lintas sensitif perusahaan menuju Internet publik.

 

Mengoptimalkan Pengalaman di Kantor Cabang: Aruba Branch Gateway Terbaru Memberikan Wawasan dan Kendali pada WAN

Untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik dimulai dengan memberikan keandalan yang tak tertandingi. Menurut Gartner, pemadaman sebuah jaringan dapat menjadi lebih dari sekadar ketidaknyamanan, dan bukti menunjukkan terjadinya kerugian produktivitas atau pendapatan yang berkisar dari USD1.000 hingga USD1.000.000 per insiden, tergantung pada lokasi dan kasus penggunaan perusahaan3.

Dengan memanfaatkan konteks dalam menggali wawasan tentang kondisi seluruh jaringan yang terdistribusi ke cabang – baik kondisi kabel, nirkabel, dan WAN – perusahaan TI dapat secara dinamis mengoptimalkan pengalaman pengguna secara waktu nyata sebelum terjadinya dampak apa pun terhadap bisnis. Dengan ketersediaannya di Branch Gateway terbaru, kemampuan context-awareness yang unik dari Aruba telah melampaui akses jaringan terperinci berbasis peran dan keamanan aplikasi untuk menghadirkan pengalaman Quality of Service (QoS) yang tak tertandingi dari LAN ke WAN. Hal ini memungkinkan para profesional TI untuk memenuhi kebutuhan pengguna akhir sambil menyederhanakan operasi TI.

Fitur-fitur tambahan Branch Gateway seperti perutean berbasis kebijakan dan pemilihan jalur yang dinamis kini dapat memanfaatkan data kontekstual dan kesadaran ini untuk secara dinamis melakukan perutean pada lalu lintas di WAN berdasarkan pada pengguna, perangkat, atau afiliasi kelompok. Misalnya, perusahaan ritel dapat dengan mudah memprioritaskan sistem PoS dan lalu lintas video daripada lalu lintas tamu, sementara hotel dapat memprioritaskan lalu lintas suara untuk siapa pun yang terlibat dengan bagian layanan pelanggan.

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ASUS

ASUS ZenBook Pro 15 UX580, Laptop dengan Dua Layar Pertama di Dunia

Published

on

Trenteknologi.com – ASUS Indonesia menghadirkan ZenBook Pro 15 UX580, sebuah laptop yang merupakan seri tertinggi dari lini ZenBook saat ini. Laptop ini merupakan laptop kelas premium yang hadir dengan spesifikasi lebih tinggi dari seri ZenBook lainnya dan ditujukan untuk pengguna profesional, terutama mereka yang bergerak di industri kreatif seperti 3D designer, video editor dan fotografer.

ZenBook Pro UX580 juga merupakan laptop pertama di dunia yang hadir dengan ScreenPad, yaitu touchpad yang bisa difungsikan sebagai layar kedua. ScreenPad merupakan inovasi terbaru ASUS yang ditujukan untuk meningkatkan pengalaman serta produktivitas penggunanya. Kehadiran ScreenPad di ZenBook Pro UX580 sangat tepat sehingga para profesional bisa bekerja lebih optimal.

“Selama 26 tahun terakhir, teknologi touchpad pada laptop tidak banyak berubah. Produsen hanya membuatnya lebih lega, lebih responsif dan mendukung multi touch dan gesture,” ucap Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “Dengan ZenBook Pro 15 UX580, ASUS menghadirkan inoviasi lebih pada touchpad, dan bisa dikatakan ini adalah laptop idaman para profesional,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari keluarga ZenBook, ASUS ZenBook Pro 15 UX580 tetap tampil dengan filosofi desain Zen yang elegan. Laptop ini juga memiliki sederet fitur premium dan hadir dengan bodi sangat ramping sebagaimana varian ZenBook lainnya. Ia juga punya bezel yang tipis sehingga secara keseluruhan mampu menjadikannya lebih kompak dibanding laptop 15 inci pada umumnya.

Elegan dan Tangguh

ASUS ZenBook Pro UX580 tampil dengan bodi berbahan metal yang solid dibalut warna Deep Dive Blue yang elegan. Bentuknya juga sangat ringkas dengan ketebalan yang hanya 18,9mm dan bobot hanya 1,88kg, sehingga mudah dimasukkan ke dalam tas dan mudah dan tidak terlalu merepotkan untuk dibawa bepergian.

Meski memiliki bentuk yang ringkas, ZenBook Pro 15 UX580 masih tampil dengan layar yang lebar. Layar resolusi ultra tinggi yakni 4K memiliki ukuran bentang 15,6 inci namun hadir dengan bodi seukuran laptop yang umumnya hanya mengusung layar 14 inci. Hal tersebut dimungkinkan berkat teknologi NanoEdge yang membuat bezel layar di laptop ini bisa tampil dengan bezel hanya 7,3mm dan screen-to-body ratio sebesar 83%.

BACA JUGA :  Tingkatkan Mobile First Architecture, Aruba Hadirkan Jejaring Otonom dan Tempat Kerja Digital yang Cerdas

Tidak hanya itu, ZenBook Pro 15 UX580 juga sudah mengantongi sertifikasi standar militer MIL STD-810G. Sertifikasi tersebut membuktikan laptop ini telah lolos berbagai pengujian ekstrem seperti tes ketinggian (altitude test) dan tes suhu (temperature test).

Dari sisi multimedia, ASUS juga sudah melengkapi ZenBook Pro 15 UX580 dengan speaker khusus yang sudah mengantongi sertifikasi dari Harman Kardon. Speaker di laptop ini pun dikonfigurasi oleh ASUS Golden Ear Team yang melengkapinya dengan teknologi ASUS SonicMaster. Dengan frekuensi suara 1,6x lebih lebar dan output 1,4 kali lebih keras, speaker ZenBook yang satu ini mampu menghadirkan suara kelas premium yang lebih baik dari laptop di kelasnya.

ScreenPad Penunjang Produktivitas

ScreenPad merupakan fitur paling unik yang ada di ZenBook Pro 15 UX580. Teknologi ini merupakan fitur inovatif yang membuat touchpad bekerja secara lebih pintar. ScreenPad juga memiliki beragam fungsi yang bisa digunakan untuk menunjang produktivitas. Screenpad juga memungkinkan pengguna untuk mengubah tampilan touchpad dengan menambahkan wallpaper.

Demi mendukung fungsionalitas ScreenPad, ASUS sudah menyiapkan beragam aplikasi khusus yang sudah terintegrasi dengan berbagai aplikasi produktivitas, salah satunya adalah Microsoft Office. Melalui fitur Adaptive Design, ScreenPad secara otomatis akan menyesuaikan tampilan sesuai dengan aplikasi yang sedang dijalankan dan menampilkan antarmuka tambahan.

Selain itu, ScreenPad juga bisa digunakan sebagai layar kedua. Lewat mode Screen Extender, pengguna bisa membuat ScreenPad layaknya layar tambahan untuk ZenBook Pro 15 UX580 ini. Dengan demikian, semua aplikasi yang ada di desktop bisa ditampilkan di ScreenPad layaknya ditampilkan di monitor terpisah. “Inilah mengapa ZenBook Pro 15 UX580 ditujukan untuk para profesional,” sebut Jimmy.

BACA JUGA :  Tingkatkan Mobile First Architecture, Aruba Hadirkan Jejaring Otonom dan Tempat Kerja Digital yang Cerdas

Dirancang untuk Para Profesional

ASUS ZenBook Pro UX580 dirancang khusus untuk para profesional, khususnya mereka yang bekerja di industri kreatif seperti 3D designer, video editing, dan fotografer. Laptop ini sudah dibekali dengan segudang fitur untuk memenuhi kebutuhan profesional, mulai dari spesifikasi kelas premium, konektivitas lengkap, hingga layar khusus dengan reproduksi warna yang sangat akurat.

“ZenBook Pro UX580 bukan laptop biasa. Semua aspeknya dihadirkan dan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan profesional,” ucap Jimmy. “Semua itu demi memastikan pengguna profesional bisa bekerja secara nyaman kapanpun dan dimanapun ketika menggunakan laptop ini.”

ZenBook Pro UX580 dilengkapi dengan layar beresolusi 4K UHD (3840×2160 pixel) dengan tingkat kecerahan hingga 400nits. Yang paling menarik adalah layar pada laptop ini mampu menyajikan warna yang sangat akurat, dengan tingkat reproduksi warna Adobe RGB hingga 100% dan Delta E < 2. Artinya, warna yang dihasilkan di layar ZenBook Pro UX580 sangat realistis dan mendekati aslinya. Layar ZenBook Pro UX580 juga merupakan factory-calibrated dan telah divalidasi oleh PANTONE.

“Kami mengerti bahwa layar merupakan salah satu unsur paling penting bagi para professional, khususnya mereka yang bergerak di bidang multimedia,” ujar Jimmy. “Kombinasi reproduksi warna yang sangat akurat serta teknologi layar sentuh adalah idaman bagi semua profesional di dunia digital ini. Itulah mengapa kami menghadirkannya di sini,” jelasnya.

ZenBook Pro 15 UX580 juga didukung oleh prosesor dan chip grafis yang mumpuni. Laptop ini sudah menggunakan prosesor Intel Core i7-8750H dan chip grafis Nvidia GeForce GTX 1050. Keduanya hadir untuk memenuhi semua kebutuhan para profesional mulai dari video editing, photo editing, hingga 3D rendering.

Untuk mengoptimalkan performanya, ASUS juga menghadirkan memori terbaik. Laptop kelas profesional tersebut sudah dilengkapi dengan RAM DDR4 sebesar 16GB dan penyimpanan internal menggunakan M.2 NVMe PCIe SSD sebesar 1TB. Kombinasi keduanya memastikan sistem dapat berjalan cepat tanpa kompromi.

BACA JUGA :  Tingkatkan Mobile First Architecture, Aruba Hadirkan Jejaring Otonom dan Tempat Kerja Digital yang Cerdas

ZenBook Pro 15 UX580 dirancang untuk mobilitas yang tinggi. Untuk itu ASUS membenamkan baterai Lithium Ion 8-cell yang bisa memasok daya hingga 9,5 jam. Teknologi fast charging juga sudah ditanamkan sehingga pengguna bisa mengisi 60% daya hanya dalam 49 menit. Tersedia dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi serta Bluetooth 5.0 untuk menghubungkan berbagai peripheral seperti mouse dan headset. ASUS juga menyediakan USB to LAN port dongle agar bisa terhubung ke jaringan melalui kabel.

Melengkapi konektivitasnya, ZenBook Pro 15 UX580 sudah memiliki 2 port USB 3.1 Type-A dan 2 port USB Type-C berteknologi Thunderbolt 3. Kehadiran teknologi Thunderbolt 3 memungkinkan laptop dihubungkan ke berbagai perangkat kelas profesional seperti docking kartu grafis eksternal atau monitor beresolusi tinggi. Selain itu terdapat pula port HDMI, combo audio jack, serta MicroSD card slot.

Spesifikasi ASUS ZenBook Pro 15 UX580

Main Spec. ASUS ZenBook Pro UX580GD
CPU Intel Core i7 8750H Processor Hexa Core (9M Cache, up to 4.1GHz)
Operating System Windows 10
Memory 16GB DDR4 2400MHz SDRAM
Storage 1TB M.2 NVMe PCIe SSD
Display 15,6” (16:9) 4K UHD (1920×1080) PANTONE validated with NanoEdge Display
Graphics Discrete graphics Nvidia GeForce GTX 1050 4GB GDDR5 VRAM

Integrated Intel UHD Graphics 630

Input/Output 2 x USB3.1 Type-C (GEN 2) with Thunderbolt 3 support, 2x USB 3.1 port (Gen 2), 1 x HDMI, 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
Camera VGA Web Camera
Connectivity Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
Audio Harman Kardon certified audio system with ASUS SonicMaster surround-sound technology, Array microphone with Cortana voice-recognition support
Battery 71Wh 8-cell lithium-polymer battery up to 9.5 hours battery life
Dimension (WxDxH) 365 x 241 x 189 mm
Weight 1,88Kg with Battery
Colors Deep Dive Blue
Price Rp32.299.000
Warranty

2 tahun garansi global

Continue Reading

Berita

Lenovo dan NetApp Bekerjasama untuk Transformasi Digital Pelanggan

Published

on

Trenteknologi.com – Lenovo sebagai perusahaan yang masuk ke Global Fortune 500 dan pemimpin teknologi di Intelligent Transformation, bersama dengan NetApp yang juga merupakan perusahaan Fortune 500 dan otoritas data untuk cloud hibrida, mengumumkan kerjasama global untuk memberikan teknologi inovatif serta pengalaman yang lebih sederhana untuk membantu pelanggan memodernisasi teknologi informasi (TI) serta mengakselerasi transformasi digital. Sebagai pemimpin inovasi untuk high-performance computing dan solusi flash storage, Lenovo dan NetApp ada di posisi yang tepat untuk membawa teknologi terdepan yang memungkinkan pelanggan di seluruh dunia memodernisasi arsitektur TI dari luar hingga jaringan inti.

Dua perusahaan ini bersama-sama mengembangkan produk storage bermerek Lenovo yang menggabungkan solusi all-flash data management dari NetApp dengan infrastruktur ThinkSystem dari Lenovo. Produk-produk ini akan menggunakan teknologi perangkat lunak inti dari NetApp dan akan diproduksi oleh Lenovo, memanfaatkan rantai suplai kelas dunia milik Lenovo, yang ada di peringkat lima besar untuk semua perusahaan teknologi global, menurut Gartner.

Selain itu, Lenovo dan NetApp mengumumkan kerjasama baru di China untuk memberikan produk storage dan solusi manajemen data yang dilokalisasi dan dirancang khusus untuk memenuhi persyaratan dan ekosistem cloud yang berbeda di China.

“Lenovo berkomitmen untuk mendorong IT baru, atau Intelligent Transformation, melalui penawaran data center yang berpusat pada pelanggan,” kata Sumir Bhatia, President, Data Center Group, Lenovo Asia Pacific. “Lenovo berkomitmen pada pertumbuhan yang organik dan non-organik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, dan menjaga kerjasama global terkuat di industri data center.”

BACA JUGA :  Tingkatkan Mobile First Architecture, Aruba Hadirkan Jejaring Otonom dan Tempat Kerja Digital yang Cerdas

“Di perekonomian global saat ini, pelanggan menuntut pendekatan baru pada infrastruktur TI yang mendukung transformasi digital mereka; melalui kerjasama ini, Lenovo dan NetApp akan menawarkan portfolio yang komprehensif berisi produk, solusi, dan layanan yang tidak tertandingi,” kata George Kurian, Chief Executive Officer, NetApp. “Menggabungkan kekuatan kami dalam hal inovasi yang berpusat pada pelanggan, Lenovo dan NetApp akan menentukan standar baru untuk mengakselerasi keberhasilan pelanggan.”

“Lenovo dan NetApp ada di posisi yang tepat untuk memberikan solusi manajemen data dengan performa tinggi di dunia, yang menawarkan performa, nilai, serta pilihan baru untuk pelanggan,” kata Kirk Skaugen, Executive Vice President, Lenovo and President, Lenovo Data Center Group. “Lenovo, kini menjadi perusahaan server dengan pertumbuhan tercepat di dunia, tetap berkomitmen pada visi kami untuk menjadi mitra data center paling terpercaya untuk transformasi digital pelanggan. Kami membawa solusi storage dan manajemen data baru ke perusahaan di lebih dari 160 negara dengan rantai suplai dan jaringan layanan yang tidak tertandingi, serta melalui jaringan mitra global yang semakin kuat.”

Solusi pertama dari kerjasama ini – Lenovo ThinkSystem DE dan DM Series – akan tersedia secara global untuk pembelian langsung. Untuk informasi lebih jelas mengenai kerjasama strategis ini silahkan kunjungi www.lenovo.com/EmpowerTransformation

Continue Reading

Berita

Fujifilm Luncurkan Instax SQUARE SQ20 di Indonesia, Bisa Rekam Video

Published

on

Trenteknologi.com – PT FUJIFILM Indonesia (Fujfilm) hari ini secara resmi meluncurkan varian baru dalam jajaran produk instax. Hadirnya produk terbaru ini, instax SQUARE SQ20, untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup anak muda yang dinamis dengan mobilitas tinggi. Motion mode yang ditanamkan dalam kamera instan hybrid persegi ini, memungkinkan pengguna dapat menangkap obyek bergerak, sekaligus mencetak setiap momen terbaiknya. Desain instax SQUARE SQ20 yang stylish dan ergonomis, memudahkan pengguna untuk membawanya kemana saja, sehingga tidak ada lagi momen-momen berharga yang terlewatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Noriyuki Kawakubo – Presiden Direktur PT FUJIFILM Indonesia menyampaikan,”Selaras dengan tagline kampanye branding global Fujifilm Group terbaru “NEVER STOP”, Fujifilm berkomitmen untuk tidak akan pernah berhenti berinovasi mengembangkan dan menghadirkan produk – produk yang dapat menjawab kebutuhan serta perubahan gaya hidup pengguna instax yang dinamis terutama di Indonesia, salah satunya dengan kehadiran instax SQUARE SQ20.”

Fitur Motion Grab Fujifilm Instax SQUARE SQ20

instax SQUARE SQ20 menawarkan fungsi dan fitur yang lebih variatif, baik untuk menangkap foto maupun saat mencetaknya. Salah satunya, fitur motion grab yang memungkinkan pengguna untuk merekam video singkat (maksimal 15 detik), memilih frame foto-foto terbaik dari video tersebut, kemudian dapat mencetaknya langsung. Fitur baru ini, menjadikan instax SQUARE SQ20 sebagai partner ideal bagi anak-anak muda untuk menyalurkan ekspresi kreatif dan inspiratif mereka.

BACA JUGA :  Tingkatkan Mobile First Architecture, Aruba Hadirkan Jejaring Otonom dan Tempat Kerja Digital yang Cerdas

instax SQUARE SQ20 juga menghadirkan fitur time shift collage, sehingga pengguna dapat mengambil 4 foto berbeda dalam rentang waktu tertentu, mirip dengan mode burst yang ada pada kamera digital pada umumnya. Built-in filter yang bernama “Sequence” dapat menambahkan efek dinamis dan dreamy pada foto dengan adanya bayangan pada gerakan obyek, untuk menghasilkan foto yang lebih hidup, dramatis, dan nyata.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah instax, produk instax SQUARE SQ20 dilengkapi dengan kemampuan zoom untuk pengambilan gambar. Sementara untuk pengambilan swafoto (selfie), pengguna dapat mengandalkan kaca refleksi mini yang terletak di samping lensa.

“Sebagai perusahaan yang menawarkan inovasi produk perangkat optik dan gambar, kami memiliki pengalaman serta rekam jejak panjang, Fujifilm tidak akan pernah berhenti berinovasi untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup para penguna kamera instan instax. Untuk kebutuhan gaya hidup anak-anak muda yang dinamis dan serba mobile, kami menghadirkan instax SQUARE SQ20 yang dilengkapi dengan beragam fitur yang belum pernah ada di seri-seri instax sebelumnya,” ujar Johanes J. Rampi – General Manager Electronic Imaging and Consumer Printing Division, PT FUJIFILM Indonesia.

Sebagai kamera instan hybrid yang memiliki sensor gambar digital, instax SQUARE SQ20 memungkinkan pengguna untuk memilih foto favorit, melakukan editing atau menerapkan filter yang mereka sukai, lalu mencetak foto tersebut. Selama data digital masih tersimpan pada memori kamera, pengguna dapat mencetaknya berkali-kali dengan tipe efek atau filter yang berbeda-beda.

BACA JUGA :  Tingkatkan Mobile First Architecture, Aruba Hadirkan Jejaring Otonom dan Tempat Kerja Digital yang Cerdas

Putra Djohan – Instaxgrapher yang sering menggunakan instax untuk pemotretan profesional, mengatakan, “Saya pribadi sangat menyukai fitur motion grab dari instax SQUARE SQ20. Ketika mengambil foto dari obyek bergerak, tentu tidak semua frame kualitasnya bagus. Fitur ini memudahkan saya untuk memilih frame yang paling saya sukai, melakukan editing jika perlu, lalu mencetak. Hasil cetakannya benar-benar merupakan yang terbaik.”

Kamera instax SQUARE SQ20 hadir dalam (2) dua variasi warna, yakni hitam matte yang bold dan mewah, serta warna beige untuk kesan elegan dan modis. Untuk mempermudah pengambilan gambar, tombol shutter juga terletak di kanan dan kiri kamera. Produk terbaru ini akan dibanderol dengan harga Rp2.999.000 di Indonesia. Pengguna dapat mengikuti pre-order eksklusif di Blibli.com pada tanggal 15-25 November 2018 atau mendapatkannya di outlet resmi Fujifilm mulai Desember 2018.

Pada tanggal 6-9 Desember 2018, Fujifilm juga mengajak para penggemar dan pengguna setia instax untuk menghadiri acara pameran spesial yang bertempat di Mall Grand Indonesia, Exhibition Hall West Mall, lantai 5. Dalam pameran ini, Fujifilm akan menampilkan sejarah panjang perkembangan instax, berbagai booth seru untuk berfoto instan, hingga pameran setiap produk instax yang pernah diproduksi.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Tips & Trick

Review

Xiaomi Corner

Advertisement

Top 5