Cloudera Soroti Peran AI Generatif untuk Ketahanan Bisnis dan Tantangan Perusahaan Asia Pasifik di 2024

Trenteknologi.com – Cloudera sebagai perusahaan teknologi informasi yang menyoroti pentingnya resiliensi dan ketangguhan (antifragility) dalam menghadapi pergolakan ekonomi global, memprediksi tahun 2024 menjadi tahun tantangan berat bagi organisasi di wilayah Asia Pasifik (APAC). Perekonomian global tengah mengalami gejolak, termasuk peningkatan inflasi, naiknya suku bunga, dan ketidakstabilan harga minyak. Sebagai respons terhadap kondisi ini, pemimpin bisnis di APAC kini dihadapkan pada panggilan untuk fokus pada resiliensi dan manajemen risiko.

“Manajemen data yang baik menjadi kunci kesuksesan perusahaan di era ini. Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) Generatif dan memaksimalkan arsitektur data yang kuat, kita membuka pintu menuju transformasi yang signifikan. Sebagaimana disampaikan oleh Remus Lim, Vice President APAC & Jepang Cloudera,

“Perusahaan sekarang benar-benar membutuhkan manajemen data yang baik, dan AI dapat membantu hal ini. Namun, agar bisa mempercayai AI, perusahaan juga perlu memiliki data yang dapat dipercaya. Karena seperti yang diungkapkan Remus, ketidakpercayaan terhadap AI generatif dapat membawa dampak berbahaya, di mana setiap keputusan yang diambil oleh AI akan berdampak langsung pada masa depan perusahaan itu sendiri.”

Cloudera menekankan bahwa pada tahun 2024, organisasi di APAC harus menjadi anti-rapuh agar dapat bertahan dan tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi. Meskipun terdapat ketidakpastian terkait prediksi ekonomi, transformasi digital diharapkan akan terus mendominasi pasar dengan nilai diperkirakan mencapai US$4.617,78 miliar hingga tahun 2030. Namun, Cloudera menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya sebatas mengurangi biaya; organisasi perlu memandang ke masa depan dengan bijaksana, mengadopsi strategi bisnis jangka panjang, dan mendedikasikan sumber daya untuk infrastruktur dan keahlian.

BACA JUGA :  Daya Tahan Baterai realme C51s Tahan Seharian dengan Pengisian Cepat 33W SUPERVOOC

Cloudera juga menyoroti pentingnya memanfaatkan data sebagai aset strategis yang dapat dimonetisasi untuk mendapatkan aliran pendapatan baru dan mendorong inovasi. Monetisasi data bukan hanya tentang dampak langsung pada pendapatan, tetapi juga tentang bagaimana data dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis yang kritis dan untuk meraih inovasi. Pemahaman asal usul data (data lineage) dan integritas data menjadi kunci untuk mencapai tujuan ini.

Cloudera menyoroti peran terus berkembang dari Artificial Intelligence (AI) dalam dunia bisnis pada tahun 2024. Sementara operasionalisasi AI dapat memberikan penghematan biaya dan efisiensi operasional, potensi sebenarnya terletak pada kemampuannya untuk membuka peluang inovasi dan pendekatan kreatif terhadap tantangan bisnis. Penggunaan platform manajemen data dengan arsitektur modern diharapkan akan mempercepat akses ke insight, memungkinkan organisasi menjadi lebih berbasis data dan membuat keputusan strategis yang sejalan dengan tujuan perusahaan.

“AI generatif layaknya pisau bermata ganda. Di satu sisi kami melihat AI generatif bisa membantu suatu organisasi untuk menjadi anti-rapuh kalau bisa memanfaatkan dengan baik, tapi di sisi lain perkembangan teknologi seperti AI generatif itu juga bisa membuat organisasi yang tidak siap menjadi lebih rapuh,” kata Fajar selaku Principal Solution Engineer Cloudera, Fajar Muharandy.

Cloudera menegaskan bahwa saat organisasi bersiap menghadapi masa depan ekonomi yang tidak pasti, langkah-langkah yang diambil tidak boleh mengorbankan inovasi atau pertumbuhan. Strategi AI yang hati-hati dan penuh pertimbangan, sejalan dengan tujuan bisnis, menjadi kunci keberhasilan. Perusahaan-perusahaan perlu berkomitmen untuk membangun fondasi AI yang kuat, memastikan teknologi, manusia, dan proses bekerja secara selaras, sehingga organisasi tetap resilient dan bahkan berkembang di tengah goncangan ekonomi.

BACA JUGA :  realme GT 6 Usung Layar 6000 Nits Pertama di Industri, New Flagship Killer Segera Hadir
Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Sukses Capai 200 Juta Unit Pengiriman, Spesifikasi realme C Series akan Ditingkatkan di Sektor Kamera

Next Post

Confluent Tawarkan Solusi untuk Optimalkan Bisnis dengan Potensi Data Streaming di Indonesia

Related Posts
Total
0
Share