Connect with us

Berita

Xiaomi Raup Keuntungan 71,7% pada Semester Pertama Tahun 2019

Published

on

Trenteknologi.com – Xiaomi Corporation mengumumkan laporan keuangan yang belum diaudit pada kuartal ke-2 dan bulan ke-6 yang diakhiri pada tanggal 30 Juni 2019. Pada semester pertama tahun 2019, Xiaomi melaporkan performa hasil perhitungan konsensus, yang didukung oleh strategi ganda “Smartphone dan AIoT” yang menawarkan efisiensi operasional serta ketahanan risiko bisnis. Dalam periode tersebut, total pendapatan dari perusahaan meningkat sebesar 20,2% atau sekitar sekitar RMB 95,71 miliar atau setara dengan Rp193,19 triliun (dengan asumsi kurs RMB 1 setara dengan Rp2.018,50 per 21 Agustus 2019 pukul 10:00 WIB).

Pendapatan yang berasal dari bisnis internasional mencapai RMB 38,6 miliar (Rp77,91 triliun), yang berkontribusi lebih dari 40% dari total pendapatan tersebut. Laba bersih (pengukuran non-IFRS) mencapai RMB 5,72 miliar (Rp11,54 triliun), meningkat sebesar 49,8% dari pertumbuhan tahun ke tahun (“YoY”). Pada kuartal ke-2 tahun 2019, total pendapatan Xiaomi meningkat sebesar 14,8% menjadi RMB 51,95 miliar (Rp104,86 triliun). Laba bersih (pengukuran non-IFRS) adalah RMB 3,64 miliar (Rp7,34 triliun), menunjukkan peningkatan tahun ke tahun yang signifikan sebesar 71,7%.

Gambaran keuangan semester pertama tahun 2019

  • Total pendapatan mencapai sekitar RMB 95,71 miliar (Rp193,19 triliun), meningkat 20,2% dari tahun ke
  • Laba kotor mencapai sekitar RMB 12,47 miliar (Rp25,17 triliun), meningkat 25,3% dari tahun ke
  • Laba bersih mencapai sekitar RMB 5,15 miliar (Rp10,39 triliun).
  • Laba bersih yang disesuaikan dengan pengukuran non-IFRS mencapai sekitar RMB 5,72 miliar (Rp11,54 triliun), meningkat 49,8% dari tahun ke
  • Keuntungan per saham adalah RMB 0,214 (Rp431,959)

Gambaran keuangan kuartal kedua tahun 2019

  • Total pendapatan mencapai sekitar RMB 51,95 miliar (Rp104,86 triliun), meningkat 14,8% dari tahun ke
  • Laba kotor mencapai sekitar RMB 7,26 miliar (Rp 14,65 triliun), meningkat 28,4% dari tahun ke
  • Laba bersih mencapai sekitar RMB 1,96 miliar (Rp3,95 triliun).
  • Laba bersih dengan pengukuran non-IFRS mencapai sekitar RMB 3,64 miliar (Rp7,34 triliun), meningkat 71,7% dari tahun ke
  • Keuntungan per saham adalah RMB 0,082 (Rp 165,517)

Xiaomi Founder, Chairman dan CEO, Mr. Lei Jun menyatakan, “Berkat usaha keras Xiaomi, kami mampu mencapai pertumbuhan bisnis yang solid, mencetak laba dan menjadi perusahaan termuda dalam daftar Fortune Global 500 pada tahun 2019, walaupun menghadapi tantangan ekonomi global. Performa kami merupakan bukti kesuksesan strategi dual-engine dari “Smartphone + AIoT” dan model bisnis dari Xiaomi. Kedepannya, kami akan selalu memperkuat kapabilitas dari litbang dan investasi kami dalam memanfaatkan kesempatan yang besar dari kehadiran pasar 5G dan AIoT serta upaya yang kuat untuk mencapai cita-cita perusahaan.”

 

Meningkatkan laba bruto dari bisnis smartphone dengan keunggulan multi-brand dari Xiaomi

Pada semester pertama tahun 2019, pendapatan dari smartphone Xiaomi mencapai sekitar RMB 5,9 miliar (Rp11,9 triliun); dimana total pendapatan keseluruhan perusahaan pada kuartal ke-2 dari tahun 2019 adalah RMB 32 miliar (Rp64,59 triliun), yang kontribusi utamanya adalah dari tingkat penjualan smartphone dan peningkatan rerata harga jual (ASP). Menurut Canalys, Xiaomi menduduki peringkat ke-4 di dunia dalam pengapalan smartphone pada kuartal ke-2 tahun 2019. Berkat pengembangan secara konstan terhadap portofolio produk Xiaomi dan dedikasinya dalam menjadikan Redmi sebagai brand yang independen, strategi multi-brand ini menghasilkan keuntungan yang lebih besar; laba bruto meningkat luar biasa dari 3,3% pada kuartal pertama menjadi 8,1% pada kuartal ke-2, bahkan rerata harga jual smartphone di Tiongkok dan pasar internasional mengalami pertumbuhan tahun ke tahun masing-masing sebesar 13,3% dan 6,7%, dengan pendapatan dari smartphone seharga lebih dari RMB 2.000 (Rp4,03 juta) yang berkontribusi sebesar 32,3% dari total pendapatan segmen smartphone.

Setelah peluncuran dari seri flagship Mi 9 dan Redmi Note 7 pada kuartal pertama tahun 2019, Xiaomi kemudian meluncurkan model flagship seri K20 yang menekankan pada efisiensi harga yang luar biasa pada kuartal ke-2, berhasil menciptakan portofolio smartphone yang melengkapi keberagaman harga. Pada kuartal kedua, tingkat penjualan smartphone mencapai 32,1 juta unit. Tingkat penjualan global seri Redmi Note 7 mencapai 20 juta unit per 30 Juni 2019. Selain itu, pengapalan seri K20 secara global telah mencapai lebih dari 1 juta unit sejak kehadirannya di bulan pertama.

BACA JUGA :  Mengapa Xiaomi Mi 4i Tidak Tersedia Slot microSD ? Ini Jawaban Xiaomi

Sementara itu, brand Xiaomi terus berinovasi dan memperluas kanal-kanal ritel baru untuk menjaga posisinya sebagai brand yang menjangkau konsumen menengah ke atas dan keberagaman segmen di pasar. Pada 2 Juli 2019, Xiaomi meluncurkan seri CC, dimana seri ini disambut dengan baik oleh kaum hawa, sehingga menciptakan dasar yang kuat untuk mengembangkan pasar tersebut lebih jauh lagi. Pada 7 Agustus 2019, Xiaomi meluncurkan smartphone dengan teknologi kamera beresolusi sangat tinggi 64MP, dan teknologi ini diadopsi pertama kali pada lini produk Redmi. Perusahaan juga mengumumkan kolaborasinya dengan Samsung Electronics dalam menghadirkan teknologi sensor kamera 100MP pertama untuk menjawab tuntutan pengguna yang semakin tinggi. Selain itu, mengikuti komersialisasi dari teknologi 5G, smartphone model 5G pertama dari Xiaomi, Mi Mix 3 5G, telah diluncurkan di beberapa negara di Eropa, dan model smartphone 5G kedua juga akan diluncurkan di Tiongkok pada semester ke-2 tahun 2019.

Menjaga pertumbuhan yang kokoh pada bisnis AIoT dengan momentum peningkatan yang kuat pada produk peralatan rumah tangga

Dalam semester pertama tahun 2019, pendapatan dari produk IoT dan lifestyle meningkat sebesar 49,3% menjadi RMB 27 miliar (Rp 54,49 triliun) dibandingkan periode yang sama tahun 2018. Pada kuartal ke-2 tahun 2019, pendapatan tahun ke tahun dari produk IoT dan lifestyle meningkat sebesar 44% menjadi RMB 14,9 miliar (Rp30,07 triliun). Penting untuk dicatat bahwa produk IoT dan lifestyle berkontribusi sebesar 28,8% dari total pendapatan pada kuartal ke-2 tahun 2019, dibanding pada periode yang sama tahun lalu, dimana kategori ini berkontribusi sebesar 22,9%.

Smart TV besutan Xiaomi terus mempertahankan posisi terdepannya. Pengapalan global dari Smart TV ini mencapai 5,4 juta unit pada semester pertama tahun 2019, merepresentasikan pertumbuhan tahun ke tahun sebesar 64,9%, menduduki peringkat pertama dan lima besar perihal pengapalan produk untuk pasar Tiongkok dan global, menurut AVC. Pada kuartal ke-2, total dari pengapalan Smart TV secara global mencapai 2,7 juta unit, meningkat sebesar 41,1% dari tahun ke tahun. Disamping itu, pengapalan Mi Air Conditioners melampaui 1 juta unit dalam kurun waktu 8 hari semenjak peluncurannya pada tanggal 14 Juni 2019.

Per 30 Juni 2019, jumlah dari perangkat IoT dari Xiaomi (di luar smartphone dan laptop) mencapai sekitar 196 juta unit, meningkat sebesar 69,5% dari tahun ke tahun; jumlah pengguna yang menggunakan lebih dari 5 unit produk IoT mencapai sekitar 3 juta pengguna, mengalami peningkatan 78,7% dari tahun ke tahun. Bahkan, pada kuartal ke-2, terdapat sekitar 30,4 juta pengguna aktif bulanan dari aplikasi Xiaomi Home secara global, dan sekitar 49,9 juta pengguna aktif bulanan asisten dengan kecerdasan buatan yang membuat asisten dengan kecerdasan buatan berbasis suara besutan Xiaomi ini menjadi salah satu yang paling sering digunakan di Tiongkok.

BACA JUGA :  Xiaomi Rangkul JD.id & Lazada, Untuk Menjual Produk Terbarunya

Layanan Internet yang beragam berkontribusi besar terhadap pendapatan perusahaan

Pendapatan dari layanan internet Xiaomi tumbuh sebesar 22,9% dari tahun ke tahun menjadi RMB 8,8 miliar (Rp17,76 triliun) pada semester pertama tahun 2019; pendapatan dari segmen layanan internet ini meningkat sebesar 15,7% dari tahun ke tahun menjadi RMB 4,58 miliar (Rp9,24 triliun) pada kuartal ke-2. Pada bulan Juni 2019, pengguna aktif bulanan dari MIUI mencapai 278,7 juta, meningkat sebesar 34,7% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu; pengguna aktif bulanan Smart TV dan Mi Box mencapai pertumbuhan tahun ke tahun sebesar 53,8%, yang mencapai sekitar 22,6 juta pengguna pada bulan Juni 2019.

Pada kuartal ke-2, pendapatan layanan Internet selain iklan dan gaming dari smartphone di Tiongkok, tetapi termasuk pendapatan dari hasil layanan internet TV, layanan internet di luar negeri, e-commerce Youpin, dan bisnis keuangan internet, meningkat pesat sebesar 108,8% dari tahun ke tahun dan berkontribusi lebih dari 36% dari total pendapatan. Pada semester pertama tahun 2019, nilai penjualan kotor atau gross merchandise value (GMV) dari e- commerce Youpin meningkat 113,9% dari tahun ke tahun menjadi RMB 3,8 miliar (Rp7,67 triliun). Penting untuk dicatat bahwa pada bulan Juni 2019, lebih dari 65% dari GMV Youpin berasal dari bukan pengguna smartphone Xiaomi.

Bisnis pada pasar internasional terus tumbuh dan Eropa Barat menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat

Pada semester pertama tahun 2019, pendapatan Xiaomi dari pasar internasional tumbuh sebesar 33,8% dari tahun ke tahun menjadi RMB 38,6 miliar (Rp77,91 triliun), berkontribusi lebih dari 40% dari total pendapatan perusahaan. Pada kuartal ke-2, pendapatan dari pasar internasional mengalami kenaikan sebesar 33,1% menjadi RMB 21,9 miliar (Rp44,20 triliun). Menurut Canalys, Xiaomi menduduki peringkat lima teratas pada lebih dari 40 negara dan wilayah perihal pengapalan smartphone. Menurut IDC, smartphone Xiaomi menduduki peringkat pertama di India dalam konteks pengapalan selama delapan kuartal berturut-turut. Canalys juga menyatakan bahwa Xiaomi menduduki peringkat ke-4 dalam hal pengapalan smartphone ke wilayah Eropa Barat, yang merepresentasikan peningkatan sebesar 53,2% dari tahun ke tahun, yang juga merupakan pertumbuhan pasar tercepat. Pada kuartal ke-2 tahun 2019 ini Xiaomi juga menduduki peringkat pertama dalam pengapalan Smart TV di India, menjadikannya tertinggi selama 5 kuartal berturut-turut.

Sebagai tambahan, Xiaomi berkomitmen untuk membangun dan memperluas kanal-kanal ritel baru di pasar internasional. Per 30 Juni 2019, terdapat sekitar 520 Authorized Mi Home pada pasar tersebut, yang merepresentasikan pertumbuhan sebesar 92,6% dari tahun ke tahun, dimana 79 toko diantaranya berlokasi di India. Sampai saat ini, Xiaomi memiliki lebih dari 1.790 Mi Store di India.

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Berita

Xiaomi Pamer Fitur Peringatan Gempa di MIUI 11 hingga Rahasia Mi MIX Alpha di MIDC 2019

Published

on

Trenteknologi.com – Dalam konferensi tahunan Mi Developer Conference (MIDC), Xiaomi secara resmi mengumumkan bahwa fungsi peringatan bahaya gempa bumi telah diintegrasikan ke dalam antarmuka MIUI 11.

“Dengan bantuan strategi dual core Smartphone + AIoT, Xiaomi akan melanjutkan upaya membuat 5G + AIoT menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari setiap orang,” kata Lei Jun, Pendiri, Presiden dan CEO Xiaomi.

“Di luar rencana pemasaran 10 perangkat 5G pada 2020, kami akan memanfaatkan betul posisi kepemimpinan kami di bidang AIoT untuk menghadirkan definisi Smart Home kepada semua orang,” kata Lei menambahkan.

Layanan peringatan gempa di MIUI 11

Xiaomi menjadi perusahaan pertama yang berhasil mengintegrasikan layanan peringatan dini gempa ke dalam sistem operasi. Dengan pengintegrasian ini, peringatan terjadinya gempa akan dikirimkan ke smartphone yang beroperasi dengan MIUI 11 dan Mi TV hanya hitungan detik sebelum gelombang gempa tiba. Fitur ini diluncurkan pada 20 September lalu dan masih pada tahap uji coba ketika MIUI 11 dirilis.  

Bekerja sama dengan Institute of Care-life, sebuah organisasi yang berpangkalan di Chengdu dan berfokus pada peringatan bencana alam, Xiaomi telah mengaktifkan layanan ini untuk pertama kali di Provinsi Sichuan, yang merupakan kawasan dengan intensitas gempa yang tinggi dan nantinya akan menyebarluaskan program ini ke tingkat nasional dan lebih jauh lagi.

Didirikan setelah gempa bumi dahsyat di Sichuan pada 2008, Institute of Care-life sangat terkemuka dalam hal peringatan gempa. Berbeda dengan peringatan bahaya gempa yang dikirimkan via aplikasi smartphone, seperti yang tersedia di beberapa negara, fungsi ini diintegrasikan ke dalam sistem operasi untuk memastikan waktu pengiriman tanda bahaya tidak akan terlalu terdampak oleh faktor-faktor seperti koneksi Internet, kata Wang Tun, Kepala Institut itu.

BACA JUGA :  [RUMOR] Xiaomi H3Y: Ini Dia Bocoran Spesifikasi dan Gambar Penerus Xiaomi Redmi 2 !

Fan Dian, General Manager di departemen platform IoT Xiaomi, menyerukan smartphone dan provider IoT lain juga bisa mengadopsi fungsi tersebut. Dia mengatakan Xiaomi akan terbuka untuk berbagi praktik dan pengalaman pengaplikasian fungsi tersebut.

Peluncuran Xiao Ai 3.0

Xiaomi hari ini juga mengumumkan pembaruan voice assistant Xiao Ai ke versi 3.0, yang menyediakan pilihan suara pria dan kemampuan menghadirkan dialog yang lebih alami melalui smartphone.

Di balik peningkatan fungsional itu adalah komitmen Xiaomi untuk terus berinvestasi pada riset dan pengembangan di bidang AI. “Model AutoML dari Xiaomi saat ini memimpin industri dengan kinerja dataset; dan MiNLP, yaitu platform Xiaomi yang khusus memproses bahasa secara alami, telah diaktivasi sebanyak lebih dari 6 miliar kali setiap hari, membuat Xiao Ai menjadi salah satu platform AI tersibuk di dunia,” kata Cui Baoqiu, VP dan Komisaris Utama Technical Committee Xiaomi.

Pada akhir kuartal kedua, jumlah pengguna aktif bulanan Xiao Ai mencapai 49,9 juta, membuatnya menjadi salah satu platform suara interaktif AI paling banyak digunakan di daratan China.

Inisiatif Open-source

Sebagai pemimpin industri, Xiaomi sangat serius dalam pengembangan pendekatan open-source. MACE, framework deep-learning berbasis open-source yang dikembangkan oleh Xiaomi, telah hadir dalam versi terbarunya di konferensi ini.

MACE-Kit secara resmi akan segera membuka source-nya, dalam upaya untuk menghadirkan benefit bagi para pengembang. Pendekatan ini juga telah menarik hati Daniel Povey, pendiri tool open-source untuk teknologi speech recognition, untuk bergabung dengan Xiaomi.

BACA JUGA :  Redmi 5A Dijual Sangat Murah di Indonesia, Ini Alasannya

Inovasi di balik Mi MIX Alpha

Untuk pertama kalinya, Xiaomi telah menyingkapkan tiga teknologi penting di balik peluncuran smartphone konsep Mi MIX Alpha.

Teknologi laminasi berlapis yang inovatif dari Xiaomi telah menembus batas layar melengkung dan menampilkan apa yang disebut Surround Display yang luar biasa. Sementara itu, solusi quad antenna yang terkemuka dioptimalkan untuk form-factor layar yang unik, dan solusi perangkat lunak UI yang dikembangkan secara independen telah telah merevolusi tampilan layar dan pengalaman pengguna, ikut membantu Xiaomi mewujudkan Surround Display yang fenomenal.

Xiaomi Finance

Hong Feng, Co-founder dan CEO serta Komisaris Utama Xiaomi Finance, mengatakan Xiaomi akan mendorong maju dengan inovasi keuangan industri agar bisa melayani partner di industri manufaktur di seluruh dunia dengan lebih baik lagi.

Perusahaan ini telah berinvestasi dalam lebih dari 270 partner ekosistem, di mana di antaranya terdapat lebih dari 100 yang berfokus pada pengembangan hardware pintar dan produk gaya hidup. Model ekosistemnya yang unik telah memberikan keuntungan yang substansial bagi perusahaan dalam hal pembiayaan supply chain dan sekarang ia telah melayani lebih dari 400 partner bisnis di sepanjang supply chain itu.

Dengan model pengelolaan risiko yang canggih dan kemampuan teknologi, serta basis pengguna yang ekstensif dan partner supply chain, Xiaomi Finance memiliki pondasi bisnis yang solid dan potensi besar untuk bertumbuh.

Continue Reading

Berita

BenQ Luncurkan Smart Projector dan DuoBoard Interactive Flat Panel Pertama di Indonesia

Published

on

Trenteknologi.com – BenQ secara resmi memperkenalkan dua produk terbarunya yaitu Smart Projector bagi perusahaan dengan sistem tertanam dan DuoBoard Corporate Interactive Flat Panel, untuk memenuhi berbagai kebutuhan reformasi gaya kerja demi efisiensi, kolaborasi dan produktivitas kerja tim yang lebih baik.

“Seiring perubahan lingkungan tempat kerja yang menjadi agile, terhubung, dan fleksibel dengan tren BYOD, kami melihat kebutuhan yang berkembang akan solusi cerdas dan inovatif di dunia usaha”, ujar Andryanto C. Wijaya, Managing Director PT. BenQ Teknologi Indonesia.

“Berinvestasi ke penggunaan teknologi yang tepat dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kerja tim dan efisiensi yang mengarah pada hasil yang lebih baik dan inovasi yang lebih besar, dan dengan demikian mencapai produktivitas yang lebih tinggi. Melalui peluncuran produk-produk baru kami dan solusi display bagi perusahaan yang terintegrasi, BenQ meyakini bahwa kami akan semakin memperkuat posisi kami di pasar Asia, sekaligus terus meningkatkan pangsa pasar di Interactive Flat Panel dan segmen proyektor untuk penggunaan korporat atau pendidikan.” Andry menambahkan,

“Prestasi kami di Indonesia cukup membanggakan, Interactive Flat Panel telah memperoleh pangsa pasar terbesar sejak tahun 2018 hingga hari ini. Selain itu, proyektor 4K seri Home juga sempat menduduki peringkat no. 1 di Indonesia di tahun 2018 lalu, dengan kehadiran Smart Projector ini, maka kami optimis akan prestasi gemilang yang dihasilkan nanti.”

Proyektor Cerdas untuk Bisnis yang Lebih Cerdas

Business Smart Projector pertama di dunia yang baru diluncurkan menampilkan sistem operasi terintegrasi yang tangguh dengan aplikasi bisnis yang bermanfaat sehingga memungkinkan mirroring nirkabel di berbagai platform tanpa driver, konferensi video, kolaborasi, dan pembacaan langsung file dari drive USB untuk memaksimalkan efisiensi rapat sesuai tren BYOD.

ModelEH600EW600EX600EW800STEX800ST
Operating SystemAndroid 6.0Android 6.0Android 6.0Android 6.0Android 6.0
Native Resolution1020 x1080 pixels, 1080p1280 x 800 pixels, WXGA1024 x 768 pixels, XGA1280×800 pixels, WXGA1024 x 768 pixels, XGA
Brightness3,500 Lumens3,600 Lumens3,600 Lumens3,300 Lumens3,300 Lumens
Contrast Ratio20,000:120,000:120,000:120,000:120,000:1
Throw Ratio1.49~1.641.55~1.71.96~2.150.490.61
Projection Size60″~180″60″~180″60″~180″70″~120″60″~120″
WirelessDual Band 802.11ac/

b/g/n, 2.4G/5G

Dual Band 802.11ac/

b/g/n, 2.4G/5G

Dual Band 802.11ac/

b/g/n, 2.4G/5G

Dual Band 802.11ac/

b/g/n, 2.4G/5G

Dual Band 802.11ac/

b/g/n, 2.4G/5G

Bluetooth 4.04.04.04.04.0
Light SourceLamp 200WLamp 200WLamp 200WLamp 200WLamp 200W
Light Source Life (hrs)Normal 5,000

Economic 10,000

SmartEco 15,000

LampSave 15,000

Normal 5,000

Economic 10,000

SmartEco 15,000

LampSave 15,000

Normal 5,000

Economic 10,000

SmartEco 15,000

LampSave 15,000

Normal 5,000

Economic 10,000

SmartEco 10,000

LampSave 15,000

Normal 5,000

Economic 10,000

SmartEco 10,000

LampSave 15,000

SecuritySecurity BarSecurity BarSecurity BarSecurity Bar,

Kensington anti-theft lock slot

Security Bar,

Kensington anti-theft lock slot

Product Dimensions

(WxHxD)

296 x 120 x 232 mm296 x 120 x 232 mm296 x 120 x 232 mm296 x 120 x 250 mm296 x 120 x 250 mm
Product Weight2.5 Kg2.5 Kg2.5 Kg2.6 Kg+/- 200g2.6 Kg+/- 200g

Selain model throw standar EH600, EW600 dan EX600 masing-masing dengan resolusi Full HD, WXGA hingga XGA, model throw pendek (short throw) EX800ST dan EW800ST bahkan menggabungkan aplikasi manajemen tanpa repot untuk mengelola seluruh proyektor bisnis cerdas yang dimiliki BenQ dan Interactive Flat Panel-nya , seperti Account Management System (AMS), Device Management Solution (DMS), dan X-Sign Broadcast, yang dapat mengirimkan pesan instan ke layar proyeksi.

Sebagai merek proyektor DLP No.1 di dunia, BenQ menaruh perhatian yang besar pada antarmuka intuitif dan cerdasnya sebagai desain hardware yang luar biasa untuk meningkatkan efisiensi rapat dalam ruang rapat yang ramah perangkat mobile bahkan ruang rapat tanpa PC.

DuoBoard Corporate Interactive Flat Panel untuk Kolaborasi yang Lebih Luas

DuoBoard Corporate Interactive Flat Panel 4K generasi baru (CP6501K / CP8601K) dirancang untuk memberikan kemungkinan tak terbatas bagi rapat atau pertemuan interaktif dengan tool terbaik di kelasnya. Fungsi Duo Windows memfasilitasi multitasking yang efisien dengan memungkinkan pengguna untuk membuka dua aplikasi secara bersamaan, sementara Duo OS menghadirkan kompatibilitas lintas platform untuk kemudahan beralih antara Android, iOS, macOS, dan Windows OS demi kolaborasi lebih lanjut.

Model

 

CP6501KCP8601K
PanelScreen Size65″86″
Backlight / LightsourceDirect LEDDirect LED
ResolutionUHD 3840 x 2160 pixelsUHD 3840 x 2160 pixels
Brightness (Typical)350350
Contrast Ratio (Typical)1,200:11,200:1
Color Gamut (x% NTSC)72%72%
Display OrientationLandscape / PortraitLandscape
GlassTempered Glass3mm, Tempered Glass3mm, Tempered Glass
Anti-Glare CoatingYesYes
Germ-Resistant ScreenYesYes
TouchTouch TechnologyP-CAP TouchP-CAP Touch
Numbers of TouchUp to 20 Point Multi-touchUp to 20 Point Multi-touch
OS SupportedWindows 7/8/10/XP/Vista/Linux/Mac/AndroidWindows 7/8/10/XP/Vista/Linux/Mac/Android
CameraCamerax1 (FHD)x1 (FHD)
AudioInternal Speaker16W speaker x 2
15W subwoofer x 1
16W speaker x 2
15W subwoofer x 1
MIC (3.5mm)x1 (same with Line in port)x1 (same with Line in port)
Array MICx6x6
SensorNFC Reader / Writerx1x1
Motion sensorx1x1
Light sensorx1x1
Air Quality sensorx1x1
AccessoryTouch Penx2 (active pen with container)x2 (active pen with container)

Cukup dengan menggabungkan dua panel berdampingan, fungsi Duo Boards dapat dengan mudah menggandakan ruang kolaborasi dengan aplikasi whiteboarding yang hebat, EZWrite, bagi pengguna untuk mengembangkan ide tanpa batas. DuoBoards 65” dan 86” juga memungkinkan konferensi video yang lancar dengan kamera FHD dan mikrofon array tertanam, serta interaktivitas tampilan intuitif melalui teknologi sentuh P-cap (Projected Capacitive) canggih, yang memungkinkan respons sentuh yang akurat dan presisi pada layar untuk tulisan tangan.

DuoBoard Corporate Interactive Flat Panel juga memiliki aplikasi mirroring nirkabel, InstaShare, kompatibilitas software platform terbuka, solusi cerdas yang peduli akan kesehatan mata, dan perawatan yang tidak merepotkan.

Continue Reading

Berita

Mulai Hari Ini Realme 5 Quad Camera 4+128GB Turun Harga Menjadi Rp2,499 Juta !

Published

on

Trenteknologi.com – Biasanya ponsel kelas dua jutaan itu identik dengan ponsel-ponsel yang “berharap” ingin menjadi seperti ponsel kelas atas. Ini karena produk-produk yang ada di kelas tersebut mendapat tekanan di harga jual yang lebih besar ketimbang bisa memberikan teknologi terkini.

Tapi tidak demikian dengan realme. Vendor asal Tiongkok tersebut mendobrak anggapan seperti itu dengan kesuksesan sejumlah produk ponsel yang telah dijual di Indonesia. Seperti melalui realme 5. Bahkan smartphone tersebut kini hadir dengan harga yang lebih terjangkau. Mulai hari ini, realme 5 varian 4+128GB turun harga dari Rp2,699 juta menjadi Rp2,499 juta.

Ponsel realme 5 merupakan ponsel penerus dari seri realme 3 yang sudah meluncur awal tahun 2019. Tentu saja realme 5 membawa sejumlah pembaruan yang ditawarkan. Salah satu dari segudang fitur yang ditawarkan di ponsel itu adalah keberadaan Quad Camera. realme percaya teknologi Quad Camera berhak dimiliki siapa saja. Oleh karena itu mereka membawa empat kamera belakang ke ponsel yang dijual di rentang harga dua jutaan ini.

Quad Camera merupakan teknologi yang menghadirkan kamera dengan susunan kamera ultra-wide angle, kamera utama atau kamera normal, kamera dengan lensa portrait, dan kamera ultra-macro.

Kamera ultra-wide angle-nya memiliki luasan hingga 119 derajat. Ukuran yang sangat cukup untuk bisa menangkap keindahan dari adegan-adegan seperti pemandangan, gedung-gedung bertingkat, hingga untuk keperluan foto bersama dalam jumlah orang yang banyak.

BACA JUGA :  Xiaomi Menduduki Peringkat ke-2 Sebagai Perusahaan Dengan Teknologi Paling Pintar !

realme percaya bahwa semakin besar bukaan lensa maka akan semakin banyak jumlah cahaya yang masuk untuk kamera. Oleh karena itu realme 5 menghadirkan kamera utama 12MP dengan ukuran aperture besar juga ukuran satuan piksel yang lebih besar. Usaha ini akan memungkinkan sensor untuk memberikan hasil foto terang meski diambil di lingkungan rendah cahaya.

Memenuhi permintaan hasil foto dalam mode portrait atau bokeh yang lebih baik, realme 5 meningkatkan kinerja kamera dengan fitur lensa yang mendeteksi warna hitam dan putih. Hasilnya akan membantu untuk memberikan kemampuan eksposur yang lebih tinggi untuk foto dan meningkatkan kontras antara terang dan gelap gambar.

Menjadi tambahan manis adalah keberadaan kamera ultra-macro di realme 5. Di rentang harga dua jutaan pengguna sudah bisa menangkap detail-detail kecil di sekitar melalui kamera makro yang memang terdedikasi untuk itu.

Tidak hanya mengunggulkan Quad Camera saja, realme 5 juga memiliki keunggulan lain, yaitu di bidang baterai. Baterainya memiliki kapasitas jumbo dengan angka 5.000mAh, jauh lebih besar dari kompetitor lain, seperti Redmi Note 8. Maka tidak heran jika ponsel ini juga memiliki sebutan Quad Camera PowerHero. Dengan kapasitas yang besar itu, tidak usah khawatir lagi jika ingin beraktivitas di luar ruangan yang jauh dari stop kontak. Meski sudah menyediakan kapasitas memori 4GB + 128GB, realme 5 masih mendukung ekspansi memori hingga 256GB. Dengan pilihan memori tersebut mungkinkan para penggunanya untuk lebih fleksibel dalam memilih konfigurasi yang sesuai dengan kebutuhan.

BACA JUGA :  Redmi 5A Dijual Sangat Murah di Indonesia, Ini Alasannya

Kamera, kapasitas memori besar, dan baterai menjadi dua faktor magnet bagi pasar ponsel kelas pemula Tanah Air. Itulah mengapa realme berani merilis realme 5 dengan kebolehan yang memenuhi poin-poin tersebut. Dengan harga jual yang lebih terjangkau realme 5 siap menjadi calon ponsel terbaik di kelasnya.

Continue Reading
Advertisement

Tips & Trick

Review

Xiaomi Corner

Advertisement

Top 5