Connect with us

Berita

ZTE Pamerkan Inovasi Teknologi Telekomunikasi di Bandung ICT Expo & Digital Broadband Summit 2018

Published

on

Trenteknologi.com – Komitmen ZTE untuk kemajuan Industri Telekomunikasi di Indonesia semakin diperlihatkan, pada ajang Bandung ICT Expo & Digital Broadband Summit 2018 beberapa waktu yang lalu. ZTE memamerkan berbagai inovasi teknologi nirkabel dan wireline yang nantinya akan mereka tawarkan untuk kemajuan pembangunan industri ICT (Information Communication and Technology) di Indonesia.

“Kehidupan yang serba digital ini membuat masyarakat semakin melekat kepada internet, yang membuat tuntutan serta ekspektasi terhadap operator kian meningkat. Hal ini kian mendorong operator untuk mampu. Jaringan next generation akan banyak didorong oleh teknologi 5G dan ultra wide-band, yang ditenagai dengan SDN, NFV, cloud computing, big data, AI, dan konsep keterbukaan. Teknologi-teknologi ini menerapkan kontrol terpusat yang hirarkis, pengelolaan terpadu, software-defined, serta jaringan masa depan yang lebih fleksibel, dimana mampu memberikan kemampuan bagi operator untuk menciptakan beragam nilai tambah untuk bisnis mereka. Kami akan terus berinovasi, guna memampukan operator untuk dapat bergerak secara lebih lincah dalam beradaptasi dengan tuntutan pelanggan, sementara mampu mengoptimalkan kanal monetasi mereka, ujar Michael Lim selaku Director of Strategic Marketing, APAC CTO Office, ZTECorporation”

Setidaknya terdapat 5 solusi yang ZTE tawarkan pada Bandung ICT Expo & Digital Broadband Summit 2018, berikut ini adalah solusi yang ZTE tawarkan :

  1. Wireless (Pre5G and 5G)

ZTE merupakan yang pertama kali menerapkan Massive MIMO, teknologi inti 5G ke jaringan 4G, maka dinamakan Pre5G Massive MIMO. Teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi spektral hingga 8 kali lipat. Sejak awal tahun 2017, ZTE Indonesia telah berhasil menguji teknologi Massive MIMO FDD-LTE pertama di Indonesia dengan dua operator terkemuka. Hasil uji coba terbaru menunjukan adanya peningkatan hingga hampir empat kali liat dalam hal throughput data menjadi 468 Mbps, dibandingkan dengan jaringan 2×2 MIMO FDD LTE. Secara global, proyek percobaan ZTE Massive MIMO telah dilakukan sejak tahun 2015 dan ZTE bekerja sama dengan lebih dari 20 operator telekomunikasi terkemuka yang tidak hanya untuk uji coba tetapi juga untuk penerapan secara komersial.

ZTE juga telah melakukan uji coba Sub-6GHz 5G pertama di dunia pada tahun 2017. Pada waktu itu tingkat puncak kecepatan dari single UE mencapai 2Gbps di fase pra-komersial. Pada bulan November 2017, ZTE dan China Mobile secara bersama-sama melakukan uji coba untuk cakupan berkelanjutan dari beberapa BTS, yang dapat mewujudkan cakupan 5G NR yang berkesinambungan.

Pada tahun 2018, ZTE telah meluncurkan serangkaian produk komersial 5G yang siap diterapkan secara komersial oleh operator pada tahun 2019, termasuk perangkat akses mmWave dan Sub-6GHz 5G, serta beragam bearer solution, dan  berbagai G core network device berteknologi tinggi yang fleksibel dalam pemanfaatannya. Base station 5G generasi baru terdiri dari New-Generation 5G High / Low Frequency AAU yang mendukung 3GPP 5G NR dan spektrum mainstream 5G yang jamak digunakan di industri, NG BBU dengan Kapasitas Terbesar, dan First 4G / 5G Dual-Mode RRU di industri yang mendukung 4G single-mode, 5G single-mode dan 4G/5G convergence.

ZTE memenangkan Penghargaan “Best Technology Innovation for 5G” berkat inovasi-inovasi yang dilahirkan perusahaan dalam teknologi end-to-end 5G di ajang Mobile World Congress 2018 di Barcelona Spanyol. Solusi ini menunjukan kepemimpinan serta pemahaman mendalam ZTE tentang jaringan 5G dan kebutuhan 5G di masa mendatang, dan mampu menggambarkan kontribusi signifikan dari perusahaan dalam mematangkan rantai industri 5G. Di Indonesia ZTE juga mendapat pengakuan dari Selular Award tahun 2018 sebagai “Best 5G Solution”.

  1. 5G Common Core

ZTE Common Core terdiri dari layanan fungsi jaringan yang ditentukan oleh spesifikasi 3GPP dan layanan fungsi jaringan publik. Semua layanan ini memenuhi kebutuhan produk mandiri, dapat digunakan kembali dan diatur sendiri. ZTE Common Core menyajikan layanan melalui antarmuka HTTP / 2 + JSON. Pesawat media terdistribusi mendukung fleksibilitas penggunaan dan piranti kinerja tinggi dan jaringan dengan pesawat kontrol melalui protokol CUPS antarmuka (PFCP) standar.

ZTE Common Core, yang didasarkan pada konsep cloud native, menggunakan komponen microservice terbuka, perangkat visual devOps kelas carrier, dan teknologi kontainer ringan. Perangkat ini dirancang untuk melengkapi irisan jaringan dan fungsi jaringan dengan orkestrasi sesuai permintaan, instalasi cepat, elastisitas fleksibel, dan keandalan tinggi. Berdasarkan virtualisasi lengkap, ZTE Common Core mewujudkan pemisahan platform cloud utama dan teknologi akselerasi perangkat keras untuk memenuhi persyaratan kecepatan tinggi, latensi rendah, keandalan tinggi, dan lainnya dalam skenario pemanfaatan 5G.

  1. Fixed Network

Pada acara tahun ini, untuk teknologi fixed network, ZTE menampilkan solusi akses terpadu yang disebut, flagship full-scenario optical access platform pertama di industri yang berorientasi pada 100G PON dan network re-architecture.

TITAN membanggakan arsitektur paling canggih dengan manfaat sebagai berikut:

  • Kapasitas terbesar, dengan kapasitas switching sebesar 28,8T atau empat kali lipat lebih tinggi dari nilai tertinggi yang diberikan oleh vendor lain di industri.
  • Tingkat integrasi tertinggi, sebagai pertama di industri yang mendukung 16-port 10G PON dan Combo PON, dan ini menjadi teknologi pertama yang di uji coba dan diterapkan di industri. Teknologi ini juga yang pertama di industri untuk mendukung 16-port 25G PON dan 4-port 100G PON high-density accesses.
  • Kapabilitas akses terkuat, menyediakan hingga 36 slot layanan yang dengan menjaga kondisi bandwidth untuk tetap seimbang di tingkat yang sama, namun juga mampu mengakomodasi empat kali lipat jumlah pengguna atau akses yang lebih banyak.

  1. 5G Flexhaul

5G Flexhaul ZTE menawarkan kemampuan untuk menghadapi tantangan 5G yang merevolusi industri lanskap teknologi network, menghadirkan model aplikasi bisnis baru dan kemungkinan tak terbatas untuk layanan masa depan bagi operator. Arsitektur jaringan minimalis menyederhanakan protokol jaringan, memperpendek periode penggunaan layanan dan mengurangi kesulitan O&M. Teknologi ini juga menghadirkan produk-produk access dengan kapasitas terbesar industri, dan memenuhi persyaratan jaringan terpadu 4G/5G, sehingga mampu memastikan kelancaran perkembangan dan evolusi evolusi jaringan guna melindungi investasi dari pelanggan. Memenuhi beragam persyaratan skenario layanan yang berbeda-beda, untuk mendukung penerapan layanan-layanan independen dan O&M, meningkatkan pemanfaatan jaringan serta memaksimalkan nilai investasi. Jaringan yang cerdas ini juga mampu meningkatkan akurasi identifikasi potensi risiko dan pengukuran stabilitas jaringan guna meningkatkan kepuasan pengguna.

  1. Big Video

Big Video milik ZTE menawarkan pengalaman video terbaik kepada pengguna, menyediakan platform video terbaik untuk operator, dan menciptakan ekosistem terbuka dengan semua mitra. Mempromosikan layanan yang cepat, mudah, personal, dan stabil, Big Video ZTE menyediakan platform video premium yang bertindak sebagai mesin transformasi operator. Solusi Big Video ZTE memberi operator keuntungan sebagai berikut: (1) Meminimalkan CAPEX. Dengan M-ABR OTT Multicast, solusi berbasis NFV mengurangi investasi perangkat keras, dan JITP + Multi DRM mengurangi biaya lisensi perangkat pemutar video dan DRM. (2) Mengurangi OPEX Dengan teknologi cloud DVR menghemat biaya penyimpanan data dan perawatan penyimpanan terpadu yang menghemat biaya pemeliharaan. (3) Mempersingkat time to market, berkat arsitekturnya yang modular dan berbasis cloud, sehingga mudah disesuaikan dengan kebutuhan operator, terutama dalam hal memonetisasi konten.

Big Video ZTE juga telah diakui di tingkat internasional dengan memenangkan penghargaan “Video Platform Innovation of the Year” di TelecomAsia 2016 dan “CCBN Product Innovation Award” di tahun yang sama.

Sebagai penyedia solusi komunikasi terintegrasi terkemuka di dunia, dan memperkuat strateginya dalam “Leading 5G Innovations“, ZTE menyediakan layanan berkualitas bagi pelanggan di seluruh dunia. Di luar teknologi, ZTE juga berkomitmen untuk mendorong perkembangan industri telekomunikasi Indonesia, dengan menghadirkan para ahli-ahli ZTE di dunia untuk membantu semua proyek perusahaan dengan mitra lokal.

Hobinya ngoprek Android. Bahkan Android sudah dianggap seperti saudara kandungnya sendiri. Menurutnya, jika ia memakan Es Krim dengan Sandwich, Coklat KitKat dan Permen Jelly Bean adalah tindakan kanibalisme....

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Huawei P20 Pro Masih di Daftar No 1 DxOMark, Huawei Siapkan Standar yang Lebih Tinggi Lagi

Published

on

Trenteknologi.com – Situs benchmarking kamera DxOMark telah merilis hasil pengujian mendalam mereka atas smartphone yang baru diluncurkan. Tapi hasil pengujian itu belum bisa menggeser posisi smartphone premium Huawei P20 Pro yang meraih skor 109.

DxOMark adalah organisasi yang melakukan benchmark ilmiah terhadap kualitas gambar dari smartphone, lensa dan kamera, secara independen. Dengan protokol ilmiah yang ketat, mereka merangkum penilaian tentang kualitas foto dan video dalam suatu perangkat. Semakin tinggi skornya, semakin baik kualitas gambarnya.

Huawei P20 Pro, smartphone dengan triple camera dari Leica ini sudah bertahan di posisi nomor satu sejak Maret 2018. DxOmark menilai, Huawei P20 Pro betul-betul menetapkan standar yang tinggi. Saat melakukan perbandingan, DxOMark mendapati bahwa Huawei P20 Pro mampu melakukan zooming dengan hasil foto yang memiliki noise rendah dan tetap detail. Rendering warna foto yang dihasilkan terlihat lebih hidup. Pada perekaman dalam kondisi rendah cahaya, Huawei P20 Pro mampu menghasilkan gambar yang lebih bersih dengan lebih sedikit noise serta lebih mendetail.

 

Pertanyaannya, kalau pesaing saja belum bisa menggeser, siapakah yang mampu menetapkan standar yang lebih tinggi lagi?

Huawei sendiri sudah meluncurkan SoC smartphone Kirin 980 pada Agustus lalu. Ini adalah chipset pertama di dunia yang diproduksi dengan teknologi 7nm. Chipset ini sudah menggunakan ISP 4.0 yang dikembangkan Huawei sendiri, fitur yang mampu meningkatkan pixel throughput sampai 46 persen dan meningkatkan kemampuan noise reduction dan color reproduction. Dengan begitu, pengguna smartphone bisa menikmati gambar yang sangat jernih dan video yang memuaskan.

Tak cukup sampai di situ, dengan dual NPU dan tenaga komputasi yang terkuat saat ini, Kirin 980 mendukung fitur facial recognition, object recognition, object detection, image segmentation, intelligent translation, dan banyak lagi yang berbasis Artificial Intelligence. Kirin 980 memiliki jaringan neural yang dalam dan sangat presisi serta performa real-time yang tak tertandingi. Kirin 980 mampu mengenali 4500 gambar per menit, 120 persen lebih cepat ketimbang pendahulunya, dan jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri pada tahun lalu.

Dengan chipset ini, Huawei akan dapat menciptakan smartphone premium yang memiliki kinerja kamera AI lebih mumpuni sehingga menghasilkan pengalaman fotografi mobile yang lebih baik lagi. Itu semua berkat passion yang tinggi dari Huawei dalam melakukan riset dan pengembangan.

Lebih dari 10 persen revenue dialokasikan untuk melakukan R&D sehingga vendor ini mampu menghasilkan berbagai teknologi terobosan. Khusus untuk Kirin 980, untuk memastikan konsumen mendapatkan chipset kelas flagship terbaik, sebelum dihadirkan secara massal, Huawei mengumpulkan lebih dari 1000 pakar desain dan proses semikonduktor senior, melakukan riset selama 36 bulan dan menghasilkan lebih dari 5000 prototipe yang sudah divalidasi.

Continue Reading

Berita

Biar Kekinian, Yuk Kepoin Informasi Terkini di Situs Ini!

Published

on

Seberapa sering kamu menggulung layar telepon genggammu setiap hari? Sepuluh kali sehari? Wow, kamu sangat produktif, ya! Atau seratus kali per hari? Wah, itu sih antara tidak produktif atau pekerjaan kamu memang ada di ponsel! Yang jelas, kebutuhan akan informasi terkini memang jadi sesuatu yang tak terelakkan bagi manusia.

Ibu-ibu alias emak-emak biasa bergosip ria demi memuaskan kebutuhannya akan informasi terkini. Dulu di depan gerobak tukang sayur, kini di meja panjang kafe-kafe di pusat perbelanjaan kota besar. Tempatnya boleh beda, obrolan pun senantiasa berubah.

Pun kita yang dulu seringkali kongkow di suatu tempat, mengobrol tentang hal-hal yang random dan absurd pada malam hingga menjelang pagi. Seiring bertambahnya usia, begadang dihindari. Memantau media sosial jadi pengganti.

Scroll berkembang menjadi bagian penting dari kegiatan browsing kita. Kita menjejali pikiran dengan berbagai konten yang tersebar di internet sesuai dengan minat masing-masing, meskipun belum tentu bermanfaat juga.

Tempat boleh berbeda. Topik bahasan, apalagi. Tapi satu yang jelas; manusia punya kebutuhan akan informasi terkini.

Masalahnya tinggal bagaimana membuatnya menjadi kegiatan yang bermanfaat, jadi informasi yang kita baca tak sekedar pepesan kosong, apalagi ujaran kebencian. Duh, males banget deh!

Lho, memangnya ada, situs yang bisa kasih informasi terkini tapi juga berguna dan nggak bikin bete?

Ada dong!

Perkenalkan, BukaReview. Dia adalah mega portal Bukalapak yang memberikan informasi dan review produk dengan jujur, terpercaya, dan lengkap.

Yailah, iklan banget!

Eits, jangan salah. Omongan di atas bukan pepesan kosong, Sob! Pasalnya, selain menyediakan berbagai review produk yang diulas secara asyik (termasuk produk-produk terbaru yang lagi jadi bahan perbincangan), BukaReview memang punya banyak kanal atau rubrik yang mampu memuaskan dahaga kita akan berbagai informasi bermanfaat.

Ada banyak kanal di BukaReview yang bisa dibilang cukup lengkap. Kanal-kanal itu adalah mulai dari gadget, techno, beauty, fashion, food, mom, auto, sports, hobbies, hingga men’s style dan men’s grooming.

Bingung mau mulai dari mana? Klik saja kanal “all”, lalu bersiaplah untuk get lost dalam berbagai review yang dikemas secara ringan dan elegan. Di BukaReview, kamu bakal disuguhi oleh interface yang sedikit mengingatkanmu pada YouTube. Jadi, kalau kamu termasuk orang yang hobi main ke YouTube, interface BukaReview harusnya akan mengasyikkan, yes?

Kalau nggak percaya, coba aja buka https://review.bukalapak.com. Di sana, kamu bakal menemukan Top Stories di halaman depan. Top Stories adalah fitur yang menyajikan berbagai insight yang asyik dan menarik buat dibaca. Misalnya adalah review ciamik bertajuk “Rendang Dengan Bumbu Instan Indofood Vs. Bumbu Instan Royco, Pilih Mana?” yang dikulik oleh Astri Soeparyono. Saking kerennya, review yang satu ini bikin kita yang baca jadi ikutan ngiler, Sob!

Oh, kamu penggemar berat teknologi, mahasiswa sekolah bisnis, dan pendukung Samsung garis keras? Pernah baca tulisan berjudul Strategi Samsung Bersaing di Pasar Mid-End Indonesia oleh Lucky Sebastian?

Udah super duper tahu dan ekstra ngerti dengan apa yang mau dicari? Lagi kepo dengan knalpot Leovince yang jadi bahan obrolan di tongkrongan kamu? Ya udah, hajar aja kolom search di bagian kanan atas. Ya, yang ada kaca pembesarnya itu.

Segera, semua review yang berkaitan dengan kata kunci yang kamu cari akan langsung bermunculan di layar gadget dan laptop kamu, tentu dengan foto-foto yang tak kalah ciamik. Kurang asyik apa, coba?

Jadi, tunggu apalagi? Buka aja BukaReview!

Continue Reading

Berita

Indocomtech 2018 Kembali Digelar dengan Membawa Nuansa Baru

Published

on

Indocomtech 2018, ajang pameran teknologi informasi dan komunikasi yang selalu menjadi benchmark bagi perkembangan teknologi di Indonesia, akan kembali digelar di Jakarta Convention Center (JCC), pada 31 Oktober – 4 November 2018. Pameran ke-26 yang digawangi oleh Yayasan APKOMINDO Indonesia bekerjsama dengan PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) ini mengangkat tema baru “Technology for Everyone” yang merepresentasikan gaya hidup masyarakat di era sekarang dalam memanfaatkan peranti berteknologi modern.

Melalui tema tersebut, Indocomtech 2018 berusaha untuk mengedukasi masyarakat tentang perkembangan teknologi yang begitu cepat dan telah mengubah berbagai sektor industri, termasuk gaya hidup masyarakat. Selain harus diantisipasi, teknologi baru juga perlu diadaptasi secara bijak. Karena konsumen Indonesia termasuk dalam kategori early adopter yang selalu update terhadap produk teknologi terbaru, Indocomtech 2018 memberikan ruang untuk belajar memanfaatkan teknologi digital secara cerdas demi efisiensi dan efektivitas hidup di abad 21.

Indocomtech 2018 selalu menarik untuk ditunggu-tunggu oleh para produsen, peritel, komunitas, pecinta gadget serta para pengembang aplikasi solusi dan teknologi di Indonesia karena kredibilitasnya yang telah diakui bertahun-tahun oleh industri dan masyarakat. Tema “Technology for Everyone” sangat tepat menggambarkan koneksi antara teknologi dan manusia di jaman sekarang,” tutur Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Events.

Lebih lanjut Bambang menyebutkan sejumlah fasilitas dan keuntungan bagi para pengunjung pameran Indocomtech 2018, diantaranya  promo diskon, cashback, serta clearance sale untuk pembelian produk. Selain itu, sejumlah peserta pameran juga berlomba-lomba menggelar promo menarik.  Pameran Indocomtech 2018 ini juga memberikan keleluasaan konsumen untuk mencoba produk-produk terbaru. Sementara bagi peserta pameran, Indocomtech 2018 menjadi sarana yang tepat untuk memperkenalkan berbagai perangkat atau device terbaru mereka.

Indocomtech 2018 juga turut meramaikan industri Teknologi Informasi Komunikasi (TIK)  yang kian berkembang dengan menghadirkan ratusan brand dari berbagai produk TIK. Kurang lebih 250 perusahaan teknologi yang terbagi dalam 9 kategori berbeda yaitu aksesoris, audio, kamera, gaming, laptop & PC, smart home, smartphone, dan wearable device akan hadir dan membawa nuansa berbeda di Indocomtech 2018.

Pada Indocomtech setahun silam, teknologi VR dan drone sempat menjadi spotlight, namun kini Indocomtech 2018 akan menghadirkan varian teknologi yang lebih beragam untuk semua kalangan. Brand-brand besar seperti HP, ASUS, Samsung, Apple, Xiaomi, MSI, dan Predator dipastikan tampil di Indocomtech 2018 dengan membawa serangkaian produk PC laptop for gaming, PC/laptop for business, action camera, printer, gadget, smartphone, Virtual Reality, Augmented Reality, dan peranti-pakai (wearable device) dari merek-merek terkenal. Indocomtech 2018 juga menyajikan gambaran mengenai konsep teknologi Artificial Intelligence, Internet of Things (IoT), Fintech, Smart Health, serta sejumlah solusi inovatif berbasis aplikasi dan teknologi internet.

Melalui pameran strategis ini, pengunjung juga dapat memanfaatkannya sebagai ajang untuk memperluas pengetahuan mengenai IT yang kian hari semakin dinamis. Sementara itu, bagi industri business-to-business (B2B) dan peritel diharapkan mendapatkan sinergi bisnis melalui keikutsertaannya dalam pameran Indocomtech 2018 mendatang.

“Kerja sama antarpelaku industri tentu menjadi salah satu poin penting yang ingin dihadirkan di Indocomtech 2018. Pertemuan antarpelaku industri, mendorong kolaborasi pada produk TIK terkini sekaligus memberikan pemahaman secara langsung melalui workshop mengenai teknologi di dalamnya,” tambah Bambang.

Indocomtech 2018  akan menempati area seluas 17.000 meter persegi dan akan diikuti oleh lebih dari 250 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris yang ada di Indonesia. Pameran selama lima hari ini menetapkan harga tiket masuk sebesar Rp20.000 per orang untuk hari Rabu – Kamis, sedangkan pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp 30.000 per orang.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Indocomtech 2018, silakan Anda buka laman http://www.indocomtech.net

Continue Reading

Tips & Trick

Review

Xiaomi Corner

Top 5